Bansos PKH dan BPNT tahap II untuk tahun 2026 dikabarkan akan disalurkan pada pekan kedua bulan April 2026 ini. Hal ini dikarenakan pemutakhiran data DTSEN yang diterima oleh Kemensos telah selesai.
Penyaluran bantuan sosial mengacu pada Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) yang diperbarui secara berkala untuk memastikan hanya masyarakat yang benar-benar membutuhkan yang menerima bantuan.
Hal ini bertujuan agar penyaluran bantuan dapat benar benar disalurkan kepada masyarakat miskin yang terdata dalam sistem DTSEN Pembagiannya dimulai dari desil 1 hingga 10 yang didata melalui DTSEN atau Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional
Desil 10 merupakan kategori masyarakat dengan ekonomi paling baik, dan Desil 1 adalah kategori masyarakat paling miskin.
Desil Penerima Bansos
- Desil 1 (Sangat Miskin) = Prioritas tertinggi dan berhak menerima seluruh jenis bantuan sosial
- Desil 2 (Miskin) = Termasuk penerima utama bantuan reguler
- Desil 3 (Hampir miskin) = Masih masuk kategori prioritas bansos
- Desil 4 (Rentan Miskin) = Memiliki peluang cukup besar memperoleh bantuan
- Desil 5 (Pas-pasan) = Berpotensi menerima bantuan terbatas
- Desil 6-10 (Menengah ke atas) = Dianggap mampu dan tidak menjadi fokus bantuan sosial.
Dilansir dari https://dinsos.palangkaraya.go.id, Desil 1 hingga 5 berpotensi menerima Bansos.
Kapan Bansos PKH Dan BPNT Tahap II Cair
Dilansir dari detik.com, pencairan bansos April 2026 diperkirakan mulai dilakukan pada minggu ketiga atau tanggal 21, Hal ini sejalan dengan percepatan pemutakhiran data penerima yang menjadi dasar penyaluran bantuan.
Cara Cek Status Bansos PKH Dan BPNT Secara Online
Untuk melakukan pengecekan status penerima bansos dapat dilakukan melalui aplikasi Cek Bansos dan juga melalui website cekbansos.kemensos.go.id.
Prosesnya cukup mudah, hanya melalui handphone saja yang sudah terkoneksi dengan jaringan internet.
Melalui Aplikasi Cek Bansos Kemensos
Berikut panduan pengecekan status bansos melalui Aplikasi Cek Bansos
- Download dahulu aplikasi Cek Bansos di Play Store jika menggunakan Android atau App Store jika memakai iPhone.
- Setelah aplikasi terdownload. buka aplikasi kemudian daftar menggunakan nomor handphone aktif
- Verifikasi akun melalui kode OTP yang dikirim via SMS
- Login ke aplikasi dengan akun yang sudah dibuat
- Pilih menu “Cek Bansos” di dashboard
- Masukkan NIK atau nama lengkap sesuai KTP
- Pilih lokasi domisili (provinsi, kota, kecamatan, kelurahan)
- Tekan tombol “Cek” untuk melihat hasil
Melalui cekbansos.kemensos.go.id
Berikut panduan pengecekan status bansos melalui cekbansos.kemensos.go.id
- buka url di cekbansos.kemensos.go.id menggunakan browser
- Masukkan angka NIK sesuai data KTP dengan benar
- Ketik huruf kode keamanan yang tampil pada layar. Dapat dilakukan dengan menekan ikon penyegar (refresh) apabila kode tidak terbaca.
- Tekan tombol bertuliskan ‘CARI DATA’.
- Sistem akan menampilkan rincian nama, kelompok desil, beserta status penetapan penerima kemensos bansos.
Kesimpulan
Layanan cek bansos kemensos menggunakan NIK secara online melalui Aplikasi Cek Bansos dan link cekbansos.kemensos.go.id, masyarakat kini memiliki akses yang lebih mudah untuk mengetahui status kesejahteraan mereka.
Hal ini diharapkan dapat membantu penyaluran bantuan sosial menjadi lebih tepat sasaran, sehingga benar-benar diterima oleh masyarakat yang membutuhkan.
Pemerintah pun terus mendorong masyarakat untuk aktif memantau data mereka agar bantuan yang diberikan dapat lebih efektif dan tepat guna.
Sumber
https://www.detik.com/jogja/bisnis/d-8443883/bansos-pkh-dan-bpnt-april-2026-cair-minggu-ketiga-cek-kriteria-penerimanya




