BLT Kesra 2026 Cair? Ini Fakta Lengkapnya. Pencairan Bantuan Langsung Tunai Kesejahteraan Rakyat (BLT Kesra) hingga kini masih menjadi topik hangat bagi sebagian orang di tahun 2026.
Program ini menjadi salah satu yang paling ditunggu-tunggu karena angkanya yang mencapai Rp900 ribu untuk mereka yang berhak, demi memenuhi kebutuhan ekonomi keluarga dengan pendapatan rendah.
Namun, pemerintah menegaskan bahwa mereka tidak akan menyalurkan kembali bantuan BLT Kesra tahun ini dan memastikan bahwa penyaluran terakhir akan dilakukan pada akhir tahun 2025.
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyampaikan bahwa program BLT Kesra hanya akan berakhir pada 31 Desember 2025 dan tidak akan diteruskan di tahun 2026.
Alternatif bansos yang tersedia di 2026
Walaupun bantuan BLT Kesra sudah tidak disalurkan oleh pemerintah pada tahun ini, masyarakat tidak perlu khawatir karena masih ada berbagai alternatif bantuan sosial yang bisa diakses. Berikut adalah daftarnya:
1. Program Keluarga Harapan (PKH)
Bantuan sosial bersyarat ditujukan untuk keluarga kurang mampu dan rentan, di mana setiap Kartu Keluarga (KK) berhak atas bantuan sesuai kategori berikut:
- Ibu Hamil/Nifas: Sekitar Rp750 ribu per tahap.
- Anak Usia Dini (0-6 tahun): Sekitar Rp750 ribu per tahap.
- Siswa SD/Sederajat: Sekitar Rp225 ribu per tahap.
- Siswa SMP/Sederajat: Sekitar Rp375 ribu per tahap.
- Siswa SMA/Sederajat: Sekitar Rp500 ribu per tahap.
- Penyandang Disabilitas Berat: Sekitar Rp600 ribu per tahap.
- Lanjut Usia (Lansia 60+ tahun): Sekitar Rp600 ribu per tahap.
2. Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT)
Selanjutnya, ada program bantuan pangan non tunai yang dapat diambil dalam bentuk saldo elektronik sebesar Rp600 ribu per tahap setiap tiga bulan, untuk membeli kebutuhan pokok seperti beras, telur, minyak, dan lain-lain dengan menggunakan kartu khusus yang disediakan oleh pemerintah.
3. Program Indonesia Pintar (PIP)
Program ini ditujukan untuk siswa di sekolah-sekolah di Indonesia yang berasal dari keluarga berpenghasilan rendah, dengan jumlah bantuan berbeda-beda di setiap jenjang untuk memenuhi kebutuhan saat bersekolah. Berikut rinciannya:
- Jenjang SD:
- Kelas reguler: Rp450 ribu per tahun.
- Kelas baru dan kelas akhir: Rp225 ribu per tahun.
- Jenjang SMP:
- Kelas reguler: Rp750 ribu per tahun.
- Kelas baru dan kelas akhir: Rp375 ribu per tahun.
- Jenjang SMA/SMK:
- Kelas reguler: Rp1,8 juta per tahun.
- Kelas baru dan kelas akhir: Rp900 ribu per tahun.
4. PBI JKN BPJS Kesehatan
Bantuan iuran BPJS Kesehatan diberikan kepada masyarakat yang kurang mampu agar bisa memperoleh layanan kesehatan secara gratis.
Cara memverifikasi status bantuan sosial
Pemerintah pusat melalui Kementerian Sosial menjelaskan, bagi masyarakat yang ingin mengetahui status penerimaan bantuan sosial, dapat melakukannya melalui langkah-langkah resmi berikut:
1. Website cek bansos Kemensos
- Kunjungi https://cekbansos.kemensos.go.id.
- Pilih wilayah sesuai KTP dan masukkan nama lengkap.
- Isi kode captcha dan klik “Cari Data”.
Sistem akan menampilkan status sebagai penerima dan jenis bantuan sosial yang aktif.
2. Aplikasi Cek Bansos
- Unduh aplikasi “Cek Bansos” melalui Play Store atau App Store.
- Daftar akun, lengkapi informasi, dan lakukan verifikasi dengan mengunggah foto KTP serta swafoto.
- Setelah berhasil login, buka menu “Cek Bansos” dan masukkan data yang dibutuhkan untuk mengetahui statusnya.
