Bansos
Beranda / Bansos / BPNT 2026 Kembali Cair: Bantuan Sembako untuk Masyarakat Kurang Mampu

BPNT 2026 Kembali Cair: Bantuan Sembako untuk Masyarakat Kurang Mampu

Penulis: WiBPNT 2026 Kembali Cair: Bantuan Sembako untuk Masyarakat Kurang Mampudjajadi (WJ)/Solo Red Nusantara Solo, Jawa Tengah Bulog Surakarta memastikan masih masif membanjiri semua lini pasar, dengan stok cadangan beras pemerintah ( CBP) lewat program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP), sebagai bentuk intervensi pasar bersama pemerintah agar tidak terjadi kegelisahan di tengah masyarakat . " Baik pasar tradisional, toko klontong dan ritel moderen terus kota pasok. Namun khusus pembelian di ritel moderen harus diatur, khususnya beras SPHP, maksimal dua pack atau 10 kg saja," kata Kepala Bulog Surakarta, Andy Nugroho kepada Media Indonesia, Rabu ( 4/10). Pembatasan itu merupakan kebijakan dari Badan Pangan Nasional ( Bapanas ), sebagai langkah efektif untuk menekan harga, bukan sebaliknya beras SPHP di ritel diperjualkan kembali lewat pasar tradisional dengan ganti packing. " Itu yang kita khawatirkan, bahwa pembelian beras SPHP di ritel oleh siapa pun dengan harga Rp 10.900, dilakukan oleh pedagang, dan kemudian dijual kembali dengan diecer atau diganti karung atau pack dengan harga pasar yang masih sulit dibendung .Kan beras SPHP kualitas premium," imbuh Andy. Sejauh ini, lanjut dia, Bulog masih terus menggelontor ritel moderen, pasar tradisional dan pedagang klontong dengan beras SPHP, dalam upaya mengintervensi harga, agar cepat normal, meski sampai saat ini masih sulit. Dengan stok lebih dari 17 ribu ton dan masih terus melakukan penyerapan dala masa panen gadu ini, kata Andy, Bulog Surakarta masih mampu menjalankan penugasan pemerintah,baik dalam bansos pangan maupun intervensi harga melalui program SPHP dan Gerakan Pangan Murah ( GPM ). Menurut dia, situasi harga tinggi masih sulit dibendung, mengingat masa panen gadu saat ini pun tidak mampu menjamin hasil maksimal. Hingga kini, harga GKP saja masih tinggi pada angka Rp 7500/kg, dan penggilingan jelas tidak merugi, sehingga harga medium dan premium tetap meroket. Meski begitu, Bulog masih bergerak melakukan intervensi harga pasar melalui program SPHP maupun OP dan pasar murah. " Seperti tadi, di Pasar Kliwon bersama stake holder lain dan Pemkot menggelar pasar murah di halama Kantor Kecamatan Pasar Kliwon," sergah Andy. Dalam gelaran Gerakan Pangan Murah ( GPM ) yang dihadiri PJ Gubernur Jateng Nana Sudjana dan Wakil Walikota Teguh Prakosa, ratusan warga antusias membeli sejumlah komoditas pangan. Tidak hanya beras, tetapi komoditas lain seperti minyak goreng, gula, telur dan ada juga ikan serta berbagai macam sayuran. Nana Sudjana mengatakan program GPM ini merupakan bentuk kepedulian Pemerintah Provinsi Jawa Tengah kepada masyarakat, ditengah inflasi tinggi yang mengakibatkan harga sembako melonjak tinggi di pasaran. " Hampir semua Harga sembako meningkat tinggi di pasaran terutama harga beras dan gula yang meningkat tajam, yang berakibat bergerak naiknya inflasi, di hampir merata di seluruh Indonesia," kata mantan Kapolda Metro Jaya ini. Ia paparkan kegiatan GPM dikhususkan bagi masyarakat kurang mampu, dan sudah berjalan di berbagai daerah seperti di Solo Raya meliputi Sukoharjo, Klaten, Sragen, Karanganyar dan kota lainnya yang ada di Jawa Tengah. ( WJ ) Caption: Kepala Bulog Surakarta, Andy Nugroho. ( MI/Widjajadi ) 2) Masyarakat menyerbu Gerakan Pangan Murah di halaman Kantor Kecamatan Pasar Kliwon. ( MI/Widjajadi )

Pemerintah kembali menyalurkan Program Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) pada tahun 2026 sebagai bentuk dukungan bagi masyarakat yang membutuhkan, khususnya dalam memenuhi kebutuhan bahan pokok sehari-hari. Program ini menyasar Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang tergolong dalam kelompok desil 1 hingga 4, yaitu masyarakat dengan tingkat kesejahteraan paling rendah berdasarkan data DTSEN.

Dengan adanya bantuan ini, diharapkan keluarga penerima bisa lebih terbantu dalam memenuhi kebutuhan dasar seperti beras, telur, dan bahan pangan lainnya, sehingga beban pengeluaran rumah tangga dapat berkurang.




Jadwal Pencairan BPNT Tahap 2 Tahun 2026

Sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan, pencairan BPNT tahap 2 mulai dilakukan pada minggu kedua bulan April 2026. Bantuan tidak diberikan setiap bulan secara terpisah, melainkan langsung dicairkan untuk tiga bulan sekaligus.

Artinya, setiap KPM akan menerima total bantuan sebesar Rp600.000 yang merupakan akumulasi dari bulan April, Mei, dan Juni 2026. Skema pencairan seperti ini bertujuan agar proses penyaluran lebih efisien dan memudahkan penerima dalam mengelola bantuan.

Penyaluran Bansos Berdasarkan Data Terbaru

Menteri Sosial, Saifullah Yusuf, menjelaskan bahwa penyaluran bantuan sosial dilakukan dengan mengacu pada data terbaru yang diperbarui secara rutin setiap bulan. Proses pembaruan data ini dilakukan setiap tanggal 10 dan menjadi dasar utama dalam menentukan siapa saja yang berhak menerima bantuan.

Karena data terus diperbarui, ada kemungkinan sebagian penerima sebelumnya tidak lagi terdaftar. Oleh karena itu, masyarakat diimbau untuk secara berkala mengecek status penerima agar tidak ketinggalan informasi penting terkait bansos.




Cara Cek Bansos BPNT 2026 Secara Online Lewat HP

Saat ini, masyarakat tidak perlu repot datang ke kantor kelurahan atau dinas sosial untuk mengecek status penerima. Pengecekan bisa dilakukan dengan mudah melalui HP, baik menggunakan website resmi maupun aplikasi.

1. Cek BPNT Lewat Website Kemensos

Berikut langkah-langkah yang bisa diikuti:

  • Buka browser di HP atau komputer, lalu akses situs cekbansos.kemensos.go.id
  • Masukkan Nomor Induk Kependudukan (NIK) sebanyak 16 digit sesuai KTP
  • Ketik kode captcha yang muncul di layar
  • Klik tombol “CARI DATA”
  • Jika terdaftar, sistem akan menampilkan informasi seperti nama, kategori desil, status penerima, serta periode bantuan yang diterima

2. Cek BPNT Lewat Aplikasi Cek Bansos

Selain melalui website, kamu juga bisa menggunakan aplikasi resmi:

  • Unduh dan instal aplikasi Cek Bansos melalui HP
  • Buka aplikasi setelah berhasil dipasang
  • Pilih menu “Cek Bansos”
  • Masukkan NIK KTP sebanyak 16 digit
  • Klik “Cari Data”
  • Jika terdaftar, informasi lengkap penerima akan langsung ditampilkan di layar




Syarat Penerima BPNT Rp600 Ribu Tahun 2026

Tidak semua orang bisa menerima bantuan ini. Ada beberapa syarat yang harus dipenuhi, di antaranya:

  • Termasuk dalam kategori desil 1 sampai 4
  • Warga Negara Indonesia (WNI) dan memiliki KTP serta Kartu Keluarga
  • Terdaftar dalam data resmi penerima bantuan sosial Kemensos
  • Berasal dari keluarga miskin atau rentan miskin
  • Bukan pegawai ASN, TNI, Polri, maupun pegawai BUMN/BUMD
  • Bersedia menggunakan bantuan untuk membeli kebutuhan pangan pokok
  • Tidak sedang terkena sanksi atau pencoretan dari program bansos

Besaran Bantuan BPNT 2026

Bantuan BPNT disalurkan melalui Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) yang dapat digunakan oleh penerima untuk berbelanja kebutuhan pangan. Nilai bantuan sebesar Rp200.000 per bulan, namun pencairannya dilakukan setiap tiga bulan sekali.

Dengan demikian, total bantuan yang diterima dalam satu tahap adalah Rp600.000, yang bisa dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan pokok keluarga selama beberapa waktu.




Kesimpulan

Program BPNT tahap 2 tahun 2026 kembali disalurkan mulai April dengan total bantuan Rp600 ribu per keluarga penerima. Proses pengecekan status kini semakin mudah karena bisa dilakukan secara online melalui HP, baik lewat website maupun aplikasi resmi.

Dengan sistem ini, masyarakat dapat lebih cepat mengetahui apakah mereka termasuk penerima bantuan tanpa harus datang langsung ke kantor dinas sosial.

Sumber: Detik.com

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bagikan