Berita Info
Beranda / Info / AS Tolak Rencana Rusia Kuasai Uranium Iran

AS Tolak Rencana Rusia Kuasai Uranium Iran

AS Tolak Rencana Rusia Kuasai Uranium Iran
AS Tolak Rencana Rusia Kuasai Uranium Iran

Rusia diketahui mengusulkan pengambilalihan uranium yang diperkaya milik Iran sebagai salah satu langkah diplomatik untuk meredakan konflik yang masih berlangsung. Namun, rencana tersebut langsung mendapatkan penolakan dari Amerika Serikat (AS).

Dilansir dari Detik.com Juru bicara Kremlin, Dmitry Peskov, sebagaimana dilaporkan Reuters dan Anadolu Agency pada Kamis (16/4/2026), menyampaikan bahwa Presiden Vladimir Putin telah lebih dulu mengajukan gagasan tersebut.

Ia bahkan menyebutnya sebagai “solusi yang sangat baik”, meskipun pada akhirnya tidak diterima oleh pihak AS.

“Rusia siap menerima uranium yang diperkaya milik Iran di wilayahnya,” kata Peskov kepada saluran televisi India Today, seperti dikutip kantor berita RIA.

“Ini akan menjadi keputusan yang baik. Tetapi sayangnya pihak Amerika menolak proposal ini,” ucapnya.




Peskov juga menuturkan bahwa Putin masih membuka peluang untuk mempertimbangkan kembali ide tersebut apabila diminta oleh negara-negara terkait.

Menurut laporan media, Rusia pertama kali mengajukan ide pengelolaan stok uranium Iran pada Juni tahun lalu, namun tidak mendapat tindak lanjut. Proposal tersebut kembali diajukan oleh Moskow dalam pekan ini.

Di sisi lain, laporan media Amerika Serikat menyebutkan bahwa pemerintahan Presiden Donald Trump telah menolak rencana yang diajukan Rusia tersebut.

Iran sendiri dilaporkan menyatakan bahwa setiap keputusan akan bergantung pada hasil kesepakatan dengan AS, termasuk terkait program nuklirnya.

Sebelumnya, Washington menilai bahwa keberadaan uranium yang diperkaya milik Iran serta potensi pengembangan senjata nuklir menjadi alasan di balik tindakan militernya terhadap Iran.




Seorang wakil Menteri Luar Negeri Rusia pada tahun lalu juga menyebutkan bahwa Moskow bersedia memindahkan serta mengolah uranium Iran menjadi bahan bakar reaktor sipil guna mendukung proses negosiasi.

Pemindahan stok uranium Iran juga disebut sebagai salah satu tuntutan utama AS dalam upaya mencapai kesepakatan damai untuk mengakhiri konflik yang telah berlangsung sejak 28 Februari lalu.

Material tersebut diperkirakan mencapai sekitar 450 kilogram uranium dengan tingkat pengayaan hingga 60 persen, yang dilaporkan berada di fasilitas bawah tanah setelah menjadi target serangan AS dan Israel pada perang sebelumnya.

Menteri Pertahanan AS Pete Hegseth menyatakan bahwa Iran akan menyerahkan stok uranium tersebut secara sukarela, atau jika tidak, AS akan mengambil langkah lain untuk mendapatkannya.

Peskov juga menegaskan bahwa Rusia tidak membenarkan perang antara AS dan Israel terhadap Iran. Ia menyebut Badan Energi Atom Internasional (IAEA), sebagai pengawas nuklir PBB, tidak pernah menemukan bukti bahwa Iran sedang mengembangkan senjata nuklir.




Menurutnya, tuduhan tersebut sering digunakan “sebagai dalih untuk agresi”.

Ketika ditanya mengenai kemungkinan dukungan militer atau intelijen Rusia kepada Iran, Peskov menegaskan bahwa Moskow tidak terlibat dalam konflik tersebut.

“Rusia tidak ikut serta dalam hal ini. Ini bukanlah perang kami.”

Sementara itu, Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyebut bahwa Rusia memberikan dukungan dalam berbagai aspek militer, meskipun tidak merinci lebih lanjut.

Utusan khusus AS untuk Timur Tengah, Steve Witkoff, sebelumnya juga mengatakan bahwa Presiden Vladimir Putin telah meyakinkan Presiden Donald Trump bahwa Rusia tidak memberikan bantuan intelijen kepada Iran.

Table of Contents

Kesimpulan

Rencana Rusia untuk mengambil alih uranium Iran ditolak oleh Amerika Serikat karena dianggap tidak sesuai dengan kepentingan dan kekhawatiran keamanan terkait program nuklir Iran, sehingga usulan tersebut tidak disetujui dalam negosiasi diplomatik.



Sumber Referensi

https://news.detik.com/internasional/d-8448038/niat-rusia-ambil-alih-uranium-iran-ditolak-as?page=2

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bagikan