Masyarakat dapat memeriksa apakah NIK KTP mereka masih tercatat sebagai penerima bantuan sosial (bansos) untuk periode April 2026 atau sudah tidak terdaftar lagi.
Bansos pada bulan April 2026 mencakup program reguler seperti Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) yang saat ini memasuki tahap pencairan kedua.
Pada tahap ini, pemerintah telah melakukan pembaruan data Keluarga Penerima Manfaat (KPM). Berdasarkan informasi yang beredar, sekitar 11.014 KPM telah dikeluarkan dari daftar penerima setelah proses verifikasi ulang atau graduasi.
Penghapusan data tersebut dilakukan karena sebagian penerima dinilai sudah tidak lagi memenuhi kriteria miskin atau rentan miskin (inclusion error).
Proses ini merupakan hasil pemutakhiran Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) oleh Badan Pusat Statistik (BPS) yang dilakukan secara berkala setiap tiga bulan.
Lalu, bagaimana cara memastikan apakah NIK KTP masih terdaftar sebagai penerima bansos April 2026?
Cara Mengecek Bansos via Website Kemensos
- Kunjungi situs resmi cekbansos.kemensos.go.id
- Pilih wilayah domisili sesuai KTP (provinsi hingga desa/kelurahan)
- Masukkan nama lengkap sesuai KTP
- Isi kode verifikasi (captcha)
- Klik tombol “Cari Data”
- Jika terdaftar, sistem akan menampilkan informasi penerima bantuan dan jenis bansos yang diterima
Cara Cek Lewat Aplikasi Cek Bansos
- Unduh aplikasi Cek Bansos di Play Store atau App Store
- Login atau buat akun baru
- Pilih menu pengecekan bantuan sosial
- Masukkan data sesuai identitas KTP
- Lakukan verifikasi sesuai instruksi
- Tekan “Cari Data” untuk melihat status penerima
Daftar Bantuan Sosial yang Cair April 2026
Program Keluarga Harapan (PKH)
Dilansir dari Tribun.com PKH merupakan bantuan tunai yang disalurkan dalam empat tahap setiap tahun. Pada April 2026, program ini memasuki tahap kedua yang berlangsung hingga Juni 2026.
Besaran bantuan per kategori:
- Ibu hamil/nifas: Rp750.000 per tahap
- Anak usia dini (0–6 tahun): Rp750.000 per tahap
- SD/sederajat: Rp225.000 per tahap
- SMP/sederajat: Rp375.000 per tahap
- SMA/sederajat: Rp500.000 per tahap
- Disabilitas berat: Rp600.000 per tahap
- Lansia: Rp600.000 per tahap
- Korban pelanggaran HAM berat: Rp2.700.000 per tahap
Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT)
BPNT diberikan sebesar Rp200.000 setiap bulan untuk kebutuhan pangan dan sering disalurkan bersamaan dengan PKH di beberapa daerah.
Bantuan Pangan Tambahan
Pemerintah juga memperpanjang penyaluran bantuan berupa beras 10 kg dan minyak goreng 2 liter hingga April 2026, sebagai bagian dari program dukungan ekonomi bagi masyarakat berpenghasilan rendah.
PBI Jaminan Kesehatan
Program ini menanggung iuran BPJS Kesehatan sebesar Rp42.000 per bulan bagi masyarakat kurang mampu yang masuk kategori desil bawah DTSEN.
Program Indonesia Pintar (PIP)
PIP adalah bantuan pendidikan bagi siswa dari keluarga kurang mampu. Pada April 2026, program ini berada dalam periode pencairan tahap awal tahun.
Besaran bantuan:
- SD: Rp450.000 per tahun
- SMP: Rp750.000 per tahun
- SMA: Rp1.800.000 per tahun
Kesimpulan
Status penerima bansos April 2026 dapat dicek dengan mudah menggunakan NIK KTP melalui situs atau aplikasi resmi Cek Bansos Kemensos.
Sumber Referensi
https://jabar.tribunnews.com/nasional/1170055/cek-status-nik-ktp-masih-terdaftar-penerima-bansos-bulan-april-2026-atau-tidak-11014-dicoret?page=2




