Bansos Cek Bansos
Beranda / Cek Bansos / Cek Bansos PKH dan BPNT Mei 2026 : Login Pakai NIK KTP di Situs Resmi Kemensos

Cek Bansos PKH dan BPNT Mei 2026 : Login Pakai NIK KTP di Situs Resmi Kemensos

Cek Bansos PKH dan BPNT Mei 2026 : Login Pakai NIK KTP di Situs Resmi Kemensos
Cek Bansos PKH dan BPNT Mei 2026 : Login Pakai NIK KTP di Situs Resmi Kemensos

Masyarakat kini dapat mengecek status penerima bantuan sosial (bansos) Kementerian Sosial Republik Indonesia untuk program Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) dan Program Keluarga Harapan (PKH) periode April–Juni 2026 secara online melalui ponsel. Pengecekan dilakukan melalui situs resmi Kemensos dengan menggunakan Nomor Induk Kependudukan (NIK) sesuai Kartu Tanda Penduduk (KTP). Memasuki Mei 2026, proses pencairan bansos tahap kedua tersebut menjadi perhatian banyak masyarakat yang menantikan bantuan cair ke rekening maupun kartu penerima.

Cara Cek Penerima Bansos BPNT dan PKH Secara Online

Masyarakat bisa mengetahui status penerima bansos hanya dalam beberapa langkah mudah. Berikut panduannya:

  1. Kunjungi situs resmi cek bansos Kemensos di cekbansos.kemensos.go.id
  2. Masukkan NIK sebanyak 16 digit sesuai KTP
  3. Ketik kode captcha yang tampil di layar
  4. Jika captcha kurang jelas, tekan ikon refresh untuk mendapatkan kode baru
  5. Klik tombol “Cari Data”
  6. Sistem akan menampilkan informasi status penerima bantuan sosial berdasarkan data yang tersimpan

Jika nama penerima muncul, maka masyarakat terdaftar sebagai Keluarga Penerima Manfaat (KPM) bansos BPNT maupun PKH.

Data Penerima Bansos Berdasarkan DTSEN

Kementerian Sosial Republik Indonesia menjelaskan bahwa data penerima bansos berdasarkan pada Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN). Melalui sistem tersebut, masyarakat dikelompokkan ke dalam 10 desil berdasarkan tingkat kesejahteraan ekonomi keluarga. Penilaian dilakukan dari berbagai aspek, seperti pekerjaan, pendidikan, kondisi rumah, penggunaan listrik, hingga kepemilikan aset. Desil 1 merupakan kelompok masyarakat dengan tingkat ekonomi paling rendah atau 10 persen terbawah. Sementara desil 10 menjadi kelompok dengan tingkat kesejahteraan tertinggi.

Pemerintah memprioritaskan masyarakat pada desil 1 hingga desil 4 sebagai penerima bantuan sosial PKH dan BPNT. Sedangkan masyarakat desil 5 masih berpeluang memperoleh bantuan iuran kesehatan melalui program PBI-JK. Status desil masyarakat juga dapat berubah sewaktu-waktu sesuai kondisi ekonomi terbaru dan pembaruan data dari desa, kelurahan, dinas sosial, maupun aplikasi cek bansos.

Besaran Bantuan PKH 2026

Program Keluarga Harapan disalurkan setiap tiga bulan sekali dengan nominal bantuan berbeda sesuai kategori penerima. Berikut rinciannya:

  • Ibu hamil atau nifas: Rp750.000
  • Anak usia dini 0–6 tahun: Rp750.000
  • Siswa SD sederajat: Rp225.000
  • Siswa SMP sederajat: Rp375.000
  • Siswa SMA sederajat: Rp500.000
  • Lansia: Rp600.000
  • Penyandang disabilitas berat: Rp600.000
  • Korban pelanggaran HAM berat: Rp2.700.000

Sementara itu, bantuan BPNT diberikan sebesar Rp200.000 setiap bulan atau Rp600.000 per tahap pencairan tiga bulanan.

Kesimpulan

Pengecekan bansos BPNT dan PKH Mei 2026 kini semakin mudah karena dapat dilakukan secara online hanya menggunakan HP dan NIK KTP. Masyarakat disarankan rutin memeriksa status penerima melalui situs resmi Kemensos agar mengetahui jadwal pencairan dan kepastian bantuan yang diterima.

Sumber

https://www.kompas.tv/info-publik/667945/cara-cek-bansos-bpnt-dan-pkh-mei-2026-lewat-hp-cair-untuk-periode-april-juni

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bagikan