Awal tahun 2026 membawa kabar baik bagi Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang menantikan pencairan bantuan sosial.
Meski sebagian KPM masih menunggu proses verifikasi data untuk bantuan rutin seperti BPNT Tahap 1, ada tiga program bansos besar lainnya yang sudah mulai disalurkan dan bisa langsung digunakan.
Langkah ini dilakukan untuk memastikan bantuan tersalurkan tepat sasaran dan memberikan manfaat segera bagi masyarakat yang membutuhkan.
Pemutakhiran Data DTKS untuk Penyaluran Bantuan Tepat Sasaran
Keakuratan data menjadi prioritas agar bantuan diterima tepat pada penerima yang membutuhkan. Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) sekarang diperbarui secara rutin setiap tiga bulan.
Artinya, status penerima bantuan bersifat dinamis—seseorang yang menerima bantuan pada triwulan pertama bisa saja tidak menerima pada triwulan berikutnya jika kondisi ekonominya sudah membaik.
Saat ini, proses verifikasi lapangan dan administratif masih berlangsung, sehingga KPM diminta bersabar menunggu pencairan BPNT Tahap 1.
3 Bansos yang Sudah Dicairkan di Januari 2026
Melansir informasi dari RadarBogor, meskipun BPNT Tahap 1 masih dalam tahap pencairan, KPM sudah dapat menikmati tiga jenis bantuan sosial yang sudah aktif pada bulan ini:
1. Program Indonesia Pintar (PIP) – Termin 3 Susulan
Berdasarkan informasi dari kanal Info Bansos, bantuan pendidikan ini disalurkan mulai awal Januari hingga 31 Januari 2026. Penerima adalah siswa dari keluarga miskin atau rentan miskin yang datanya baru lengkap, terlambat pada periode sebelumnya, atau usulan baru dari pihak terkait.
Besaran bantuan per tahun berbeda-beda menurut jenjang pendidikan:
- PAUD/TK dan SD: Rp450.000
- SMP: Rp750.000
- SMA/SMK: sampai Rp1.800.000
Pencairan dilakukan melalui bank BRI, BNI, dan Mandiri, dengan status penerimaan dapat dicek melalui situs resmi PIP atau aplikasi Sipintar.
2. PBI JK (Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan)
Bantuan ini berupa iuran BPJS Kesehatan bagi masyarakat miskin atau rentan, sehingga penerima bisa mengakses layanan kesehatan secara gratis.
Manfaat bantuan ini sangat dirasakan, terutama saat musim hujan, karena memungkinkan penerima untuk berobat atau melakukan pemeriksaan kesehatan di fasilitas kesehatan tanpa mengeluarkan biaya tambahan.
Status kepesertaan dapat dicek melalui aplikasi Mobile JKN, situs BPJS Kesehatan, atau laman resmi Kemensos.
3. Makan Bergizi Gratis (MBG)
Program MBG merupakan salah satu bantuan sosial terbesar yang mulai disalurkan sejak 8 Januari 2026. Sasaran program ini mencakup ibu hamil, balita, anak-anak sekolah dari TK hingga SMA, serta diperluas untuk lansia di atas 75 tahun dan penyandang disabilitas.
Program ini dikelola oleh Badan Gizi Nasional (BGN) dengan anggaran mencapai Rp35 triliun pada tahun 2026.
Menu yang disediakan meliputi nasi, lauk-pauk, sayur, buah, dan susu sesuai standar gizi nasional, dan disalurkan melalui Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur umum di sekolah serta wilayah 3T.
Kesimpulan
Sambil menunggu BPNT Tahap 1 2026, KPM sudah bisa mencairkan tiga bansos ini.
