Cair Januari hingga Maret, Ini Cara Cek Status Penerima PKH dan BPNT 2026
Bantuan sosial (bansos) terus diberikan oleh pemerintah untuk meringankan beban hidup masyarakat, terutama bagi keluarga yang kurang mampu. Tahun 2026 ini, berbagai jenis bantuan sosial kembali disalurkan diantaranya bantuan Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT) untuk triwulan pertama (Januari-Maret).
Agar tidak terlewat informasi, masyarakat perlu melakukan pengecekan mandiri untuk mengetahui apakah nama kamu atau keluargamu terdaftar sebagai penerima manfaat. Dengan memahami langkah-langkah mengecek status bantuan, akan mempermudah penerimaan pencairan dana PKH dan BPNT. Berikut adalah informasi terbaru mengenai kedua bantuan tersebut, termasuk cara cek status penerimanya.
Apa itu Bansos PKH dan BPNT?
Program Keluarga Harapan (PKH) adalah bantuan sosial yang diberikan kepada keluarga miskin dan rentan miskin. Tujuannya untuk membantu mereka memenuhi kebutuhan dasar seperti pangan, pendidikan, dan kesehatan. PKH diberikan dalam bentuk tunai setiap tiga bulan sekali dengan jumlah yang bervariasi tergantung kategori penerima.
Berikut adalah besaran bantuan PKH yang akan diterima pada tahun 2026:
- Ibu hamil / nifas: Rp750.000 per tahap (Rp3 juta per tahun)
- Anak usia dini (0-6 tahun): Rp750.000 per tahap (Rp3 juta per tahun)
- Siswa SD: Rp225.000 per tahap (Rp900.000 per tahun)
- Siswa SMP: Rp375.000 per tahap (Rp1,5 juta per tahun)
- Siswa SMA: Rp500.000 per tahap (Rp2 juta per tahun)
- Lanjut usia (di atas 60 tahun): Rp600.000 per tahap (Rp2,4 juta per tahun)
- Penyandang disabilitas berat: Rp600.000 per tahap (Rp2,4 juta per tahun)
Sedangkan, Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT), bertujuan untuk memastikan keluarga kurang mampu mendapatkan akses pangan yang bergizi. BPNT diberikan dalam bentuk saldo elektronik yang dapat digunakan untuk membeli pangan di e-warong atau agen resmi. Setiap penerima BPNT akan menerima dana sebesar Rp200.000 per bulan (Rp600.000 per tiga bulan). Mulai Januari 2026, pemerintah juga menambah bantuan berupa beras 40 kg untuk penerima yang memenuhi syarat.
Jadwal Penyaluran PKH dan BPNT 2026
Penyaluran bansos PKH dan BPNT akan dimulai pada bulan Januari hingga Maret 2026 secara bertahap. Namun, jadwal pencairan dapat bervariasi antar daerah, tergantung kesiapan masing-masing wilayah. Oleh karena itu, masyarakat diharapkan untuk selalu memeriksa status penerimaan bantuan secara berkala.
Cara Cek Status Penerima Bansos PKH dan BPNT
Seperti yang diinformasikan di laman detik.com, Ada dua cara mudah untuk mengecek status penerima bansos PKH dan BPNT yang bisa dilakukan oleh masyarakat:
Melalui Website Resmi Kemensos
- Buka link Cek Bansos di https://cekbansos.kemensos.go.id/
- Pilih data domisili sesuai dengan KTP.
- Masukkan nama lengkap sesuai KTP.
- Ketik kode captcha yang muncul di layar.
- Tekan tombol “Cari Data”.
Anda akan mendapatkan informasi lengkap mengenai status penerima, jenis bansos, dan periode penyaluran.
Melalui Aplikasi Cek Bansos
- Unduh Aplikasi Cek Bansos melalui Google Play Store atau App Store.
- Login atau daftar jika belum memiliki akun.
- Pilih menu “Cek Bansos”.
- Masukkan data domisili dan nama lengkap sesuai KTP.
- Ketik kode verifikasi yang muncul.
- Klik menu “Cari Data” untuk mendapatkan informasi lengkap.
Kesimpulan
Program PKH dan BPNT merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk mendukung keluarga kurang mampu, agar mereka dapat mengakses kebutuhan dasar yang layak, seperti pangan, pendidikan, dan layanan kesehatan. Dengan memahami cara cek status penerima bansos, masyarakat dapat memastikan bantuan yang diterima tepat sasaran dan dimanfaatkan sebaik-baiknya. Jadi, pastikan Anda memeriksa status penerimaan bansos PKH dan BPNT secara berkala, dan jangan lewatkan kesempatan untuk mendapatkan bantuan yang dapat meringankan beban ekonomi keluarga.
Sumber:https://www.detik.com/sumbagsel/berita/d-8306556/link-cek-bansos-pkh-bpnt-januari-2026-di-https-cekbansos-kemensos-go-id
