Cek Fakta: Tautan Digitalisasi Bansos PKH 2025 yang Viral, Ini Penjelasan Resminya
Kemensos menegaskan bahwa digitalisasi sistem bansos PKH 2025 memang sedang dalam tahap pengembangan, tetapi belum ada pendaftaran online yang dibuka secara umum.
Proses digitalisasi ini merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk mempercepat transformasi pelayanan bansos berbasis teknologi.
Saat ini, uji coba digitalisasi bansos masih dijalankan di Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur.
Pemerintah daerah bersama Kemensos sedang menguji sistem baru untuk memastikan keamanan dan keakuratan data penerima manfaat.
Jadi, tautan pendaftaran PKH 2025 yang beredar di media sosial tidak benar dan tidak terkait dengan Kemensos.
Cara Resmi Mendaftar Program Keluarga Harapan (PKH)
Bagi masyarakat yang ingin menjadi penerima Program Keluarga Harapan 2025, pemerintah sudah menyediakan dua jalur resmi:
Melalui Aplikasi Portal Perlinsos (Perlindungan Sosial)
Calon penerima manfaat dapat mendaftar dengan Identitas Kependudukan Digital (IKD) karena sistem ini langsung terhubung dengan data kependudukan nasional.
Melalui Agen atau Pendamping Sosial Resmi
Warga juga dapat mendaftar melalui pendamping PKH, Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK), atau operator desa yang telah ditunjuk Kemensos.
Contohnya, di Banyuwangi, pemerintah telah menyiapkan ratusan agen perlinsos untuk membantu masyarakat melakukan pendaftaran secara aman dan sesuai prosedur.
Imbauan Pemerintah dan Tips Cek Informasi Resmi
Pemerintah mengimbau masyarakat agar tidak mudah percaya pada informasi yang belum jelas sumbernya, terutama tautan yang beredar melalui pesan WhatsApp, Facebook, atau TikTok.
Kemensos meminta masyarakat untuk mengecek seluruh informasi bantuan sosial melalui situs resmi https://cekbansos.kemensos.go.id
atau media sosial resmi Kementerian Sosial.
Warga juga diingatkan untuk tidak memberikan data pribadi seperti NIK, nomor rekening, atau nama ibu kandung kepada situs yang tidak memiliki domain resmi pemerintah (go.id). Hal ini penting untuk mencegah pencurian identitas dan penyalahgunaan data.
Kesimpulan
Berdasarkan hasil penelusuran, tautan digitalisasi pendaftaran Bansos PKH 2025 yang viral di media sosial adalah hoaks.
Kemensos memang sedang menyiapkan sistem digitalisasi bantuan sosial, tetapi belum membuka pendaftaran secara daring.
Masyarakat diharapkan mengakses informasi PKH 2025 hanya melalui jalur resmi.
Dengan bersikap cermat dan waspada, masyarakat dapat terhindar dari penipuan online serta memastikan bahwa bantuan sosial benar-benar tersalurkan kepada pihak yang berhak.
Sumber : https://sumbar.suara.com/read/2025/10/29/141124/cek-fakta-link-pendaftaran-digitalisasi-bansos-pkh-2025-beredar-benarkah#goog_rewarded



