Beranda / Manfaat Buah Pisang Bagi Kesehatan Tubuh

Manfaat Buah Pisang Bagi Kesehatan Tubuh

Manfaat Buah Pisang Bagi Kesehatan Tubuh

Pisang merupakan salah satu jenis buah yang paling mudah didapat di Indonesia. Tidak perlu membelinya di toko buah, bahkan banyak orang yang bisa dengan mudah memetiknya di kebun atau kebun dekat rumah. Selain rasanya yang manis, para ahli kesehatan juga sepakat bahwa pisang memiliki manfaat yang besar bagi tubuh. Pisang tersedia dalam berbagai ukuran, dari yang kecil, sedang, hingga cukup besar, namun isi hampir semua pisang serupa.

Sebagai makanan kesehatan, pisang kaya akan serat makanan. Manfaat pisang sebagai sumber energi sudah banyak diketahui. Buah-buahan tropis yang manis seperti pisang ini juga kaya akan nutrisi yang baik untuk kesehatan Anda. Pisang tidak hanya bisa dimakan langsung, tapi juga diolah menjadi berbagai makanan. Berikut penjelasan mengenai kandungan nutrisi dan manfaat pisang bagi kesehatan tubuh anda:

 




Kandungan Nutrisi Buah Pisang

Dalam 100 gram pisang matang, ada beberapa kandungan nutrisi diantaranya:

  • Kalori: 89

  • Protein: 1,1 gram

  • Karbohidrat: 22,8 gram

  • Gula: 12,2 gram

  • Serat: 2,6 gram

  • Lemak: 0,3 gram

  • Kandungan air: 75%

  • Berbagai mineral, yakni folat, niasin, tembaga, potasium, dan magnesium.

  • Vitamin C dan B6

     




 

Karbohidrat yang terdapat pada pisang mentah adalah pati, sejenis serat yang sulit dicerna usus. Namun, saat pisang matang dan siap disantap, jumlah serat makanannya berkurang, sehingga pisang mendapatkan manfaat penuhnya. Gula yang paling umum ditemukan dalam pisang adalah sukrosa, fruktosa, dan glukosa. Pisang matang bisa mengandung lebih dari 16% gula. Pisang juga merupakan sumber serat makanan yang baik. Beberapa pektin dalam pisang menjadi larut dalam air, terutama saat pisang sudah matang. Saat pisang matang, kadar pektin yang larut dalam air meningkat. Inilah salah satu alasan utama mengapa tekstur pisang menjadi lebih lembut saat matang.

Manfaat Buah Pisang Bagi Kesehatan Tubuh

  1. Menjadi Sumber Energi

    Pisang dianggap sebagai sumber karbohidrat yang baik. Pisang berukuran sedang mengandung sekitar 27 gram karbohidrat. Di dalam tubuh, karbohidrat dipecah menjadi glukosa yang merupakan sumber energi utama untuk aktivitas tubuh. Buah ini juga cocok dikonsumsi oleh orang sakit untuk menambah energi dan membantu proses pemulihan.

  2. Melancarkan Sirkulasi Darah

    Pisang kaya akan potasium, mineral yang sangat penting untuk menjaga fungsi jantung dan sirkulasi darah. Hal ini menjaga sirkulasi oksigen yang baik ke otak dan mencegah resiko stroke akibat tekanan darah tinggi. Kalium yang terdapat pada pisang berperan dalam menjaga kesehatan pembuluh darah untuk menjaga distribusi oksigen di otak dan bagian tubuh lainnya. Selain itu, potasium membantu menjaga detak jantung tetap stabil dan menurunkan tekanan darah. Dengan kata lain, buah ini baik untuk jantung Anda.

    Tidak perlu obat, dengan mengkonsumsi pisang, orang yang sulit buang air besar juga bisa disembuhkan dengan mengkonsumsi pisang. Hal ini karena pisang memiliki efek mendorong ekskresi produk limbah dari tubuh selama proses metabolisme.

  3. Menjaga Kesehatan Saluran Pencernaan

    Pisang merupakan sumber probiotik yang baik sehingga baik untuk menjaga kesehatan usus dan saluran pencernaan. Penelitian menunjukkan bahwa probiotik tidak hanya dapat mengatasi respons tubuh terhadap penggunaan antibiotik, tetapi juga diare yang disebabkan oleh virus, bakteri, dan parasit.

     




  4. Membantu Program Diet

    Pisang juga mengandung serat makanan yang membantu mencegah sembelit. Pisang juga merupakan buah yang lembut di perut karena rendah asam. Hal ini karena pisang dianggap sebagai buah yang kaya akan serat makanan. Kandungan seratnya yang tinggi membantu Anda merasa kenyang lebih lama, menekan nafsu makan, dan mengurangi keinginan untuk makan berlebihan. Inilah mengapa pisang baik untuk orang yang sedang program penurunan berat badan.

  5. Mengurangi Resiko Kanker

    Senyawa antioksidan yang terdapat pada buah pisang mampu mencegah radikal bebas yang merusak sel dan jaringan tubuh. Hal ini tentunya dapat mengurangi risiko terkena penyakit kronis seperti kanker.

  6. Merawat Kelembaban Kulit

    Pisang campur madu ampuh mengatasi kulit kering. Campuran ini juga dipercaya bermanfaat dalam mengobati jerawat. Yang perlu Anda lakukan hanyalah menggiling daging buah pisang yang sudah matang dan mengoleskannya pada kulit wajah Anda yang berjerawat. Anda juga bisa mencampurnya dengan lemon atau madu. Diamkan selama 15-30 menit, lalu basuh wajah dengan air bersih dan keringkan. Lakukan secara rutin hingga jerawat hilang.

  7. Meningkatkan Kesuburan Pria

    Konsumsi pisang secara rutin juga memiliki manfaat khusus bagi pria. Penting untuk diketahui bahwa kekurangan kalium dapat menyebabkan penurunan testosteron, hormon yang berhubungan dengan kesuburan. Oleh karena itu, mengkonsumsi pisang dapat mencegah penurunan hormon testosteron. Selain meningkatkan hormon tersebut, potasium yang terdapat pada pisang juga dapat meningkatkan libido dan stamina seksual pria.

  8. Mencegah Batu Ginjal

    Kalium dalam pisang tidak hanya baik untuk kesehatan jantung, tapi juga membantu mencegah batu ginjal. Penelitian menunjukkan bahwa orang yang konsisten mengonsumsi cukup potasium memiliki resiko lebih rendah terkena batu ginjal.

     




  9. Menjaga Kesehatan Selama Masa Kehamilan

    Berbagai vitamin, mineral, antioksidan, dan senyawa lain yang terdapat pada pisang memberikan dukungan penting bagi kesehatan ibu dan perkembangan janin. Mengkonsumsi pisang juga dapat membantu mencegah risiko diabetes gestasional, yang dapat dikaitkan dengan kurang tidur pada ibu hamil. Manfaat pisang untuk ibu hamil terutama terletak pada kandungan magnesium dan triptofannya yang membantu ibu hamil meningkatkan kualitas tidurnya.

  10. Membantu Menjaga Kadar Gula Darah

    American Heart Association merekomendasikan buah-buahan yang tinggi serat karena membantu menurunkan kadar gula darah. Selain itu tinjauan pada tahun 2018 oleh Mark P. McRae dari Lombard National University of Health Sciences yang diterbitkan di National Library of Medicine menemukan bahwa mengkonsumsi makanan berserat tinggi mengurangi risiko diabetes tipe 2 dan menurunkan kadar gula darah pada orang yang sudah menderita diabetes.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bagikan