Cek bansos Tahap 2 2026 bisa di cekbansos.kemensos.go.id tanpa harus antri dengan mudah dilakukan secara online. Pemerintah melalui Kementerian Sosial menghadirkan layanan digital yang memudahkan masyarakat mengetahui status penerima bantuan sosial seperti PKH, BPNT , serta BPJS PBI JK tanpa harus datang ke kantor desa atau kelurahan. Kemudian ia bisa diakses di browser baik di HP maupun di laptop.
Penyaluran Bansos Tahap 2 2026
Dikutip dari Kompas, Kementerian Sosial (Kemensos) mengumumkan penambahan sekitar 25 ribu Keluarga Penerima Manfaat (KPM) baru untuk bantuan sosial tahap 2 tahun 2026.
Penambahan ini berdasarkan pemutakhiran data kemiskinan terkini dari Data Terpadu Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) oleh Badan Pusat Statistik (BPS). Menteri Sosial Saifullah Yusuf menjelaskan bahwa pemutakhiran data dilakukan secara berkala untuk meningkatkan akurasi bantuan.
Dari verifikasi di lapangan, Kemensos menyaring 77. 014 keluarga, di mana 27. 176 berhasil diklasifikasi. Sebanyak 25. 665 keluarga layak menerima bantuan, sementara 1. 511 dinyatakan mampu secara ekonomi. Selain itu, 11. 014 KPM dikeluarkan dari daftar karena inclusion error setelah validasi ulang.
Cek Bansos Tahap 2 2026 di Cekbansos.kemensos.go.id
Bagi Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang ingin mengecek bansos tahap 2 2026 untuk memastikan apakah termasuk penerima bansos atau tidak dapat mengunjungi situs cekbansos.kemensos.go.id secara online tanpa harus antri.
Berikut cara ceknya:
- Masuk ke browser dan buka situs cekbansos.kemensos. go. id
- Masukkan 16 digit Nomor Induk Kependudukan sesuai yang tertera di KTP
- Isi Kode Captcha yang muncul di layar
- Setelah itu, tekan tombol “CARI DATA”
- Sistem akan menunjukkan nama, kategori desil, serta status dari bansos. Jika tertulis ‘YA’, maka kamu berhak mendapatkan bansos tahap 2 2026.
Jenis Bansos tahap 2 2026
Melalui situs cekbansos.kemensos.go.id, masyarakat dapat memeriksa jenis bantuan sosial apa saja yang bisa mereka terima di tahap 22026. Pengecekan dilakukan menggunakan Nomor Induk Kependudukan (NIK) KTP. Berikut adalah daftarnya:
PKH
Program Keluarga Harapan (PKH) adalah bantuan uang yang dibagikan empat kali dalam setahun. Tujuannya adalah membantu keluarga kurang mampu memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari.
Sesuai informasi dari situs resmi Kementerian Sosial dan Keputusan Direktur Jaminan Sosial Nomor: 59/3/BS. 01. 00/1/2025, inilah kelompok penerima PKH beserta jumlah uang yang mereka terima:
- Ibu Hamil/Nifas: Rp750. 000
- Anak Usia Dini (0-6 Tahun): Rp750. 000
- Siswa SD/Sederajat: Rp225. 000
- Siswa SMP/Sederajat: Rp375. 000
- Siswa SMA/Sederajat: Rp500. 000
- Penyandang Disabilitas Berat: Rp600. 000
- Lanjut Usia (60 Tahun ke Atas): Rp600. 000
- Korban Pelanggaran HAM Berat: Rp2. 700. 000
BPNT
Program BPNT atau Sembako merupakan bantuan pangan yang dikembangkan dari bantuan non-tunai. Program ini memberi lebih banyak pilihan dan nilai bahan makanan. Bantuan ini disalurkan melalui Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) yang bisa digunakan oleh keluarga penerima.
Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) memberikan uang Rp200. 000 setiap bulan yang dikirim ke rekening KKS. Jadi, total bantuan yang diterima setiap tiga bulan adalah Rp600. 000.
BPJS PBI JK
Bantuan ini membebaskan warga miskin dari biaya iuran BPJS Kesehatan. Mereka bisa berobat gratis di fasilitas kesehatan.
Kesimpulan
Itulah cara cek bansos tahap 2 2026 dapat dilakukan di situs cekbansos.kemensos.go.id secara online. Kementerian Sosial menambah 25 ribu Keluarga Penerima Manfaat (KPM) berdasar data kemiskinan terbaru. Dari 77.014 keluarga yang diverifikasi, 25.665 layak menerima bantuan. Jenis bantuan yang tersedia adalah PKH, BPNT, dan PBI JK.
Sumber
https://www.kompas.tv/info-publik/662918/25-ribu-kpm-baru-masuk-daftar-penyaluran-bansos-triwulan-ii-2026-ini-cara-ceknya
https://cekbansos.kemensos.go.id/




