Cara Mencairkan Bansos Jika KKS Hilang atau Rusak
Banyak keluarga penerima manfaat bertanya, bagaimana sebenarnya cara mencairkan bansos jika Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) hilang atau rusak? Hal ini wajar, sebab KKS adalah kartu penting untuk mengambil dana bantuan, baik dari Program Keluarga Harapan (PKH) maupun Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT). Tanpa kartu ini, pencairan memang bisa terhambat, tapi jangan khawatir—pemerintah sudah menyiapkan solusinya.
Langkah pertama yang harus dilakukan adalah melapor ke bank penyalur (BRI, BNI, Mandiri, atau BTN). Dengan membawa KTP dan KK, petugas akan membantu memblokir kartu lama agar tidak disalahgunakan. Proses ini penting agar penerima tetap bisa mengikuti alur resmi cara mencairkan bansos dengan aman.
Ajukan Penggantian KKS Baru
Setelah melapor, penerima bisa langsung mengajukan penggantian KKS. Dokumen yang biasanya dibutuhkan antara lain fotokopi KTP, fotokopi KK, serta surat keterangan kehilangan dari kepolisian jika kartu benar-benar hilang. Setelah KKS baru dicetak, pencairan bansos berikutnya bisa dilakukan seperti biasa. Jadi, langkah ini menjadi bagian penting dalam cara mencairkan bansos secara resmi.
Pencairan Sementara Tanpa KKS
Bagi penerima yang KKS-nya hilang atau rusak dan sedang dalam proses penggantian, bansos tetap bisa dicairkan. Caranya adalah dengan datang ke kantor pos atau bank Himbara terdekat. Cukup bawa KTP dan KK asli, lalu petugas akan memverifikasi data penerima. Mekanisme ini membuat cara mencairkan bansos tetap berjalan meski kartu fisik belum tersedia.
Tips Menjaga KKS
Selain memahami cara mencairkan bansos, penerima juga perlu menjaga KKS agar tidak cepat rusak. Simpan kartu di tempat aman, jangan dilipat atau dilaminasi, dan hindari terkena air. Jika kartu sudah tidak terbaca di mesin ATM, segera ajukan penggantian sebelum jadwal pencairan berikutnya. Dengan begitu, pencairan bansos 2025 bisa lebih lancar tanpa kendala.
jadi, Hilang atau rusaknya KKS bukan berarti penerima kehilangan hak bantuan. Selama tahu langkah-langkah cara mencairkan bansos—mulai dari melapor, mengurus penggantian kartu, hingga mencairkan secara manual di kantor pos—maka dana tetap bisa diterima. Pemerintah memastikan penerima manfaat tetap mendapatkan haknya meski terjadi kendala teknis.



