Memasuki bulan kedua di tahun 2026, banyak keluarga penerima bantuan sosial mulai bertanya: “Berapa kali bantuan PKH diberikan dalam setahun?” dan “Kapan jadwal pencairan PKH Februari 2026?”.
Program Keluarga Harapan (PKH) tetap menjadi salah satu jaring pengaman sosial pemerintah Indonesia untuk mengurangi kemiskinan dan meningkatkan kualitas hidup melalui bantuan pendidikan dan kesehatan.
Bagi keluarga yang mengandalkan bantuan ini untuk kebutuhan sehari-hari, pendidikan anak, atau perawatan ibu hamil, memahami jadwal pencairan sangat penting.
Artikel ini akan menjelaskan skema penyaluran PKH di tahun 2026, besaran bantuan terbaru, serta panduan cara memeriksa status penerima melalui HP.
Pola Penyaluran PKH: Berapa Kali Bantuan Diberikan Setiap Tahun?
Menurut aturan dari Kementerian Sosial (Kemensos), bantuan PKH diberikan empat kali dalam setahun. Penyaluran dilakukan secara triwulanan, yaitu setiap tiga bulan, agar dana bisa dimanfaatkan secara berkesinambungan, terutama pada momen-momen dengan pengeluaran tinggi seperti awal tahun ajaran baru atau menjelang hari raya.
Jadwal Penyaluran Bansos PKH 2026
Penyaluran PKH tahun 2026 dibagi menjadi empat tahap:
- Tahap 1: Januari – Maret 2026
- Tahap 2: April – Juni 2026
- Tahap 3: Juli – September 2026
- Tahap 4: Oktober – Desember 2026
Perlu dicatat, meskipun Tahap 1 mencakup tiga bulan pertama, tanggal pencairan di tiap daerah bisa berbeda karena Kemensos menggunakan sistem termin atau gelombang untuk mentransfer dana ke rekening Kartu Keluarga Sejahtera (KKS).
Besaran Bantuan PKH 2026 Per Kategori
Besaran bantuan PKH disesuaikan dengan kategori anggota keluarga. Berikut rinciannya per tahap dan total per tahun:
- Ibu Hamil / Nifas Rp750.000 Rp3.000.000
- Anak Usia Dini (0-6 tahun) Rp750.000 Rp3.000.000
- Siswa SD / Sederajat Rp225.000 Rp900.000
- Siswa SMP / Sederajat Rp375.000 Rp1.500.000
- Siswa SMA / Sederajat Rp500.000 Rp2.000.000
- Lansia (≥60 tahun) Rp600.000 Rp2.400.000
- Penyandang Disabilitas Berat Rp600.000 Rp2.400.000
Catatan: Maksimal 4 kategori anggota keluarga yang bisa menerima bantuan.
Cara Mengecek Status Penerima PKH Februari 2026 via HP
Anda bisa memeriksa status PKH tanpa harus ke ATM atau kantor bank. Ada dua cara resmi:
Melalui Situs Resmi cekbansos.kemensos.go.id
- Buka browser HP Anda.
- Masuk ke alamat: https://cekbansos.kemensos.go.id
- Pilih Provinsi, Kabupaten/Kota, Kecamatan, dan Desa/Kelurahan sesuai KTP.
- Masukkan nama lengkap sesuai KTP dan kode captcha.
- Klik “Cari Data” untuk melihat status dan periode pencairan.
Melalui Aplikasi Cek Bansos
- Unduh aplikasi “Cek Bansos” dari Google Play Store (resmi Kementerian Sosial).
- Daftar atau login menggunakan verifikasi KTP dan swafoto.
- Pilih menu “Cek Bansos” untuk melihat status bantuan secara real-time.
Syarat Terbaru Menjadi Penerima PKH 2026
Agar terdaftar atau mengajukan sebagai penerima baru, perhatikan syarat berikut:
- Warga Negara Indonesia (WNI) dengan NIK valid yang terdaftar di Dukcapil.
- Terdaftar di DTSEN; tanpa data di DTSEN, tidak akan menerima PKH.
- Termasuk kategori keluarga miskin atau rentan (Desil 1–4).
- Bukan anggota ASN, TNI, atau Polri (aktif maupun pensiunan).
- Memiliki setidaknya satu anggota keluarga yang memenuhi komponen PKH: ibu hamil, anak sekolah, lansia, atau penyandang disabilitas.
Kesimpulan
Semoga informasi ini bermanfaat bagi Anda dalam memahami skema pencairan PKH 2026.
Sumber Referensi
- https://daftarsekolah.spmb.teknokrat.ac.id/2026/02/berapa-kali-bansos-pkh-cair-dalam-setahun-cek-jadwal-februari-2026/



