Cek Syarat dan Ketentuan Bantuan Pangan Non Tunai Tahap 2 Tahun 2025!
Pemerintah kembali menyalurkan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) tahap 2 tahun 2025 sebagai bentuk dukungan bagi keluarga kurang mampu di seluruh Indonesia. Bantuan senilai Rp600.000, yang mencakup periode April hingga Juni 2025, akan disalurkan secara bertahap ke rekening Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) BRI milik Keluarga Penerima Manfaat (KPM).
Proses Pencairan: Dimulai dengan Verifikasi hingga SP2D
Berdasarkan pantauan terbaru dari SIKS-NG per 30 Mei 2025, proses verifikasi rekening KPM telah berhasil diselesaikan oleh Bank Himbara, terutama Bank BRI. Namun, untuk pencairan dana BPNT tidak cukup hanya dengan verifikasi. Ada dua proses penting lanjutan, yaitu:
-
Penerbitan Surat Perintah Membayar (SPM) dari pemerintah sebagai persetujuan resmi penyaluran dana.
-
Penerbitan Surat Perintah Pencairan Dana (SP2D) dan Surat Instruksi (SI) yang memungkinkan dana masuk ke rekening penerima.
Jika tahapan ini selesai, maka bantuan BPNT sebesar Rp600.000 akan segera ditransfer ke rekening masing-masing KPM.
Estimasi Waktu Pencairan
Hingga kini, belum ada tanggal pasti pencairan, namun pemerintah menargetkan bantuan akan cair pada awal Juni 2025. Ini sesuai dengan pernyataan Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) pada konferensi pers 28 Mei 2025 lalu, yang menyebutkan bahwa penyaluran bansos PKH dan BPNT tahap 2 telah dimulai secara bertahap.
Syarat dan Ketentuan Penerima BPNT Tahap 2
Agar bantuan bisa diterima dengan lancar, berikut syarat dan ketentuan yang wajib diperhatikan:
-
Terdaftar sebagai Keluarga Penerima Manfaat (KPM) aktif.
-
Memiliki Kartu Keluarga Sejahtera (KKS), terutama dari Bank Himbara seperti BRI.
-
Terdaftar dalam Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) sebagai basis data penerima bantuan.
-
Tidak termasuk dalam daftar penerima yang dicoret karena verifikasi tidak valid.
-
Tidak sedang menerima bantuan ganda dari program lain dalam waktu bersamaan.
Cara Cek Penerima BPNT Tahap 2 Tahun 2025
Terdapat beberapa cara untuk memastikan apakah Anda termasuk penerima BPNT tahap 2:
-
-
Melalui Situs Resmi Kemensos
- Akses laman https://cekbansos.kemensos.go.id
- Masukkan wilayah (provinsi, kabupaten, kecamatan, desa)
- Masukkan nama lengkap sesuai KTP
- Masukkan kode captcha yang muncul
- Klik “Cari Data”
- Jika muncul status “YA” pada kolom BPNT untuk periode April–Juni 2025, maka bantuan telah disetujui dan siap dicairkan.
-
Melalui Aplikasi Cek Bansos
- Unduh aplikasi “Cek Bansos” di Google Play Store
- Daftar menggunakan NIK
- Masuk ke menu “Cek Bansos”
- Masukkan nama dan data wilayah domisili
- Klik “Cari Data”
-
-
Cek Langsung ke Desa atau Kelurahan
Anda juga bisa datang ke kantor desa/kelurahan atau bertanya langsung pada pendamping sosial untuk memastikan status bansos Anda.
Waspada Penipuan!
Penting untuk diketahui bahwa proses pencairan BPNT tidak dipungut biaya apa pun. Hindari memberikan data pribadi kepada oknum yang mengaku dari bank atau instansi pemerintah. Seluruh proses resmi dilakukan melalui Kemensos, bank penyalur, atau PT Pos Indonesia.
Update Penyaluran Melalui Bank dan Pos
Penyaluran dilakukan lewat dua jalur:
-
Bank (KKS BRI/BSI/BNI): Sebagian besar KPM sudah menunjukkan status “rekening berhasil” di SIKS-NG, namun status SP2D dan SI masih menunggu update.
-
PT Pos Indonesia: Penyaluran masih dalam tahap persiapan dan verifikasi. Status penyaluran untuk BPNT April–Juni 2025 masih belum muncul di sistem.
Pentingnya Pemutakhiran Data DTSEN
Pemutakhiran DTSEN dilakukan secara formal dan partisipatif. Warga bisa menggunakan fitur “Usul dan Sanggah” di aplikasi Cek Bansos jika merasa belum terdata namun layak mendapatkan bantuan.
Berdasarkan data BPS dan Kemensos, sekitar 6,9 juta keluarga telah berhasil diverifikasi dari total 12 juta keluarga dalam pemutakhiran DTSEN tahun ini. Validasi akhir dilakukan oleh BPKP untuk memastikan bantuan tepat sasaran.
Catat dan Bagikan!
-
Nominal: Rp600.000 untuk periode April–Juni 2025
-
Penerima: KPM dengan KKS BRI dan terdaftar di DTSEN
-
Status: Verifikasi selesai, menunggu SP2D dan SI
-
Cek Status: cekbansos.kemensos.go.id atau aplikasi Cek Bansos
-
Estimasi Pencairan: Awal Juni 2025
Jangan lewatkan kesempatan ini dan bantu sebarkan informasi kepada saudara atau tetangga yang berhak menerima. Semoga bantuan ini bisa meringankan beban keluarga Anda!

Komentar