Beranda / PKH–BPNT Cair? Begini Cara Cek Statusnya!

PKH–BPNT Cair? Begini Cara Cek Statusnya!

PKH–BPNT Cair? Begini Cara Cek Statusnya!

PKH–BPNT Cair? Begini Cara Cek Statusnya. Pemerintah telah membuat cara yang lebih mudah bagi masyarakat untuk memeriksa status mereka sebagai Keluarga Penerima Manfaat (KPM) dalam program bantuan sosial (bansos).

Masyarakat dapat melakukan pengecekan status pencairan Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) secara mandiri melalui situs resmi yang dikelola oleh Kementerian Sosial (Kemensos).

Proses ini memberi kesempatan kepada masyarakat untuk mengetahui jika nama mereka terdaftar dan berhak untuk mendapatkan bantuan, serta untuk mengawasi jadwal pencairan dana.



Cara Memeriksa Penerima Bansos PKH dan BPNT

  • Kunjungi situs resmi Kemensos di cekbansos.kemensos.go.id
  • Isi kolom wilayah dengan memilih provinsi, kabupaten/kota, kecamatan, dan desa/kelurahan sesuai dengan informasi yang terdapat di Kartu Tanda Penduduk (KTP).
  • Masukkan nama lengkap Anda sesuai dengan KTP.
  • Tulis kode captcha yang muncul dalam gambar sebagai langkah verifikasi.
  • Tekan tombol “Cari Data”.

Sistem akan menunjukkan status penerima PKH atau BPNT jika nama Anda terdaftar sebagai KPM.



Jadwal dan Besaran Bantuan

PKH dan BPNT adalah dua program utama dari pemerintah yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan dalam masyarakat yang miskin dan rentan. Bantuan dana PKH dicairkan secara bertahap setiap tiga bulan atau triwulan, sehingga dalam setahun terdapat empat kali pencairan.

Cek Desil Bansos Online 2026, Kini Bisa Dilakukan Lebih Mudah Tanpa Datang ke Kantor

Jadwal pencairan biasanya mengikuti pola sebagai berikut:

  • Pencairan pertama: Januari hingga Maret.
  • Pencairan kedua: April hingga Juni.
  • Pencairan ketiga: Juli hingga September.
  • Pencairan keempat: Oktober hingga Desember.

Dana bantuan PKH, yang merupakan bantuan tunai bersyarat (conditional cash transfer), langsung ditransfer ke rekening KPM. Program ini memiliki syarat yang ketat, seperti memastikan anak-anak bersekolah atau menjalani pemeriksaan kesehatan untuk memutus siklus kemiskinan antar-generasi.



Jumlah bantuan PKH yang diterima oleh KPM bervariasi tergantung pada komponen anggota keluarga yang memenuhi syarat, dengan rinciannya sebagai berikut:

  • Komponen ibu hamil/nifas: sekitar Rp3.000.000 per tahun.
  • Komponen anak usia dini (0-6 tahun): sekitar Rp3.000.000 per tahun.
  • Komponen pendidikan anak SD/Sederajat: sekitar Rp900.000 per tahun.
  • Komponen pendidikan anak SMP/Sederajat: sekitar Rp1.500.000 per tahun.
  • Komponen pendidikan anak SMA/Sederajat: sekitar Rp2.000.000 per tahun.
  • Komponen lanjut usia di atas 70 tahun: sekitar Rp2.400.000 per tahun.
  • Komponen disabilitas berat: sekitar Rp2.400.000 per tahun.

Sementara itu, BPNT adalah sebuah program bantuan pangan non tunai yang diberikan setiap bulan dalam bentuk komoditas pangan seperti beras atau telur.

Jumlah bantuan BPNT per tahap di tahun 2025 berada dalam kisaran Rp200.000 per bulan atau Rp600.000 per tahap untuk setiap keluarga penerima manfaat.




Sumber : https://www.kompas.tv/info-publik/632097/cara-praktis-cek-status-dan-nama-penerima-bansos-pkh-dan-bpnt-lewat-situs-kemensos-november-2025

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bagikan