Daftar Bansos yang Pernah Ada di Indonesia, Cek Apakah Masih Tersedia
Program bantuan sosial (bansos) merupakan instrumen perlindungan pemerintah untuk menjaga kesejahteraan masyarakat, terutama kelompok rentan. Setiap tahun, pemerintah menyiapkan berbagai jenis bansos dengan tujuan berbeda-beda, mulai dari pengentasan kemiskinan, peningkatan kualitas pendidikan, dukungan pangan, sampai perlindungan tenaga kerja. Beberapa bansos masih aktif hingga kini, sementara sebagian lainnya sudah tidak dilanjutkan karena perubahan kebijakan. Artikel ini merangkum daftar bansos yang pernah ada di Indonesia serta kondisi ketersediaannya terbaru.
1. Program Keluarga Harapan (PKH)
PKH adalah salah satu bansos paling populer. Program ini menyasar keluarga prasejahtera dengan komponen pendidikan, kesehatan, dan kesejahteraan lansia serta disabilitas. PKH diberikan setiap triwulan kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM) berdasarkan Data Terpadu. Hingga saat ini, PKH masih tersedia dan terus disalurkan.
2. Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT)
BPNT diberikan dalam bentuk bantuan pangan yang dapat dibelanjakan melalui e-wallet pada agen resmi. Bantuan ini bertujuan menjamin asupan nutrisi bagi keluarga miskin. Program ini masih aktif dan pencairan dilakukan bertahap per triwulan.
3. Bantuan Langsung Tunai (BLT) Kesra
BLT Kesra adalah bansos dengan nominal Rp300 ribu per bulan, biasanya dirapel tiga bulan menjadi Rp900 ribu per KPM. BLT Kesra menargetkan keluarga desil ekonomi menengah bawah berdasarkan data national. Program ini masih berjalan sesuai alokasi anggaran pemerintah tahun berjalan.
4. Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT DD)
Program ini memanfaatkan alokasi Dana Desa untuk membantu warga rentan yang belum masuk DTKS. BLT Dana Desa cukup populer selama masa pandemi. Meski jumlah penerima menurun, BLT DD masih dapat disalurkan sesuai kebijakan desa masing-masing.
5. Bansos Sembako
Bansos ini berbentuk paket pangan yang dibagikan melalui transporter resmi. Tujuannya mengurangi beban hidup masyarakat rentan saat harga pangan naik. Saat ini, bansos sembako masih mungkin diberikan berdasarkan kebijakan situasional daerah.
6. Bantuan Subsidi Upah (BSU)
BSU diberikan kepada pekerja aktif yang terdaftar BPJS Ketenagakerjaan. Bantuan ini sangat populer ketika ekonomi melemah. Status terbarunya bersifat tidak rutin, hanya diberikan bila ada kebijakan khusus pemerintah, sehingga tidak selalu tersedia setiap tahun.
7. Bantuan Sosial Tunai (BST)
BST diberikan secara langsung dalam bentuk uang kepada masyarakat miskin saat pandemi Covid-19. Program ini sudah tidak tersedia karena sifatnya situasional.
8. Kartu Indonesia Pintar (PIP)
PIP merupakan bantuan pendidikan bagi siswa SD, SMP, SMA/SMK yang berasal dari keluarga rentan. Dana diberikan langsung ke rekening siswa untuk membantu biaya belajar. Hingga sekarang, PIP masih aktif dengan jadwal pencairan beberapa termin setahun.
9. Kartu Indonesia Pintar Kuliah (KIP Kuliah)
Program ini membantu mahasiswa yang kesulitan ekonomi agar tetap bisa kuliah. Selain gratis biaya kuliah, KIP Kuliah memberikan biaya hidup per semester. Program ini tetap ada, dengan pendaftaran dibuka setiap tahun akademik.
10. Kartu Prakerja
Kartu Prakerja menjadi program semi bantuan dan pelatihan untuk upskilling pekerja. Peserta mendapatkan saldo pelatihan dan insentif setelah menyelesaikan kursus. Hingga kini, Prakerja masih berjalan, meski formatnya sering disesuaikan.
11. Bantuan Sosial untuk Lansia (KLJ)
Bansos KLJ diberikan pemerintah provinsi tertentu, seperti DKI Jakarta, untuk lansia rentan ekonomi. Bantuan ini masih aktif dan disalurkan melalui transfer rekening atau Kantor Pos.
12. Bantuan Untuk Disabilitas (ATENSI)
Bansos ini mendukung kebutuhan penyandang disabilitas, termasuk alat bantu dan biaya pemeliharaan. Program ATENSI dari Kemensos masih berjalan, namun kuotanya terbatas.
13. Bantuan PKH Plus (Khusus Lansia dan Disabilitas)
Beberapa daerah memiliki modifikasi PKH Plus sebagai tambahan perlindungan sosial. Program bersifat regional dan masih tersedia sesuai kebijakan daerah.
14. Bantuan Minyak Goreng dan Bantuan Pangan Tambahan
Program paket bantuan pangan seperti beras Bulog, minyak goreng, atau telur sering muncul saat harga pangan naik. Bantuan ini bersifat dinamis, tergantung kondisi pasar.
Apakah Semua Bansos Masih Ada?
Tidak semua. Beberapa program sifatnya:
- Reguler → PKH, BPNT, PIP, KIP Kuliah
- Kondisional → Prakerja, ATENSI, BLT Kesra
- Situasional → BST, bantuan pandemi, stimulus sementara
Pemerintah dapat mengubah nama, mekanisme, bahkan menghapus program jika sudah tidak relevan.
Cara Mengecek Apakah Masih Tersedia
Untuk memastikan peluang penerimaan bansos:
- Cek secara berkala situs dan aplikasi resmi Kemensos
- Pastikan NIK tercatat dalam basis data sosial ekonomi (DTSEN/DTKS)
- Koordinasikan dengan RT/RW atau pendamping bansos
- Aktif memperbarui data kependudukan
- Jika belum terdaftar, masyarakat bisa mengajukan usulan mandiri.
Indonesia memiliki beragam bansos yang pernah hadir dengan tujuan membantu kelompok rentan. Sebagian masih aktif, sebagian bertransformasi, dan sebagian lainnya sudah dihentikan. Ketersediaan bansos tergantung kebijakan fiskal, situasi ekonomi, dan prioritas pemerintah.
Dengan memahami daftar bansos yang pernah ada di Indonesia, masyarakat bisa menentukan apakah masih berhak, bagaimana mengecek namanya, serta ke mana harus mengurus jika belum terdaftar

Komentar