Cara Cek Desil Bansos 2025 Secara Online, Cepat dan Mudah!
Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) telah menjadi acuan utama pemerintah Indonesia dalam menentukan kelayakan penerima bantuan sosial (bansos) tahun 2025.
Sebelum penyaluran bansos, pemerintah akan melihat apakah kamu pantas memperoleh bantuan ini atau tidak. Program-program seperti PKH, BPNT, dan bantuan lainnya kini lebih fokus pada penerima yang masuk dalam kategori tertentu berdasarkan tingkat Kategori Penerima Bansos Berdasarkan Desil
-
Desil 1–4: Keluarga dengan tingkat kesejahteraan rendah dan prioritas utama penerima PKH, BPNT, serta program bantuan lainnya.
-
Desil 5: Keluarga dengan status menengah bawah, dapat menerima bantuan tertentu, tetapi tidak sepenuhnya menjadi prioritas utama.
-
Desil 6–10: Keluarga dengan tingkat kesejahteraan yang lebih baik, dan tidak termasuk dalam daftar prioritas penerima bansos.
Cara Cek Desil Bansos 2025 Secara Online
Kementerian Sosial menyediakan dua cara bagi masyarakat untuk mengecek status Desil mereka secara resmi, baik secara online maupun offline.
Berikut adalah panduan lengkapnya:
-
-
Melalui Aplikasi Cek Bansos
- Unduh aplikasi Cek Bansos dari Play Store (Android) atau App Store (iOS).
- Registrasi akun menggunakan NIK KTP dan nomor KK serta unggah foto KTP dan swafoto untuk verifikasi.
- Setelah akun terverifikasi, login dan buka menu Profil.
- Temukan bagian Desil Kesejahteraan yang akan menunjukkan posisi tingkat kesejahteraan keluarga Anda di dalam DTKS.
-
-
Melalui Website Resmi
- Akses website resmi cekbansos.kemensos.go.id.
- Isi data provinsi, kabupaten/kota, kecamatan, dan desa sesuai dengan KTP.
- Masukkan nama lengkap dan kode captcha, lalu klik tombol “Cari Data”.
- Website ini akan menampilkan status Desil berdasarkan data yang ada pada sistem.
- Penetapan desil dilakukan berdasarkan data sosial ekonomi seperti penghasilan, kondisi rumah, aset, konsumsi, dan indikator kesejahteraan lain) dari data DTSEN.
Bagi kamu yang kesulitan mengakses aplikasi ataupun website, pengecekan dapat dilakukan secara offline di kantor desa atau kelurahan setempat. Penetapan desil dilakukan berdasarkan data sosial ekonomi (penghasilan, kondisi rumah, aset, konsumsi, dan indikator kesejahteraan lain) dari data DTSEN.
“Masyarakat dapat meminta petugas untuk memeriksa status Desil keluarga melalui sistem yang terhubung dengan DTSEN,
keluarga di Desil 6–10 biasanya tidak memiliki prioritas untuk menerima bantuan sosial.

Komentar