Cek Apa Saja Ketentuan yang Harus Dilengkapi untuk Masuk STAN!
Politeknik Keuangan Negara STAN (PKN STAN) menjadi salah satu pilihan favorit bagi para lulusan SMA/SMK yang ingin mengenyam pendidikan kedinasan berkualitas tinggi di bawah naungan Kementerian Keuangan. Selain biaya kuliah yang gratis, lulusan STAN juga memiliki peluang besar untuk bekerja di berbagai instansi pemerintah. Namun, untuk bisa diterima di STAN, ada sejumlah ketentuan yang wajib dipenuhi. Yuk, simak syarat dan tahapan seleksi PKN STAN berikut ini!
Persyaratan Umum Masuk STAN
Sebelum mendaftar, peserta wajib memenuhi beberapa syarat dasar berikut:
-
Warga Negara Indonesia (WNI)
-
Lulusan SMA/SMK atau sederajat dari tahun berjalan atau maksimal dua tahun sebelumnya.
-
Usia minimal 14 tahun dan maksimal 22 tahun 0 hari per 1 Oktober tahun pendaftaran.
-
Belum menikah/kawin dan bersedia tidak menikah/kawin selama masa pendidikan.
-
Tidak memiliki cacat fisik yang dapat mengganggu proses pembelajaran dan pekerjaan.
-
Sehat jasmani dan rohani serta bebas narkoba.
-
Tidak memiliki tato atau tindik (kecuali karena adat/agama) untuk pria, dan untuk wanita tidak memiliki tindik lebih dari satu pasang di telinga.
-
Tidak pernah dinyatakan lulus SPMB PKN STAN di tahun-tahun sebelumnya.
-
Tidak sedang menjalani ikatan dinas di lembaga lain.
Syarat Nilai dan Dokumen Pendaftaran
Calon peserta wajib menyiapkan dokumen dan memenuhi ketentuan nilai berikut:
-
Nilai Akademik
- Lulusan Tahun Berjalan
- Nilai rapor 5 semester minimal 70,00 (jalur reguler/afirmasi) atau 75,00 (jalur pembibitan).
- Saat daftar ulang, nilai ijazah tidak boleh kurang dari angka tersebut.
- Lulusan Tahun Sebelumnya
- Rata-rata nilai ujian di ijazah minimal 70,00 (jalur reguler/afirmasi) atau 75,00 (jalur pembibitan).
- Nilai tidak boleh hasil pembulatan.
- Lulusan Tahun Berjalan
-
Dokumen yang Diperlukan
- NISN dan NPSN
- Pasfoto berwarna terbaru (maksimal 3 bulan terakhir)
- KTP atau Kartu Keluarga (KK)
- Nilai rapor atau ijazah
- Surat keterangan sehat
-
Dokumen afirmasi atau pembibitan (jika mengikuti jalur tersebut), seperti:
- KK atau surat hubungan keluarga
- Akta kelahiran
- KTP orang tua
- Surat keterangan dari sekolah (bagi peserta ADEM)
Jalur dan Tahapan Seleksi STAN
Terdapat tiga jalur pendaftaran, yakni Jalur Reguler, Jalur Afirmasi Kewilayahan, dan Jalur Pembibitan. Setiap jalur memiliki kuota dan ketentuan tersendiri.
Tahapan Seleksi STAN 2025
-
Seleksi Administrasi
-
Seleksi Kompetensi Dasar (SKD)
-
Seleksi Lanjutan I: Tes Potensi Akademik, Bahasa Inggris, dan Psikologi
-
Seleksi Lanjutan II: Tes Kesehatan dan Kebugaran
-
Seleksi Lanjutan III: Wawancara
Catatan penting: Nilai UTBK-SNBT tidak lagi digunakan sebagai syarat seleksi administrasi untuk SPMB STAN 2025.
Ketentuan Khusus Jalur Afirmasi dan Pembibitan
-
Jalur Afirmasi Kewilayahan
- Harus menyelesaikan pendidikan SD, SMP, dan SMA di kabupaten/kota afirmasi yang dipilih.
- Orang tua (ayah/ibu kandung) harus lahir di wilayah afirmasi.
-
Jalur Afirmasi ADEM Papua/Papua Barat
- Menyertakan surat keterangan dari SMA yang menyatakan peserta program ADEM.
- Memiliki KTP orang tua yang menunjukkan asal dari wilayah afirmasi.
-
Jalur Pembibitan
- Berdomisili di wilayah kerja sama pembibitan.
- Orang tua kandung lahir di wilayah pembibitan (dibuktikan dengan KTP).
Jadwal dan Cara Pendaftaran
Pendaftaran biasanya dibuka antara bulan April hingga Juni, menyesuaikan jadwal resmi dari KemenPAN-RB. Cara Daftar:
-
Akses situs resmi STAN: https://stan.ac.id
-
Buat akun di portal pendaftaran.
-
Lengkapi formulir dan unggah dokumen.
-
Bayar biaya pendaftaran sesuai petunjuk.
-
Ikuti rangkaian tes sesuai jadwal.
Kesimpulan
Masuk ke PKN STAN memerlukan persiapan yang matang, mulai dari nilai akademik hingga kelengkapan dokumen. Pastikan kamu sudah memenuhi seluruh ketentuan dan persyaratan terbaru untuk SPMB 2025. Jangan lupa pantau terus pengumuman resmi dari PKN STAN dan KemenPAN-RB agar tidak tertinggal informasi penting.



