Memasuki pertengahan April 2026, pemerintah kembali menyalurkan bantuan sosial berupa Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) tahap kedua. Penyaluran kali ini berlangsung lebih cepat karena adanya pembaruan data penerima yang kini menggunakan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) dari Badan Pusat Statistik.
Dengan adanya pembaruan data tersebut, masyarakat disarankan untuk mengecek kembali status penerima bansos. Hal ini penting agar setiap keluarga penerima manfaat dapat memastikan apakah masih terdaftar dan berhak mendapatkan bansos di periode terbaru.
Rincian Nominal Bansos PKH 2026
Besaran bansos yang diberikan kepada penerima PKH berbeda-beda sesuai dengan kategori yang dimiliki.
Berikut kisaran dana yang diterima:
- Ibu hamil: Rp750.000 setiap tiga bulan
- Anak usia dini (0–6 tahun): Rp750.000 setiap tiga bulan
- Pelajar SD: Rp225.000 setiap tiga bulan
- Pelajar SMP: Rp375.000 setiap tiga bulan
- Pelajar SMA: Rp500.000 setiap tiga bulan
- Lansia usia 60 tahun ke atas: Rp600.000 setiap tiga bulan
- Penyandang disabilitas: Rp600.000 setiap tiga bulan
Besaraan Nominal Bansos BPNT 2026
Program BPNT umumnya disalurkan dalam bentuk bansos pangan dengan nominal Rp200.000 per bulan. Namun, pencairannya dilakukan setiap tiga bulan sekali, sehingga total yang diterima KPM mencapai Rp600.000.
Cara Cek Status Penerima PKH dan BPNT 2026 Tahap 2 Via Aplikasi
Untuk mempermudah masyarakat dalam mengetahui status penerima, pengecekan dapat dilakukan dengan memanfaatkan aplikasi resmi dari Kementerian Sosial yang tersedia di ponsel.
Dilansir dari Kompas.com, berikut ini cara cek status penerima PKH dan BPNT 2026 Tahap 2 via aplikasi:
- Unduh aplikasi “Cek Bansos” melalui Play Store atau App Store
- Buka aplikasi dan pilih menu “Cek Bansos”
- Masukkan data diri sesuai KTP seperti wilayah dan nama lengkap
- Isi kode verifikasi yang muncul
- Tekan tombol “Cari Data”
- Tunggu hingga hasil pencarian ditampilkan
Jika terdaftar, sistem akan menampilkan informasi lengkap terkait jenis bansos, status penerima, serta jadwal pencairan.
Cara Cek Status Penerima Lewat Website Resmi
Selain melalui aplikasi, pengecekan juga bisa dilakukan lewat situs resmi Kemensos menggunakan browser.
Berikut langkah-langkahnya:
- Buka link resmi cek bansos Kemensos melalui browser
- Isi data wilayah mulai dari provinsi hingga desa atau kelurahan
- Masukkan nama lengkap sesuai KTP
- Ketik kode captcha sebagai verifikasi
- Klik tombol “Cari Data” dan lihat hasil yang muncul di layar
Informasi yang ditampilkan akan mencakup status kepesertaan dan periode penyaluran bansos jika nama Anda terdaftar.
Sistem Penyaluran Bansos PKH dan BPNT
Penyaluran bansos PKH dan BPNT pada tahun 2026 masih menggunakan dua metode utama. Dana bansos disalurkan melalui bank yang tergabung dalam Himbara seperti BRI, BNI, Mandiri, dan BTN, serta melalui PT Pos Indonesia.
Bagi penerima baru yang belum memiliki rekening bank, bansos biasanya akan disalurkan terlebih dahulu melalui kantor pos. Selanjutnya, penyaluran akan dialihkan ke rekening bank pada tahap berikutnya.
Kesimpulan
Dengan langkah yang tepat, proses pengecekan bansos bisa dilakukan dengan cepat dan aman tanpa harus repot ke kantor Dinsos setempat. Pastikan Anda selalu memantau informasi terbaru terkait bansos dari sumber resmi. Periksa data secara berkala agar tidak melewatkan kesempatan menerima bansos. Semoga informasi ini bermanfaat
Sumber
https://www.kompas.com/jawa-timur/read/2026/04/06/060000188/cara-cek-bansos-pkh-dan-bpnt-april-2026-pencairan-dimulai-pekan-ini




