Apa Beda PIP dengan KIP: Penjelasan dan Panduan Cara Mendapatkannya
Banyak masyarakat masih bingung mengenai perbedaan antara Program Indonesia Pintar (PIP) dan Kartu Indonesia Pintar (KIP).
Keduanya sama-sama bertujuan untuk mendukung akses pendidikan bagi anak dari keluarga miskin atau rentan miskin, namun memiliki mekanisme dan bentuk yang berbeda.
Dilansir dari sumber detikcom Senin (21/7/2025) Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) menegaskan bahwa PIP adalah program bantuan, sedangkan KIP adalah kartu identitas penerima bantuan tersebut.
Perbedaan PIP dan KIP
Agar lebih jelas, berikut perbedaan mendasar antara keduanya:
- Program Indonesia Pintar (PIP)
Merupakan program bantuan biaya pendidikan dari pemerintah yang diberikan kepada siswa SD, SMP, SMA/SMK hingga perguruan tinggi. Dana ini bertujuan membantu siswa tetap bersekolah dan mencegah putus sekolah. - Kartu Indonesia Pintar (KIP)
Adalah kartu identitas yang diberikan kepada siswa penerima PIP. KIP menjadi bukti sah bahwa siswa tersebut berhak mendapatkan bantuan pendidikan dari pemerintah.
Dengan kata lain, PIP adalah programnya, KIP adalah kartunya.
Besaran Bantuan PIP
Dana bantuan PIP bervariasi tergantung jenjang pendidikan, yaitu:
- SD/MI: Rp450.000 per tahun
- SMP/MTs: Rp750.000 per tahun
- SMA/SMK/MA: Rp1.000.000 per tahun
Dana ini dicairkan melalui bank penyalur yang bekerja sama dengan pemerintah, seperti BRI, BNI, atau Bank Mandiri.
Cara Mendapatkan KIP
Untuk mendapatkan Kartu Indonesia Pintar (KIP), siswa atau orang tua perlu mengikuti langkah berikut:
- Melapor ke sekolah dengan membawa Kartu Keluarga (KK) dan KTP orang tua.
- Pihak sekolah akan mendaftarkan siswa ke sistem Data Pokok Pendidikan (Dapodik).
- Verifikasi dan validasi data dilakukan oleh Kemendikbudristek dan Kementerian Sosial.
- Jika dinyatakan layak, siswa akan menerima KIP sebagai tanda penerima PIP.
Cara Cek Status Penerima PIP
Masyarakat bisa melakukan pengecekan status penerima bantuan melalui laman resmi pip.kemdikbud.go.id dengan memasukkan NIK, NISN, dan tanggal lahir siswa.
Jika terdaftar, data penerima dan jumlah bantuan akan langsung muncul di layar.
Komitmen Pemerintah
Pemerintah berharap dengan adanya PIP dan KIP, tidak ada lagi anak Indonesia yang putus sekolah karena keterbatasan biaya.
Program ini juga menjadi bentuk nyata dukungan negara dalam mencerdaskan kehidupan bangsa.
Kesimpulan
Perbedaan utama antara PIP dan KIP terletak pada fungsi dan bentuknya. PIP adalah program bantuan pendidikan, sedangkan KIP adalah kartu identitas penerima program tersebut.
Keduanya saling berkaitan dan bertujuan memastikan anak-anak dari keluarga miskin maupun rentan miskin tetap bisa melanjutkan pendidikan tanpa terkendala biaya.
Dengan memahami perbedaan dan cara mendapatkannya, masyarakat dapat lebih mudah mengakses bantuan ini.
Pemerintah menegaskan bahwa PIP dan KIP hadir sebagai komitmen untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan mencegah anak putus sekolah.
Sumber: https://news.detik.com/berita/d-8022377/apa-perbedaan-pip-dan-kip-ini-penjelasan-dan-cara-mendapatkannya



