Cara dan Syarat Membuat Surat Resign Beserta Contohnya
Surat resign adalah dokumen yang digunakan oleh karyawan untuk memberikan pemberitahuan resmi kepada atasan atau perusahaan tempat mereka bekerja bahwa mereka akan mengundurkan diri dari pekerjaan mereka. Membuat surat resign merupakan tahap penting dalam proses pengunduran diri dari pekerjaan, dan dalam artikel ini, kita akan membahas cara membuatnya beserta syarat-syarat yang perlu diperhatikan, termasuk contoh surat resign.
Syarat Membuat Surat Resign
Sebelum kita melangkah lebih jauh ke cara membuat surat resign, ada beberapa syarat yang perlu Anda perhatikan:
- Tinjau Kontrak Anda: Pastikan untuk mengulas kontrak kerja Anda, termasuk informasi tentang pemberitahuan pengunduran diri dan ketentuan lain yang berlaku. Beberapa perusahaan meminta pemberitahuan tertentu sebelum pengunduran diri.
- Lakukan Percakapan Pribadi: Sebaiknya Anda menjalani percakapan pribadi dengan atasan atau HR terlebih dahulu untuk memberikan pemberitahuan langsung tentang pengunduran diri Anda sebelum mengirimkan surat resign. Ini adalah etika profesional yang baik.
- Berikan Pemberitahuan yang Cukup: Sebisa mungkin, berikan pemberitahuan yang cukup kepada perusahaan. Biasanya, pemberitahuan pengunduran diri selama dua minggu dianggap standar. Namun, kontrak atau kebijakan perusahaan Anda mungkin mengharuskan pemberitahuan yang lebih lama.
- Bersiap untuk Proses Exit: Siapkan diri Anda untuk proses exit yang akan datang. Ini mungkin melibatkan penyelesaian tugas terbuka, pelatihan pengganti, atau sesi exit interview.
Cara Membuat Surat Resign
Berikut adalah panduan langkah demi langkah tentang cara membuat surat resign:
-
Pilih Format Surat: Anda dapat membuat surat resign dalam format fisik (cetak) atau format digital (email). Pastikan untuk mengikuti format yang sesuai dengan kebijakan perusahaan Anda.
-
Tambahkan Informasi Pribadi Anda:
-
Nama lengkap Anda.
-
Alamat Anda.
-
Nomor telepon dan alamat email yang dapat dihubungi.
-
-
Tanggal: Cantumkan tanggal di mana Anda menulis surat resign tersebut.
-
Penerima Surat: Tuliskan kepada siapa surat resign Anda ditujukan. Biasanya, ini adalah kepada atasan langsung Anda atau departemen HR.
-
Salutasi: Gunakan salutasi profesional, seperti “Kepada [Nama Atasan] atau “Kepada [Nama HR Departemen].”
-
Pernyataan Pengunduran Diri: Jelaskan dengan jelas bahwa Anda mengundurkan diri dari pekerjaan Anda. Ini adalah inti dari surat resign.
-
Tanggal Pengunduran Diri: Cantumkan tanggal di mana pengunduran diri Anda mulai berlaku. Biasanya, ini adalah dua minggu dari tanggal surat resign Anda.
-
Alasan Pengunduran Diri (Opsional): Anda bisa menjelaskan alasan pengunduran diri Anda secara singkat dan positif. Namun, ini bersifat opsional.
-
Apresiasi dan Terima Kasih: Luangkan waktu untuk mengucapkan terima kasih kepada perusahaan dan atasan Anda atas peluang dan pengalaman yang telah Anda dapatkan selama bekerja di sana.
-
Komitmen pada Proses Exit: Berikan komitmen Anda untuk membantu dalam proses exit dan menyelesaikan tugas-tugas terbuka.
-
Salutasi Penutup: Gunakan salutasi penutup yang profesional, seperti “Hormat Saya” atau “Terima Kasih.”
-
Tanda Tangan: Tandatangani surat Anda secara manual jika surat resignnya fisik. Jika Anda mengirim email, tanda tangan digital akan cukup.
-
Saksi (Opsional): Anda dapat mencantumkan saksi sebagai bukti keaslian tanda tangan Anda. Namun, ini umumnya opsional.
Contoh Surat Resign
Berikut adalah contoh surat resign yang sederhana:
[Alamat Anda] [Tanggal]
Kepada, [Nama Atasan Anda atau HR Department] [Alamat Perusahaan]
Perihal: Surat Pengunduran Diri
Saya, [Nama Anda], dengan ini mengajukan pengunduran diri saya dari pekerjaan saya sebagai [Posisi Anda] di [Nama Perusahaan]. Pengunduran diri ini akan berlaku mulai [Tanggal Pengunduran Diri Anda], memberikan pemberitahuan selama dua minggu sesuai dengan kebijakan perusahaan.
Saya ingin mengucapkan terima kasih atas kesempatan dan pengalaman yang berharga selama bekerja di [Nama Perusahaan]. Saya sangat menghargai semua yang telah saya pelajari dan prestasi yang telah kami capai bersama selama saya bekerja di sini.
Saya berkomitmen untuk membantu dalam proses exit dan menyelesaikan tugas-tugas yang masih terbuka. Harap beri tahu saya jika ada sesuatu yang perlu saya lakukan untuk memperlancar proses ini.
Sekali lagi, terima kasih atas kesempatan ini, dan saya berharap agar [Nama Perusahaan] terus sukses di masa mendatang.
Hormat saya,
[Tanda Tangan Anda (jika surat fisik)]
Catatan: Contoh surat resign di atas adalah contoh umum dan dapat disesuaikan dengan kebutuhan dan situasi pribadi Anda. Pastikan untuk menjaga surat resign Anda profesional dan positif.
Membuat surat resign adalah langkah penting dalam proses pengunduran diri dari pekerjaan Anda. Pastikan untuk mematuhi syarat-syarat dan etika yang berlaku, dan komunikasikan pengunduran diri Anda dengan baik kepada atasan atau HR perusahaan Anda. Dengan surat resign yang baik, Anda dapat meninggalkan pekerjaan Anda dengan kepala tegak dan hubungan yang baik dengan perusahaan Anda.



