Menjelang pergantian tahun 2026, pemerintah kembali menyalurkan bantuan sosial (bansos) susulan PKH dan BPNT tahap 4.
Kabar ini penting bagi kamu yang hingga kini belum menerima pencairan periode Oktober–Desember 2025, karena kesempatan masih terbuka sampai 31 Desember 2025.
Tak hanya bansos keluarga, pemerintah juga memberi kelonggaran bagi bantuan pendidikan. Aktivasi rekening Program Indonesia Pintar (PIP) resmi diperpanjang hingga 31 Januari 2026, agar tidak ada siswa yang gagal mencairkan dana hanya karena kendala administrasi.
Bansos Susulan Tahap 4: Kesempatan Terakhir di Tahun 2025
Pencairan tahap 4 merupakan tahap akhir bansos tahun 2025. Bantuan ini menyasar Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang:
- Belum menerima pencairan sebelumnya
- Mengalami keterlambatan karena proses data
- Masuk daftar susulan periode Oktober–Desember
Pemerintah memastikan proses pencairan tetap berjalan meski di hari libur, termasuk tanggal 28, 29, 30, dan 31 Desember 2025.
Pesan Pemerintah untuk KPM yang Bansosnya Belum Masuk
Jika sampai sekarang saldo belum terlihat, kamu tidak perlu panik. Pemerintah menegaskan pencairan masih berlangsung dan data susulan masih diproses.
Langkah yang disarankan:
- Menghubungi pendamping sosial di wilayahmu
- Meminta pengecekan status melalui aplikasi SIKS-NG
- Mengecek saldo secara berkala di ATM atau rekening penyalur
Catatan penting: Jika status bantuan sudah aktif di sistem, pencairan biasanya tidak memerlukan waktu lama.
Wilayah yang Dilaporkan Sudah Mencairkan Bansos Tahap 4
Hingga akhir Desember, pencairan dilaporkan sudah berjalan di sejumlah wilayah, antara lain:
- Sumatra
- Jawa
- Kalimantan
- Sulawesi
- Bali
Termasuk beberapa kota besar seperti Jakarta, Bandung, Surabaya, Medan, Makassar, dan Denpasar.
Bagi daerah yang belum cair, pemerintah memastikan akan menyusul secara bertahap, sehingga kamu diminta tetap memantau informasi resmi.
Daftar Bantuan yang Tidak Dilanjutkan di Tahun 2026
Selain kabar pencairan, pemerintah juga menyampaikan evaluasi program bansos. Beberapa bantuan dipastikan tidak berlanjut pada 2026, yaitu:
- Penebalan bansos sembako
- BLT Kesra
- BSU BPJS Ketenagakerjaan
- Bantuan beras plus minyak goreng
- BLT Dana Desa yang dinilai rawan penyalahgunaan
Penghentian ini dilakukan agar anggaran lebih fokus dan tepat sasaran. Meski begitu, PKH, BPNT, dan PIP tetap menjadi program prioritas di 2026.
Cara Cek Nama Penerima Bansos Lewat DTSEN Secara Online
Agar tidak bingung, kamu bisa mengecek status bansos secara mandiri.
Cek lewat Aplikasi
- Unduh aplikasi Cek Bansos di Play Store
- Daftar dan login menggunakan NIK
- Pilih menu Cek Bansos
- Isi data domisili dan nama lengkap
- Klik Cari Data dan lihat hasilnya
Cek lewat Website Resmi
Kamu juga bisa mengecek langsung melalui situs Kementerian Sosial:
- Buka cekbansos.kemensos.go.id
- Pilih provinsi, kabupaten/kota, kecamatan, dan desa
- Masukkan nama lengkap sesuai KTP
- Isi kode captcha
- Klik Cari Data
Sistem akan menampilkan status kepesertaan bansos sesuai wilayah yang kamu masukkan.
Penutup
Bansos susulan PKH dan BPNT tahap 4 masih cair hingga 31 Desember 2025. Jika kamu belum menerima, manfaatkan sisa waktu dengan aktif mengecek status, berkoordinasi dengan pendamping sosial, dan memastikan data valid.
Meski sejumlah bantuan dihentikan di 2026, pemerintah menegaskan bahwa PKH, BPNT, dan PIP tetap berlanjut sebagai program utama perlindungan sosial. Jangan sampai hak kamu terlewat hanya karena terlambat cek informasi.



