Hingga Desember 2025, BLT Rp900.000 Terus Cair—Kemenkeu: Belanjakan untuk Kebutuhan
Hingga Desember 2025, BLT Rp900.000 Terus Cair—Kemenkeu: Belanjakan untuk Kebutuhan. Kementerian Keuangan (Kemenkeu) percaya bahwa penyaluran Bantuan Langsung Tunai (BLT) sebesar Rp900.000 kepada 35 juta keluarga penerima manfaat (KPM) akan mempercepat peningkatan konsumsi rumah tangga pada kuartal IV-2025.
Keyakinan tersebut muncul setelah laju konsumsi rumah tangga pada kuartal III-2025 tercatat menurun, mencapai level terendah dalam 14 tahun terakhir, kecuali pada masa pandemi.
Direktur Jenderal Strategi Ekonomi dan Fiskal Kemenkeu, Febrio Nathan Kacaribu, menjelaskan bahwa BLT ini ditujukan bagi empat desil masyarakat terendah, yang cenderung memiliki proporsi belanja tambahan yang sangat tinggi.
“Ini berarti jika kita menambahkan Rp900.000 ke dalam dompet masyarakat, setidaknya 90 persen dari jumlah tersebut akan mereka belanjakan,” kata Febrio dalam konferensi pers APBN Kita yang dikutip pada Minggu (23/11/2025).
Febrio optimis bahwa total BLT sebesar Rp31,95 triliun itu akan segera digunakan untuk kebutuhan sehari-hari, dan dampaknya akan langsung terlihat pada komponen konsumsi Produk Domestik Bruto (PDB) di kuartal IV-2025.
“(BLT Rp900.000) ini akan menjadi bagian dari konsumsi masyarakat dan terlihat pada kontribusi konsumsi dalam PDB kita di kuartal keempat,” ujar Febrio.
Keyakinan Kemenkeu untuk mempercepat distribusi BLT muncul di tengah laporan dari Badan Pusat Statistik (BPS) yang mengindikasikan menurunnya daya beli masyarakat.
Deputi Bidang Neraca dan Analisis Statistik BPS, Moh. Edy Mahmud, menyampaikan bahwa pertumbuhan konsumsi rumah tangga hanya mencapai 4,89 persen secara tahunan (year on year/YoY) pada kuartal III-2025. Angka ini lebih rendah dibandingkan kuartal II-2025 (4,96 persen YoY) dan kuartal III-2024 (4,91 persen YoY).
“Komponen ini (konsumsi rumah tangga) tumbuh 4,89 persen YoY yang menunjukkan adanya penurunan dalam tingkat konsumsi masyarakat,” jelas Edy dalam konferensi pers di Kantor Pusat BPS, Jakarta, Rabu (5/11/2025).
BPS mencatat bahwa angka 4,89 persen YoY pada kuartal III-2025 merupakan angka terendah dalam 14 tahun terakhir untuk periode kuartal III, di luar fase pandemik Covid-19 (2020 dan 2021).
Pemerintah telah menyalurkan dana total sebesar Rp31,95 triliun untuk program BLT Rp900. 000 ini. Hingga 31 Oktober 2025, realisasi penyaluran mencapai Rp13,1 triliun kepada 14,6 juta keluarga penerima manfaat melalui transfer langsung ke rekening.
Sejak Jumat (21/11/2025), penyaluran BLT dilanjutkan melalui PT Pos Indonesia untuk keluarga penerima yang tidak memiliki rekening. KPM tersebut bisa langsung mengambil BLT Rp900. 000 di balai desa masing-masing.
Sumber : okezone.com

Komentar