Program bantuan sosial Program Keluarga Harapan (PKH) kembali disalurkan pemerintah pada tahun 2026. Informasi terkait jadwal dan mekanisme pencairan menjadi hal penting bagi masyarakat, khususnya Keluarga Penerima Manfaat (KPM), agar tidak ketinggalan proses pencairan bantuan.
Memasuki triwulan kedua tahun ini, pencairan bansos PKH sudah mulai berjalan secara bertahap di berbagai daerah. Namun, masih banyak masyarakat yang belum memahami jadwal pasti dan cara mencairkannya. Berikut penjelasan lengkap yang perlu diketahui.
Cek Jadwal Pencairan Bansos PKH 2026
Pemerintah melalui Kementerian Sosial menetapkan penyaluran bansos PKH dilakukan dalam empat tahap (triwulan) sepanjang tahun:
- Tahap 1: Januari – Maret
- Tahap 2: April – Juni
- Tahap 3: Juli – September
- Tahap 4: Oktober – Desember
Untuk tahap 2 tahun 2026, pencairan berlangsung pada periode April hingga Juni 2026 dan saat ini sudah mulai disalurkan.
Mekanisme Pencairan Bansos PKH 2026
Pencairan bansos PKH tidak dilakukan secara serentak. Pemerintah menggunakan sistem bertahap agar penyaluran lebih tepat sasaran. Berikut mekanismenya:
Penyaluran Melalui Rekening KKS
Dana bantuan dikirim langsung ke rekening Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) milik penerima. Pencairan dapat dilakukan melalui:
- ATM bank Himbara (BNI, BRI, Mandiri, BTN)
- Agen bank atau e-warong
Berdasarkan Data DTSEN
Penyaluran menggunakan data terbaru dari Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN). Data ini menentukan siapa yang berhak menerima bantuan.
Sistem Bertahap
Pencairan dilakukan secara bertahap berdasarkan:
- Wilayah daerah
- Proses verifikasi data
- Pembaruan data penerima
Nominal Bantuan Berbeda
Besaran bantuan disesuaikan dengan kategori penerima, seperti:
- Ibu Hamil/Nifas: Rp750.000 per tahap (Rp3.000.000/tahun)
- Anak Usia Dini (0-6 tahun): Rp750.000 per tahap (Rp3.000.000/tahun)
- Anak SD/Sederajat: Rp225.000 per tahap (Rp900.000/tahun)
- Anak SMP/Sederajat: Rp375.000 per tahap (Rp1.500.000/tahun)
- Anak SMA/Sederajat: Rp500.000 per tahap (Rp2.000.000/tahun)
- Lansia (60 tahun ke atas): Rp600.000 per tahap (Rp2.400.000/tahun)
- Penyandang Disabilitas Berat: Rp600.000 per tahap (Rp2.400.000/tahun)
Cara Cek Status Penerima Bansos PKH 2026 Via Website
Masyarakat dapat mengecek status penerima bansos secara online melalui website resmi pemerintah, berikut Langkah-langkahnya:
- Buka situs resmi cek bansos
- Masukkan NIK 16 Angka sesuai KTP
- Isi kode captcha
- Klik tombol “Cari Data”
Hasil pencarian akan menunjukkan:
- Status sebagai penerima atau tidak
- Jenis bantuan yang diterima
- Status pencairan bantuan
Pengecekan ini bisa dilakukan secara berkala karena pencairan berlangsung bertahap.
Cara Mudah Untuk Mendapatkan Bansos PKH
Agar tidak terhambat dalam pencairan, lakukan beberapa hal berikut:
- Pastikan data KTP dan KK sesuai
- Perbarui data di desa/kelurahan jika ada perubahan
- Aktif memantau status di website resmi
- Pastikan rekening KKS aktif
Penutup
Bansos PKH 2026 tahap kedua saat ini sedang dalam proses pencairan yang berlangsung April hingga Juni 2026. Penyaluran dilakukan secara bertahap dan tidak memiliki tanggal pasti yang sama di seluruh wilayah.
Sumber
https://www.detik.com/sulsel/berita/d-8453125/pencairan-bansos-pkh-dan-bpnt-april-2026-cek-jadwal-status-penerimanya

Komentar