Beranda / Cara Mencairkan Bansos September 2024 Hingga Rp900 Ribu

Cara Mencairkan Bansos September 2024 Hingga Rp900 Ribu

Cara Mencairkan Bansos September 2024 Hingga Rp900 Ribu

Banyak warga Jakarta, khususnya para penerima bantuan Kartu Lansia Jakarta (KLJ) tahun 2024, mengeluhkan keterlambatan pencairan bantuan di media sosial. Mereka mengungkapkan kekesalan karena bantuan tahap 3 (Juli, Agustus, dan September) belum cair sesuai dengan jadwal yang sebelumnya diumumkan. Dinas Sosial DKI Jakarta telah menyatakan bahwa bantuan akan cair pada awal September 2024. Namun, hingga sepertiga bulan September berlalu, masih banyak yang belum bisa mencairkan dana tersebut karena belum ada transfer dana dari pemerintah daerah ke rekening penerima.

Keluhan ini menjadi topik hangat di grup Facebook “Info Bansos DKI Jakarta: KLJ, KAJ, KPDJK, dan KPARJ.” Anggota grup saling bertanya tentang jadwal pencairan di wilayah masing-masing. Sebagian besar mengaku belum menerima tanda-tanda pencairan. Namun, ada yang mengklaim bahwa dana sudah cair di wilayah Cipayung, Jakarta Timur. Sayangnya, ketika diminta bukti, pengguna tersebut tidak bisa menunjukkan, hanya mengatakan bahwa kakeknya sudah berhasil mencairkan bantuan untuk tiga bulan. Hal ini memicu berbagai tanggapan, dari yang penasaran hingga yang menuduhnya berbohong.




Keterlambatan pencairan KLJ ini bukanlah hal baru, namun kali ini tampaknya masyarakat sudah semakin tidak sabar. Bantuan tersebut sangat diperlukan oleh lansia yang sudah tidak memiliki penghasilan tetap. Hingga kini, pihak Pemerintah Provinsi DKI Jakarta belum memberikan klarifikasi mengenai keterlambatan tersebut, meskipun akun Dinas Sosial DKI Jakarta di Instagram terus menerima komplain dari warga.

Di sisi lain, masyarakat yang terdaftar sebagai penerima Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT) juga masih menunggu pencairan dana bantuan untuk September 2024. Meski jadwal penyaluran sudah dimulai, banyak yang melaporkan bahwa saldo mereka belum bertambah. Pengecekan saldo melalui mesin ATM dan aplikasi mobile banking dari bank penyalur, seperti BNI, Mandiri, dan BRI, menunjukkan bahwa dana belum masuk.

Bagi penerima PKH, bantuan akan diberikan dalam jumlah yang bervariasi, mulai dari Rp225.000 hingga Rp750.000 per tahap, tergantung kategori penerima. Sedangkan untuk BPNT, setiap penerima berhak mendapatkan Rp2.400.000 per tahun yang dicairkan sebesar Rp200.000 per bulan. Bagi mereka yang belum menerima bantuan, diimbau untuk tetap sabar karena pencairan dilakukan secara bertahap.

Untuk memastikan pencairan bansos, penerima bisa melakukan pengecekan saldo melalui mesin ATM atau aplikasi mobile banking. Berikut adalah langkah-langkahnya:

Melalui Mesin ATM:

  1. Gunakan mesin ATM dari bank penyalur (BNI, Mandiri, BRI, atau BTN).



  2. Masukkan Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) dan PIN.

  3. Pilih menu “Informasi Saldo” atau “Cek Saldo.”

  4. Saldo BPNT akan ditampilkan di layar.

  5. Lalu jika dana sudah masuk, kalian bisa langsung menarik atau melakukan transaksi dengan saldo tersebut.

Melalui Aplikasi Mobile Banking:

  1. Buka aplikasi mobile banking dari bank yang mengeluarkan KKS.

  2. Login dan pilih menu “Informasi Saldo” atau “Cek Saldo.”

  3. Saldo BPNT akan ditampilkan di layar.

  4. Setelah saldo masuk, kalian dapat melakukan penarikan atau transaksi online menggunakan saldo tersebut.




Dengan cara-cara ini, penerima bantuan dapat memastikan dana bantuan sudah diterima dan siap digunakan untuk kebutuhan sehari-hari. Pengecekan secara berkala sangat disarankan untuk memastikan bantuan tersebut sudah masuk ke rekening masing-masing.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bagikan