Jajaran Direksi BPJS Kesehatan periode 2026-2031 secara resmi meluncurkan delapan program kerja prioritas yang disebut Quick Wins. Program ini dirancang untuk mencapai hasil nyata dalam 100 hari pertama masa jabatan mereka, dengan fokus utama pada transformasi layanan digital dan penguatan kolaborasi antarlembaga guna meningkatkan kualitas program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).
Perluasan Layanan PANDAWA 24 Jam
Inovasi yang paling menonjol adalah perluasan jam operasional layanan Pelayanan Administrasi melalui WhatsApp (PANDAWA). Jika sebelumnya layanan ini hanya tersedia pada jam kerja, kini PANDAWA beroperasi penuh selama 24 jam setiap hari. Langkah ini diambil untuk mengatasi tingginya volume pengaduan yang mencapai 16.000 laporan per hari. Fokus utamanya adalah memberikan respons cepat dalam waktu kurang dari lima menit untuk layanan prioritas, seperti pendaftaran bayi baru lahir, pengaktifan kembali status kepesertaan bagi mahasiswa, serta perbaikan data identitas.
Kelompok Program Customer Centric
Selain PANDAWA 24 jam, terdapat tiga program lain dalam kategori Customer Centric yang berfokus pada kebutuhan peserta:
- Iuran Kuat: Optimalisasi iuran melalui donasi CSR dan pengembangan Program REHAB yang memungkinkan peserta mencicil tunggakan secara harian atau mingguan.
- Respons Cepat Solutif : Layanan PANDAWA 24 jam dengan target respons kurang dari 5 menit
- Prolanis Muda: Fokus pengelolaan penyakit kronis (diabetes dan hipertensi) bagi peserta berusia di bawah 45 tahun guna mencegah komplikasi sejak dini.
- Elimination of Inefficiency: Pemanfaatan kecerdasan buatan (Intelligence Claim) untuk mempercepat verifikasi klaim rumah sakit sekaligus mencegah kecurangan (fraud).
Kelompok Program Collaborative BPJS Kesehatan juga memperkuat sinergi dengan agenda nasional melalui empat program kolaboratif:
- P-Care MBG: Mendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG) Presiden Prabowo dengan memantau tumbuh kembang siswa penerima manfaat.
- Siswa Sehat Sekolah Rakyat: Penyelenggaraan pemeriksaan kesehatan berkala bagi siswa di sekolah-sekolah rakyat.
- Desa Sehat JKN: Uji coba penyelenggaraan jaminan kesehatan tingkat desa dengan menggandeng Koperasi Merah Putih.
- JKN 3T: Kolaborasi dengan TNI Angkatan Laut untuk menjangkau wilayah Tertinggal, Terdepan, dan Terluar (3T) menggunakan kapal bantu rumah sakit.
Kesimpulan
Transformasi ini mencerminkan komitmen BPJS Kesehatan untuk hadir lebih dekat dengan peserta melalui teknologi dan kemitraan strategis. Dengan menjadikan layanan aduan sebagai ujung tombak, BPJS Kesehatan berupaya memastikan bahwa hak konstitusional rakyat atas akses kesehatan dapat terpenuhi secara cepat, solutif, dan tanpa hambatan birokrasi yang rumit.
Sumber
https://tirto.id/bpjs-kesehatan-rilis-8-quick-wins-layanan-pandawa-kini-24-jam-hukX




