Beranda / Kemensos Lakukan Uji Coba Sistem Payment ID untuk Distribusi Bansos

Kemensos Lakukan Uji Coba Sistem Payment ID untuk Distribusi Bansos

Kemensos Lakukan Uji Coba Sistem Payment ID untuk Distribusi Bansos

Kemensos Lakukan Uji Coba Sistem Payment ID untuk Distribusi Bansos. Kementerian Sosial (Kemensos) saat ini sedang melakukan uji coba distribusi bantuan sosial (bansos) menggunakan Payment ID, termasuk di Banyuwangi, Jawa Timur, sebagai langkah untuk digitalisasi yang bertujuan memudahkan masyarakat.

“Kita perlu melakukan ini, agar lebih transparan dan dapat diakses oleh semua orang, sehingga bantuan bisa lebih tepat sasaran dan efisien, sehingga banyak manfaat yang dapat diperoleh dari digitalisasi dalam penyaluran bansos,” ungkap Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf (Gus Ipul) di Jakarta, dilansir Antara pada hari Selasa.

Dia mengakui bahwa masih banyak tantangan yang dihadapi dalam proses digitalisasi ini, terutama karena banyak penerima bantuan adalah lanjut usia yang belum terbiasa menggunakan teknologi. Oleh karena itu, Kemensos akan menyesuaikan cara penyaluran bansos, termasuk memberikan dukungan melalui pendamping sosial.



Ia menambahkan bahwa penggunaan Payment ID tetap akan menghubungkan mekanisme penyaluran yang sudah ada sebelumnya, baik melalui Bank Himbara maupun PT Pos Indonesia untuk wilayah yang terpencil, tertinggal, dan terluar (3T).

“Kita sedang mencari cara terbaik, karena penerima melalui PT Pos berada di daerah 3T, atau lokasi yang belum memiliki infrastruktur perbankan. Jadi, kita akan mencoba terlebih dahulu, melakukan pengujian, dan mendalaminya,” katanya.

Ia berharap di masa mendatang, penggunaan Payment ID dalam penyaluran bansos akan memudahkan pemerintah, bank, dan pihak berwenang lainnya dalam memverifikasi apakah bantuan yang diberikan telah sesuai dengan tujuannya.




“Di masa depan, jika bantuan ini untuk membeli sembako, ada barcode yang hanya bisa digunakan untuk pembelian sembako. Ini masih dalam tahap uji coba, jadi kita tunggu saja. Kami merupakan bagian dari tim ini, termasuk Dewan Ekonomi Nasional (DEN) yang membentuk tim untuk digitalisasi penyaluran bansos dari berbagai kementerian, salah satunya melalui data dari Kemensos,” terangnya.

Payment ID adalah pengenal unik yang terdiri dari sembilan karakter yang dihasilkan dari data kependudukan berdasarkan Nomor Induk Kependudukan (NIK). Identitas ini dirancang untuk mengintegrasikan informasi keuangan individu, mulai dari rekening bank hingga akun dompet digital (e-wallet).

Berdasarkan studi BI, Payment ID juga akan berfungsi untuk melengkapi dan memperkuat analisis dalam sektor keuangan, khususnya dalam penyaluran kredit, namun tidak akan menggantikan Sistem Layanan Informasi Keuangan (SLIK) dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK).




Sumber: https://www.antaranews.com/berita/5033369/kemensos-uji-coba-penyaluran-bansos-lewat-payment-id

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bagikan