Masalah Kesehatan yang Timbul Akibat Kurang Minum Air Putih
Air merupakan bahan terpenting yang dibutuhkan oleh tubuh manusia, karena sebagian besar tubuh manusia terdiri dari air. Air merupakan sumber nutrisi penting untuk sel bahan bakar, menjaga fungsi otak, dan menunjang kinerja organ tubuh. Minum air adalah cara terbaik untuk tetap terhidrasi untuk menjaga keseimbangan air tubuh Anda. Akan tetapi, banyak orang yang tidak minum cukup air setiap harinya. Padahal, penyebab minuman tersebut adalah minuman manis yang menimbulkan gejala dehidrasi. Memperhatikan jumlah konsumsi air putih setiap harinya mampu membuat dampak positif bagi tubuh. Berikut masalah kesehatan yang timbul akibat kekurangan air putih:
-
Sulit Untuk Fokus
Otak kita terdiri dari 73% air, jadi jelas kita membutuhkan banyak air agar tetap fokus, terutama di pagi hari. Tentunya jika Anda bisa fokus di pagi hari, maka akan lebih mudah menjalani hari. Kurang minum air putih dan cairan lain dapat menyebabkan kinerja otak tidak optimal.
-
Badan Terasa Lemas dan Mudah Lelah
Salah satu masalah kurang minum air putih adalah badan terasa lelah bahkan lemas. Hal ini terjadi ketika tubuh mengalami dehidrasi. Sebab, cairan mengurangi kemampuan tubuh dalam mengedarkan darah dari pembuluh darah ke organ. Tentu saja, tubuh Anda tidak dapat berfungsi maksimal jika darah yang kaya oksigen dan nutrisi tidak bekerja dengan baik.
-
Suasana Hati Memburuk
Dehidrasi juga dapat mempengaruhi kesehatan mental Anda, termasuk memperburuk mood Anda. Orang yang kurang minum air putih dan cairan lainnya pasti akan menjadi pemarah, sedih, mudah tersinggung dan pemarah. Ketika suasana hati Anda selalu buruk ketika bangun di pagi hari, tetapi ketika anda mulai terbiasa minum air di pagi hari, anda akan merasa lebih baik.
-
Mual dan Muntah
Saat suhu naik atau saat Anda melakukan aktivitas fisik Saat Anda berkeringat, panas dalam tubuh Anda hilang secara alami. Ketika keseimbangan ekskresi cairan tubuh akibat penggantian cairan terganggu, terjadi mual dan muntah akibat kenaikan suhu tubuh.
-
Kulit Kering
Terlalu sedikit air atau cairan lainnya dapat mengeringkan kulit Anda. Tentunya hal ini tidak boleh dianggap remeh. Agar kulit Anda tetap terhidrasi, Anda harus tetap terhidrasi. Saat Anda dehidrasi, kulit Anda menjadi keriput dan kehilangan kesegaran dan kilaunya. Karena ketika tubuh kekurangan air, kolagen akan rusak dan garis-garis halus serta kerutan pada kulit semakin terlihat.
-
Alami Gangguan Pencernaan
Terlalu sedikit air dapat menyebabkan gangguan pencernaan. Pasalnya, air membantu sistem pencernaan bekerja lebih lancar. Kurang minum air atau cairan lain dapat menghambat kelancaran proses ini. Salah satu dampaknya adalah sembelit atau sulit buang air kecil (BAB).
-
Metabolisme Menjadi Lambat
Jika Anda mengurangi asupan air dan cairan lain, metabolisme tubuh Anda melambat. Metabolisme yang lambat dapat menyebabkan penambahan berat badan. Minum air mengurangi rasa lapar dan juga dapat membantu menurunkan berat badan.
-
Nafsu Makan Meningkat
Jika Anda minum terlalu sedikit air, Anda mungkin akan makan berlebihan. Terkadang rasa haus dan lapar bisa saling tumpang tindih. Minum air sebelum makan menekan sinyal lapar tubuh dan mencegah Anda makan berlebihan.
-
Meningkatkan Resiko Batu Ginjal
Terlalu sedikit minum air dan cairan lain dapat meningkatkan resiko batu ginjal dan infeksi saluran kemih. Saat Anda mengalami dehidrasi, tubuh Anda akan lebih sulit menghilangkan bakteri penyebab infeksi saluran kemih. Selain itu, mineral pembentuk batu yang biasanya hilang melalui air minum dapat menumpuk di ginjal.
-
Kram Hingga Kejang Otot
Terlalu sedikit cairan dapat menyebabkan kram otot, terutama setelah berolahraga atau beraktivitas fisik. Berkeringat dapat menyebabkan penurunan volume plasma dan kadar elektrolit seperti natrium dan kalium. Ketidakseimbangan air minum dan cairan lain dapat menyebabkan kejang otot.
-
Sistem Imunitas Menurun
Saat kita tidur, sistem kekebalan tubuh kita bekerja secara aktif untuk memperbaiki tubuh kita. Agar daya tahan tubuh kita tetap kuat dan tidak cepat melemah, kita perlu minum air putih untuk memberinya energi.
-
Meningkatkan Resiko Stroke
Dampak lain dari terlalu sedikit minum air putih adalah dapat meningkatkan resiko stroke. Menurut sebuah penelitian dari BMC Cardiovascular Disorders, dehidrasi meningkatkan resiko stroke dan mungkin membutuhkan waktu lebih lama untuk pulih jika Anda pernah mengalami stroke. Oleh karena itu, pastikan untuk memenuhi kebutuhan air harian Anda.

Komentar