Cara Memperbaharui Rekening BSU BPJS Ketenagakerjaan 2025
Bantuan Subsidi Upah (BSU) adalah program pemerintah yang memberikan dukungan langsung kepada pekerja atau buruh yang memenuhi syarat.
Agar bantuan BSU BPJS Ketenagakerjaan dapat diterima tanpa kendala, penerima wajib memastikan nomor rekening yang terdaftar sudah benar dan aktif.
Seringkali, kegagalan pencairan BSU disebabkan oleh nomor rekening yang tidak valid atau sudah tidak aktif.
Oleh karena itu, melakukan pembaharuan rekening BSU BPJS Ketenagakerjaan menjadi hal penting yang harus dilakukan para pekerja penerima bantuan.
Cara memperbaharui Rekening BSU BPJS Ketenagakerjaan yang Mudah dan Cepat
Penerima BSU bisa memperbarui data rekening secara mandiri tanpa harus datang ke kantor cabang BPJS Ketenagakerjaan.
Update rekening dapat dilakukan melalui dua cara utama: situs resmi BPJS Ketenagakerjaan dan aplikasi Jamsostek Mobile (JMO).
Selain itu, karyawan juga bisa meminta bantuan HRD perusahaan untuk memperbarui nomor rekening BSU melalui sistem yang tersedia bagi perusahaan.
Berikut 3 cara memperbaharui Rekening BSU BPJS Ketenagakerjaan:
1. Update Rekening BSU di Situs Resmi BPJS Ketenagakerjaan
- Kunjungi laman resmi BSU di bsu.bpjsketenagakerjaan.go.id
- Isi data pribadi seperti NIK, tanggal lahir, email, nomor telepon, dan nama ibu kandung
- Klik “Lanjutkan” untuk proses verifikasi
- Jika terdaftar sebagai penerima BSU, klik tombol “Update Rekening di Sini”
- Pilih bank Himbara seperti BNI, BRI, BTN, Mandiri, atau BSI
- Masukkan nama pemilik rekening dan nomor rekening dengan benar
- Klik “Kirim Data” untuk menyelesaikan proses update
2. Update Rekening BSU Melalui Aplikasi Jamsostek Mobile (JMO)
- Buka aplikasi JMO di smartphone
- Pilih menu “Pengkinian Data” pada halaman utama
- Ikuti instruksi pengecekan data kepesertaan dan foto diri sesuai ketentuan
- Lengkapi data kontak dan kependudukan
- Setelah memastikan data benar, klik “Konfirmasi” untuk mengirim update rekening
3. Update Rekening BSU Lewat HRD Perusahaan
- Karyawan dapat mengajukan update nomor rekening ke HRD
- HRD perusahaan akan melakukan pembaruan melalui portal SIPP BPJAMSOSTEK
- Login ke https://sipp.bpjsketenagakerjaan.go.id
dengan akun perusahaan - Unduh template Excel untuk pembaruan rekening BSU, isi data terbaru, lalu unggah kembali ke sistem
Mengapa Update Rekening BSU BPJS Ketenagakerjaan Penting?
Menurut Kementerian Ketenagakerjaan, salah satu penyebab utama dana BSU gagal cair adalah data rekening yang tidak valid.
Beberapa masalah rekening yang sering muncul adalah:
- Rekening ganda atau duplikat
- Rekening tidak aktif, tertutup, atau dibekukan
- Data rekening tidak sesuai dengan NIK
- Rekening tidak terdaftar atau salah nomor
Karena itu, update rekening BSU adalah langkah krusial agar bantuan bisa dicairkan tepat waktu.
Syarat Penerima BSU BPJS Ketenagakerjaan 2025
BSU diberikan sebesar Rp 600.000 sekaligus untuk dua bulan, dengan kriteria sebagai berikut:
- Warga Negara Indonesia (WNI) dengan NIK valid
- Peserta aktif BPJS Ketenagakerjaan kategori Pekerja Penerima Upah (PU) hingga 30 April 2025
- Penghasilan maksimal Rp 3,5 juta per bulan
- Prioritas untuk pekerja yang belum menerima Program Keluarga Harapan (PKH)
- Bukan ASN, TNI, atau Polri
Apakah BSU 2025 Akan Cair Lagi?
Hingga Oktober 2025, belum ada pengumuman resmi terkait jadwal penyaluran BSU berikutnya.
Namun, Kementerian Keuangan sedang mengkaji kelanjutan program BSU di triwulan III dan IV tahun 2025, sehingga kemungkinan pencairan BSU masih terbuka.
Untuk update informasi resmi, selalu pantau situs dan akun media sosial resmi:
- BPJS Ketenagakerjaan
- BSU Kemnaker
- Kemnaker
- Instagram: @bpjs.ketenagakerjaan, @kemnaker
Kesimpulan:
Update rekening BSU BPJS Ketenagakerjaan sangat penting untuk memastikan dana bantuan subsidi upah dapat diterima tanpa hambatan.
Dengan mengikuti panduan update rekening melalui situs resmi, aplikasi JMO, atau HRD perusahaan, para pekerja dapat mempercepat proses pencairan BSU.
Selalu pastikan data rekening valid dan aktif agar tidak mengalami kendala. Pantau terus informasi resmi dari Kemnaker dan BPJS Ketenagakerjaan agar tidak ketinggalan update penting seputar BSU 2025.



