Beranda / Dana KJMU 2025 Cair! Mahasiswa Jakarta Terima Rp9 Juta Langsung ke ATM

Dana KJMU 2025 Cair! Mahasiswa Jakarta Terima Rp9 Juta Langsung ke ATM

Dana KJMU 2025 Cair! Mahasiswa Jakarta Terima Rp9 Juta Langsung ke ATM

Kabar baik bagi mahasiswa Jakarta! Pemerintah Provinsi DKI Jakarta kembali menyalurkan bantuan pendidikan melalui program Kartu Jakarta Pintar Mahasiswa Unggul (KJMU) tahun 2025.

Sebanyak 16.979 mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi negeri dan swasta di DKI Jakarta telah terdaftar sebagai penerima dana bantuan sosial (bansos) semester 1 tahun ini.

Rp9 Juta Cair ke Rekening Bank DKI

Proses pencairan KJMU tahap pertama untuk periode Januari–Juni 2025 sudah dimulai sejak 27 Mei 2025.

Dana bantuan langsung ditransfer ke rekening Bank DKI masing-masing mahasiswa penerima.

Setiap mahasiswa akan mendapatkan bantuan sebesar Rp9.000.000 per semester, yang terdiri dari uang kuliah serta uang saku bulanan senilai Rp750.000.

Tujuannya adalah membantu mahasiswa dari keluarga kurang mampu agar tetap bisa kuliah dengan tenang tanpa terbebani biaya.

Apa Saja Manfaat KJMU 2025?

Berikut manfaat utama dari program KJMU:

  • Pembayaran Uang Kuliah Tunggal (UKT) di kampus negeri maupun swasta.

  • Bantuan biaya hidup, seperti:

    • Buku dan perlengkapan studi

    • Makanan bergizi

    • Transportasi

    • Kebutuhan pribadi lainnya

Dana ini bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) DKI Jakarta, sebagai bentuk nyata komitmen pemerintah dalam meningkatkan akses pendidikan tinggi yang merata.

Cara Cek Apakah Kamu Penerima KJMU 2025

Bagi kamu yang ingin mengecek apakah namamu masuk daftar penerima bantuan KJMU 2025, ikuti langkah mudah berikut:

  1. Buka situs cekbansos.kemensos.go.id

  2. Pilih provinsi, kabupaten/kota, kecamatan, dan desa/kelurahan sesuai KTP

  3. Masukkan nama lengkap sesuai identitas

  4. Ketik kode captcha yang muncul

  5. Klik tombol “Cari Data” untuk melihat hasilnya

Program KJMU ini diharapkan dapat memberikan semangat baru bagi mahasiswa penerima, agar mereka dapat fokus menyelesaikan studi tanpa kendala finansial.

Langkah ini juga menjadi bukti bahwa Pemprov DKI serius mendukung pendidikan tinggi yang inklusif dan berkeadilan.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bagikan