Memasuki akhir libur panjang Lebaran 2026, arus balik mulai memadati wilayah operasi PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 9 Jember.
Pada Jumat, 27 Maret 2026, sejumlah stasiun dipenuhi penumpang yang kembali ke kota asal atau tempat bekerja. Kepadatan ini menandai puncak mobilitas masyarakat yang diperkirakan berlangsung hingga akhir pekan.
Dilansir dari Ketik.com pelayanan di stasiun meningkat signifikan, mulai dari antrean tiket hingga proses boarding yang berlangsung lebih padat dibandingkan hari biasa.
Berdasarkan data Angkutan Lebaran periode 11–27 Maret 2026, total penumpang di wilayah Daop 9 Jember mencapai 362.629 orang. Dari jumlah tersebut, 177.073 penumpang berangkat, sedangkan 185.556 penumpang tiba, menunjukkan dominasi arus balik.
Manager Hukum dan Humas Daop 9 Jember, Cahyo Widiantoro, menyatakan bahwa tren kenaikan penumpang terlihat dalam beberapa hari terakhir dan diprediksi mencapai puncak pada akhir pekan ini.
“Kami mencatat peningkatan signifikan jumlah penumpang, khususnya pada keberangkatan. Pada hari ini saja jumlahnya sudah berada di kisaran 12 ribu penumpang dan masih berpotensi terus bertambah dalam beberapa hari ke depan,” jelas Cahyo.
Lonjakan penumpang ini menjadi tantangan bagi operasional, terutama dalam menjaga kelancaran arus penumpang di stasiun.
“Kepadatan di stasiun memang tidak dapat dihindari pada periode seperti ini. Namun berbagai langkah antisipasi telah kami lakukan agar pelayanan tetap optimal,” ujar Cahyo.
Ia menilai peningkatan penumpang mencerminkan tingginya kepercayaan masyarakat terhadap kereta api sebagai moda transportasi utama saat arus balik.
“Momentum arus balik akhir pekan ini menunjukkan tingginya kepercayaan masyarakat terhadap kereta api. Hal ini menjadi dorongan bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas layanan,” ungkapnya.
Meski volume penumpang meningkat, pihaknya tetap mengutamakan keselamatan dan kenyamanan seluruh pengguna jasa.
“Kami memastikan operasional tetap berjalan lancar, aman, dan nyaman bagi seluruh pelanggan, baik dari kesiapan sarana, prasarana, maupun petugas di lapangan,” kata Cahyo.
Seiring meningkatnya kebutuhan perjalanan, masyarakat diimbau untuk merencanakan kepulangan dengan baik, termasuk memesan tiket lebih awal.
“Kami mengimbau masyarakat yang belum memiliki tiket agar segera melakukan pemesanan karena ketersediaan tempat duduk semakin terbatas mendekati puncak arus balik,” jelasnya.
Berbagai program promo juga masih tersedia untuk mempermudah pelanggan melakukan perjalanan.
“Saat ini tersedia diskon 30 persen untuk kelas ekonomi komersial sebagai bagian dari stimulus pemerintah, serta promo ‘Silaturahmi’ dengan potongan hingga 20 persen untuk kelas eksekutif,” terang Cahyo.
Ia berharap masyarakat memanfaatkan promo tersebut agar perjalanan lebih hemat.
“Kami mengajak masyarakat memanfaatkan promo yang ada agar perjalanan arus balik menjadi lebih ekonomis sekaligus tetap nyaman,” ujarnya.
Di tengah kondisi stasiun yang padat, seluruh pelanggan diharapkan lebih disiplin dalam mengikuti aturan perjalanan.
“Kami mengharapkan pelanggan datang lebih awal ke stasiun, memperhatikan jadwal keberangkatan, serta mematuhi seluruh ketentuan agar perjalanan berjalan lancar,” pungkasnya.
Kesimpulan
Arus balik Lebaran 2026 di wilayah Daop 9 Jember mencapai puncaknya dengan total 362 ribu penumpang, menunjukkan tingginya mobilitas masyarakat pasca-libur Lebaran.
Sumber Referensi
https://ketik.com/berita/arus-balik-lebaran-2026-memuncak-penumpang-kereta-di-daop-9-jember-tembus-362-ribu


Komentar