Cek Besaran Dana yang Diberikan oleh Bantuan Pangan Non Tunai 2025
Pemerintah melalui Kementerian Sosial (Kemensos) terus menjalankan komitmennya dalam mendukung kesejahteraan masyarakat melalui program bantuan sosial. Salah satunya adalah Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) yang rutin disalurkan kepada keluarga kurang mampu di seluruh Indonesia.
Program BPNT yang juga dikenal sebagai bansos sembako bertujuan untuk mengurangi beban pengeluaran rumah tangga serta meningkatkan asupan gizi dengan memberikan bantuan pangan pokok setiap bulannya.
Jadwal Pencairan BPNT Tahun 2025
Berdasarkan keterangan Menteri Sosial, Saifullah Yusuf, dalam kanal YouTube Sekretariat Presiden, penyaluran BPNT dilakukan setiap triwulan atau tiga bulan sekali. Tahun ini, penyaluran dilakukan dalam empat tahap:
-
Tahap 1: Januari – Maret
-
Tahap 2: April – Juni
-
Tahap 3: Juli – September
-
Tahap 4: Oktober – Desember
Untuk tahap 2 yang mencakup bulan Mei 2025, pencairan masih berlangsung dan dapat terjadi pada awal, pertengahan, atau akhir bulan, tergantung pada wilayah dan mekanisme penyaluran masing-masing.
Dana BPNT disalurkan melalui bank Himbara (seperti BRI, Mandiri, BNI, dan BTN) serta Kantor Pos. Jika dalam waktu 3 bulan 15 hari bantuan tidak dicairkan, dana tersebut akan dikembalikan ke kas negara.
Besaran Dana BPNT 2025
Tahun ini, pemerintah telah menyiapkan anggaran sebesar Rp 43,8 triliun untuk BPNT yang ditujukan kepada 18,2 juta keluarga penerima manfaat (KPM). Setiap KPM akan menerima:
-
Rp 200.000 per bulan
-
Penyaluran dilakukan sekali tiap 3 bulan, sehingga total yang diterima adalah Rp 600.000 per tahap
Dana bantuan ini akan masuk ke rekening KKS (Kartu Keluarga Sejahtera) dan dapat digunakan di e-Warong untuk membeli bahan pangan seperti beras, telur, dan daging.
Cara Cek Status Penerimaan BPNT
Untuk memastikan apakah bantuan BPNT sudah cair atau belum, masyarakat bisa menggunakan dua cara resmi dari Kemensos:
-
-
Melalui Website Resmi
- Buka situs: https://cekbansos.kemensos.go.id
- Masukkan wilayah dan nama sesuai KTP
- Ketik kode keamanan
- Klik “Cari Data” untuk melihat status penerima
-
-
Melalui Aplikasi Cek Bansos
- Unduh aplikasi Cek Bansos di Play Store
- Daftar akun dengan data NIK, email, dan swafoto
- Verifikasi dan login
- Pilih menu “Profil” untuk melihat jenis bantuan yang diterima
Status dan Evaluasi KPM BPNT
Hingga pertengahan Mei 2025, pembaruan status pencairan BPNT tahap kedua masih berlangsung di Sistem Informasi Kesejahteraan Sosial Next Generation (SIKS-NG). KPM diimbau untuk tidak terburu-buru memeriksa saldo KKS sebelum status bantuan menyatakan “SI” (standing instruction) atau menerima surat pencairan resmi dari Pos Indonesia.
Selain itu, beredar wacana bahwa KPM yang telah menerima bantuan lebih dari 5 tahun dan berusia di bawah 40 tahun berpotensi dievaluasi ulang, terutama jika mereka masuk dalam kategori desil kesejahteraan di atas desil 2.
Potensi Pencoretan Penerima
Evaluasi dan pencoretan dilakukan untuk memastikan program tepat sasaran. Penerima BPNT bisa dicoret jika:
-
Sudah tidak masuk kategori miskin
-
Tidak aktif menggunakan bantuan
-
Data duplikat atau tidak sesuai
-
Telah meningkat secara ekonomi
-
Namun, pencoretan tidak dilakukan secara massal dan tetap melalui proses evaluasi ketat.
Kesimpulan
BPNT 2025 memberikan bantuan sebesar Rp 600.000 setiap tiga bulan kepada KPM yang memenuhi syarat. Penerima diimbau untuk rutin mengecek status bantuan melalui kanal resmi Kemensos dan menjaga keakuratan data agar tetap mendapatkan bantuan. Evaluasi berkala diperlukan agar bantuan tepat sasaran dan menjangkau masyarakat yang benar-benar membutuhkan.

Komentar