Bulan Februari 2026 menjadi momen penting bagi jutaan keluarga penerima manfaat (KPM) di seluruh Indonesia.
Pemerintah melalui Kementerian Sosial (Kemensos) melanjutkan penyaluran bantuan sosial (bansos) tahap pertama, termasuk Program Keluarga Harapan (PKH), Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT), dan Penerima Bantuan Iuran (PBI) BPJS Kesehatan yang dibayarkan oleh pemerintah.
Informasi tentang cara cek penerima bansos menggunakan Nomor Induk Kependudukan (NIK) pada KTP menjadi penting untuk dipahami agar masyarakat dapat memastikan hak mereka sebagai penerima bantuan sosial.
Daftar Bansos yang Dicairkan Februari 2026
Dilansir dari detik.com pemerintah memastikan sejumlah program bansos utama dicairkan pada Februari 2026, antara lain:
- PKH (Program Keluarga Harapan), bantuan tunai berdasarkan kategori anggota keluarga, seperti ibu hamil, anak sekolah, lansia, dan penyandang disabilitas.
- BPNT (Bantuan Pangan Non-Tunai), saldo bantuan pangan senilai Rp200.000 per bulan (total Rp600.000 untuk triwulan pertama).
- PBI BPJS Kesehatan, iuran BPJS Kesehatan kelas 3 dibayar pemerintah untuk masyarakat tidak mampu.
Bantuan lainnya seperti bantuan beras hingga program pendidikan (PIP) juga masih berjalan.
Mengapa Cek Status Bansos itu Penting?
Status penerima bansos ditentukan berdasarkan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN), sebuah basis data acuan pemerintah untuk menilai tingkat kesejahteraan rumah tangga. Keluarga yang masuk dalam kriteria desil tertentu berhak mendapatkan bansos.
Karena itu, pengecekan status penerima bansos melalui KTP sangat krusial agar:
- Dapat memastikan apakah Anda terdaftar sebagai penerima bantuan.
- Mengikuti informasi pencairan terbaru.
- Menghindari penipuan terkait bantuan sosial.
Cara Cek BPNT, PKH, dan PBI BPJS Pakai KTP
Cek Online via Website Resmi Kemensos
- Buka situs resmi cekbansos pemerintah di https://cekbansos.kemensos.go.id
- Pilih wilayah sesuai KTP: provinsi, kabupaten/kota, kecamatan, desa/kelurahan.
- Masukkan Nama Lengkap dan NIK KTP.
- Ketik kode captcha yang muncul.
- Klik Cari Data.
Sistem akan menampilkan apakah Anda termasuk penerima bansos, jenis bantuan yang Anda terima, status pencairan, dan kategori desil.
Cek Lewat Aplikasi Resmi “Cek Bansos”
Selain situs web, masyarakat juga bisa mengecek status bansos melalui aplikasi resmi Cek Bansos berikut langkah-langkahnya:
- Unduh aplikasi “Cek Bansos” di Google Play Store (Android) atau App Store (iOS).
- Buka aplikasi setelah proses instalasi selesai.
- Masukkan Nomor Induk Kependudukan (NIK) sesuai KTP pada kolom yang tersedia.
- Ikuti petunjuk di layar untuk melanjutkan proses pengecekan.
- Lihat hasilnya, sistem akan menampilkan apakah Anda terdaftar sebagai penerima bansos atau tidak.
Hindari Situs Palsu dan Penipuan
Beberapa tautan dan formulir pendaftaran mengatasnamakan bansos yang beredar di media sosial bisa jadi bukan resmi Pemerintah.
Situs resmi pengecekan bansos hanya beralamat di domain kemensos.go.id atau aplikasi Cek Bansos yang diotorisasi oleh Kemensos.
Kesimpulan
Pencairan bansos PKH, BPNT, dan PBI BPJS terus berlangsung di Februari 2026 sebagai bagian dari upaya pemerintah membantu masyarakat kurang mampu.
Masyarakat wajib mengecek status penerima dengan mudah menggunakan NIK pada KTP melalui situs resmi atau aplikasi Cek Bansos.
Ini penting untuk memastikan bantuan tepat sasaran dan terhindar dari informasi palsu.
Sumber
https://www.detik.com/sumbagsel/berita/d-8338486/bansos-kemensos-cair-februari-2026-ada-pkh-bpnt-hingga-beras-10-kg
