Mengetahui status pencairan bantuan sosial (bansos) secara rutin sangat penting bagi masyarakat yang terdaftar sebagai penerima. Pasalnya, masih banyak yang belum memahami cara memastikan apakah bansos sudah cair atau belum. Kabar baiknya, pengecekan kini bisa dilakukan dengan mudah melalui layanan resmi pemerintah. Menteri Sosial, Saifullah Yusuf atau yang akrab disapa Gus Ipul, mengungkapkan bahwa terdapat sekitar 11.014 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang dicoret dari daftar penerima bansos karena termasuk kategori inclusion error. Jumlah tersebut setara dengan sekitar 0,06% dari total penerima bansos tahap pertama.
Di sisi lain, Kementerian Sosial juga melakukan pembaruan data penerima pada tahap kedua. Dari total 77.014 KPM yang sebelumnya belum memiliki kategori desil, sebanyak 26.176 keluarga dinyatakan lolos verifikasi lapangan (ground check). Dari hasil tersebut, sekitar 25.665 keluarga masuk dalam kategori desil 1 hingga 5, sehingga berpeluang mendapatkan bantuan. Sementara itu, 1.511 keluarga lainnya berada di desil 6 hingga 10 dan diklasifikasikan sebagai inclusion error. Gus Ipul mengimbau masyarakat untuk rutin mengecek status bansos melalui kanal resmi. Selain itu, masyarakat juga dapat mengajukan sanggahan atau laporan melalui aplikasi Cek Bansos yang telah disediakan pemerintah.
Jadwal Pencairan Bansos PKH dan BPNT April 2026
Pemerintah tidak menetapkan tanggal pasti untuk pencairan bansos. Penyaluran dilakukan secara bertahap, sehingga dana bantuan bisa cair kapan saja, mulai dari minggu pertama hingga akhir bulan.
Saat ini, penyaluran telah memasuki tahap kedua (triwulan II) yang mencakup periode April hingga Juni 2026.
Penyaluran bantuan seperti PKH dan BPNT dilakukan setiap tiga bulan sekali dengan rincian sebagai berikut:
- Tahap 1: Januari – Maret
- Tahap 2: April – Juni
- Tahap 3: Juli – September
- Tahap 4: Oktober – Desember
Cara Cek Bansos Kemensos Tahap 2 April 2026
Pengecekan status bansos bisa dilakukan dengan cepat dan praktis. Anda hanya perlu menyiapkan Nomor Induk Kependudukan (NIK) sesuai KTP.
Cek Melalui Website Resmi
Berikut langkah-langkahnya:
- Kunjungi situs resmi cekbansos.kemensos.go.id
- Masukkan NIK KTP dengan benar
- Ketik kode verifikasi yang muncul di layar
- Jika kode tidak jelas, klik untuk mendapatkan kode baru
- Tekan tombol “Cari Data”
- Sistem akan menampilkan informasi penerima sesuai wilayah yang diinput
Cek Melalui Aplikasi Cek Bansos
Selain website, Anda juga bisa menggunakan aplikasi resmi. Berikut panduannya:
- Unduh aplikasi “Cek Bansos” di Play Store atau App Store
- Buka aplikasi dan pilih “Buat Akun” jika belum terdaftar
- Isi data diri lengkap seperti nama, NIK, alamat, email, dan password
- Unggah foto KTP serta swafoto
- Klik “Buat Akun Baru”
- Lakukan verifikasi email jika diminta
- Login ke aplikasi
- Masuk ke menu “Profil” untuk melihat status bantuan
Cara Cek Bansos Secara Offline
Jika mengalami kendala saat pengecekan online, Anda tetap bisa memastikan status bansos secara langsung. Caranya:
- Datang ke kantor desa atau kelurahan setempat
- Kunjungi Dinas Sosial (Dinsos) di wilayah Anda
- Tunjukkan KTP untuk proses verifikasi data
Petugas akan membantu mengecek apakah Anda terdaftar sebagai penerima bantuan atau tidak. Jika tidak sempat ke Dinsos, Anda juga bisa bertanya kepada Ketua RT atau RW setempat.
Kesimpulan
Pengecekan bansos PKH dan BPNT tahap 2 April 2026 dapat dilakukan dengan mudah melalui website, aplikasi, maupun secara offline. Karena pencairan dilakukan bertahap tanpa tanggal pasti, penting bagi penerima untuk rutin memantau status bantuan. Pastikan hanya menggunakan kanal resmi agar informasi yang diperoleh akurat dan terpercaya.
Sumber
https://www.detik.com/sumbagsel/berita/d-8447038/cara-cek-bansos-april-2026-sudah-cair-atau-belum-ikuti-langkah-langkah-ini?page=2




