Pemerintah kembali melanjutkan penyaluran Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT) pada tahun 2026 untuk membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pangan pokok sehari-hari.
Program bansos ini masih menjadi perhatian banyak warga karena dinilai membantu mengurangi beban pengeluaran keluarga, terutama di tengah kondisi ekonomi yang belum sepenuhnya stabil.
Meski penyaluran BPNT rutin dilakukan setiap tahun, masih banyak masyarakat yang belum memahami syarat penerima bantuan, cara cek status bansos, hingga proses pendaftarannya secara online.
Agar tidak salah informasi, berikut penjelasan lengkap mengenai syarat penerima BPNT 2026 dan cara cek status bansos secara online lewat HP.
Apa Itu BPNT?
Bantuan Pangan Non-Tunai atau BPNT merupakan program bantuan sosial dari pemerintah yang diberikan kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM).
Dilansir dari informasi resmi Kementerian Sosial, bantuan ini disalurkan secara non-tunai melalui Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) yang dapat digunakan untuk membeli kebutuhan pangan di e-warung atau tempat yang telah bekerja sama.
BPNT bertujuan membantu masyarakat kurang mampu agar tetap bisa memenuhi kebutuhan pangan dasar seperti:
- Beras
- Telur
- Daging
- Kacang-kacangan
- Bahan pangan pokok lainnya
Selain membantu kebutuhan sehari-hari, program ini juga diharapkan mampu meningkatkan ketahanan pangan dan mendukung perlindungan sosial masyarakat.
Besaran Bantuan BPNT 2026
Penerima BPNT umumnya mendapatkan bantuan sebesar Rp200.000 per bulan.
Dalam praktiknya, pencairan bantuan sering dilakukan secara bertahap atau rapel per tiga bulan sehingga total dana yang diterima bisa mencapai Rp600.000.
Penyaluran bantuan dilakukan melalui bank Himbara seperti:
- BRI
- BNI
- Mandiri
- BSI
Untuk beberapa daerah tertentu, pencairan juga dapat dilakukan melalui PT Pos Indonesia.
Syarat Penerima BPNT 2026
Pemerintah menetapkan sejumlah kriteria agar bantuan sosial benar-benar diterima masyarakat yang membutuhkan.
Berikut syarat penerima BPNT 2026 yang perlu diketahui:
- Warga Negara Indonesia (WNI)
- Memiliki KTP dan Kartu Keluarga aktif
- Terdaftar dalam Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN)
- Termasuk keluarga miskin atau rentan miskin
- Bukan ASN, TNI, Polri, atau pegawai BUMN/BUMD
- Tidak memiliki penghasilan tetap yang tinggi
- Tidak menerima bansos lain dengan kategori serupa
- Bersedia menggunakan bantuan untuk kebutuhan pangan
- Data kependudukan sesuai dan valid
Pendataan penerima bantuan biasanya dilakukan secara bertahap mulai dari tingkat desa hingga pemerintah pusat.
Cara Cek Status Penerima BPNT Secara Online
Masyarakat kini dapat mengecek status penerima BPNT secara online melalui layanan resmi milik Kementerian Sosial.
Cara Cek BPNT Lewat Website Kemensos
- Buka situs resmi cekbansos.kemensos.go.id
- Pilih wilayah domisili sesuai KTP
- Masukkan nama lengkap penerima
- Isi kode captcha yang tersedia
- Klik menu Cari Data
Jika data ditemukan, sistem akan menampilkan status penerima bantuan sosial.
Cara Cek BPNT Lewat Aplikasi Cek Bansos
- Unduh aplikasi Cek Bansos melalui Play Store atau App Store
- Buat akun menggunakan data diri lengkap
- Unggah foto KTP dan swafoto
- Lakukan verifikasi akun
- Masuk ke menu profil untuk melihat status bansos
Selain secara online, masyarakat juga bisa menanyakan status bantuan langsung ke kantor desa atau dinas sosial setempat.
Cara Daftar BPNT 2026
Bagi masyarakat yang merasa memenuhi syarat tetapi belum terdaftar sebagai penerima bantuan, pengajuan BPNT dapat dilakukan secara online.
Langkah Daftar BPNT Secara Online
- Kunjungi situs cekbansos.kemensos.go.id atau aplikasi Cek Bansos
- Buat akun baru atau login jika sudah memiliki akun
- Lakukan aktivasi akun
- Pilih menu Daftar Usulan
- Lengkapi data sesuai KTP dan KK
- Pilih jenis bantuan sosial yang ingin diajukan
Setelah proses selesai, data akan diverifikasi terlebih dahulu sebelum ditetapkan sebagai penerima bantuan sosial.
Penyebab BPNT Tidak Cair
Beberapa masyarakat terkadang mengalami kendala karena bantuan BPNT tidak cair meski sebelumnya pernah menerima bantuan.
Hal tersebut bisa terjadi karena beberapa faktor berikut:
- Data kependudukan tidak sesuai
- NIK belum sinkron dengan database pemerintah
- Perubahan kondisi ekonomi keluarga
- Data bansos belum diperbarui
- Masalah pada rekening KKS
Karena itu, masyarakat disarankan rutin melakukan pengecekan status bansos untuk mengetahui perkembangan terbaru.
Penutup
Memahami syarat penerima BPNT 2026 penting agar masyarakat mengetahui apakah termasuk calon penerima bantuan sosial atau tidak.


Komentar