Program Keluarga Harapan Masih Berlanjut di 2025
Kabar baik bagi jutaan masyarakat penerima manfaat. Pemerintah memastikan bahwa Program Keluarga Harapan (PKH) masih berlanjut di tahun 2025, dengan pencairan yang dimulai sejak awal Oktober hingga Desember 2025 untuk tahap keempat.
Melalui PKH, pemerintah terus berkomitmen membantu keluarga dengan kondisi ekonomi menengah ke bawah agar bisa memenuhi kebutuhan dasar, terutama di bidang pendidikan, kesehatan, dan kesejahteraan sosial.
Program ini dikelola langsung oleh Kementerian Sosial (Kemensos) dan menargetkan lebih dari 10 juta keluarga penerima manfaat (KPM) di seluruh Indonesia.
Berapa Besaran Dana yang Diterima Penerima PKH 2025?
Penerima PKH 2025 akan mendapatkan bantuan dengan jumlah berbeda sesuai kategori dan tanggungan keluarga. Jika dijumlahkan secara keseluruhan, total bantuan bisa mencapai Rp3 juta per tahun, tergantung jumlah anggota keluarga yang memenuhi kriteria.
Berikut rincian besaran bantuannya:
- Ibu hamil dan anak usia dini (0–6 tahun): Rp750.000 per tahap atau Rp3.000.000 per tahun
- Anak sekolah SD/sederajat: Rp225.000 per tahap atau Rp900.000 per tahun
- Anak sekolah SMP/sederajat: Rp375.000 per tahap atau Rp1.500.000 per tahun
- Anak sekolah SMA/sederajat: Rp500.000 per tahap atau Rp2.000.000 per tahun
- Lansia (di atas 70 tahun): Rp600.000 per tahap atau Rp2.400.000 per tahun
- Penyandang disabilitas berat: Rp600.000 per tahap atau Rp2.400.000 per tahun
Satu keluarga bisa mendapatkan lebih dari satu kategori bantuan, tergantung jumlah tanggungan dan kondisi ekonomi yang terdata di sistem DTSEN (Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional).
Cara Cek Status Penerima PKH 2025
Bagi kamu yang ingin memastikan apakah masih terdaftar sebagai penerima PKH tahun 2025, bisa langsung cek secara online melalui situs resmi Kemensos tanpa harus datang ke kantor desa atau kelurahan.
Berikut langkah-langkahnya:
- Buka situs cekbansos.kemensos.go.id
- Isi data wilayah sesuai KTP (provinsi, kabupaten, kecamatan, dan desa/kelurahan).
- Ketik nama lengkap sesuai yang tercantum di KTP.
- Masukkan kode verifikasi (captcha).
- Klik tombol “Cari Data.”
Jika namamu terdaftar, akan muncul keterangan penerima bantuan dan jenis program bansos yang kamu dapatkan, termasuk PKH dan BPNT.
Penyaluran Lewat Bank Himbara dan Kantor Pos
Pencairan PKH tahap IV tahun 2025 dilakukan melalui bank-bank Himbara (BRI, BNI, Mandiri, dan BTN) serta Kantor Pos Indonesia bagi wilayah tanpa akses perbankan.
Dana bantuan akan langsung ditransfer ke rekening Keluarga Penerima Manfaat (KPM), dan bisa ditarik melalui Kartu Keluarga Sejahtera (KKS).
Kemensos menegaskan bahwa pencairan dilakukan bertahap per wilayah, sehingga tidak semua penerima akan menerima dana di waktu yang sama. Penerima diminta untuk mengecek saldo KKS atau memantau jadwal penyaluran di e-warong terdekat.
PKH Jadi Andalan Program Pengentasan Kemiskinan
Program PKH bukan hanya sekadar bantuan uang tunai, tetapi juga menjadi sarana peningkatan kesejahteraan keluarga prasejahtera.
Penerima diwajibkan memenuhi komitmen program, seperti memastikan anak tetap bersekolah, melakukan pemeriksaan kesehatan rutin untuk balita dan ibu hamil, serta menjaga keberlangsungan pendidikan bagi anak-anak.
Dengan bantuan hingga Rp3 juta per tahun, diharapkan penerima dapat lebih mandiri dan meningkatkan kualitas hidup keluarga secara bertahap.
Kesimpulan
Pencairan PKH tahap IV tahun 2025 menjadi kabar baik bagi jutaan keluarga di Indonesia. Selain membantu kebutuhan dasar, program ini juga mendukung peningkatan pendidikan dan kesehatan keluarga penerima manfaat.
Segera cek status penerimaanmu secara online agar tidak ketinggalan pencairan. Gunakan bantuan dengan bijak dan pastikan data keluarga tetap aktif di DTSEN untuk bisa menerima bantuan di tahun berikutnya.

Komentar