Mengetahui kelompok desil kini bisa dilakukan dengan mudah hanya melalui ponsel. Masyarakat cukup memasukkan NIK KTP di situs resmi atau aplikasi Cek Bansos Kementerian Sosial (Kemensos) untuk mengetahui posisi desil sekaligus status penerimaan bantuan sosial (bansos).
Informasi mengenai desil sangat penting karena tidak semua masyarakat otomatis menjadi penerima bansos. Pemerintah menentukan penerima bantuan berdasarkan tingkat kesejahteraan ekonomi yang dibagi dalam beberapa kelompok desil.
Melalui sistem ini, pemerintah dapat menyalurkan bantuan secara lebih tepat sasaran kepada masyarakat yang benar-benar membutuhkan.
Apa Itu Desil dalam Data Bansos?
Desil adalah sistem pengelompokan masyarakat berdasarkan tingkat kesejahteraan ekonomi. Data ini berasal dari Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) yang dikelola oleh Kementerian Sosial dan terintegrasi dengan data dari Badan Pusat Statistik (BPS).
Dalam sistem ini, masyarakat dibagi menjadi 10 kelompok desil. Semakin kecil angka desilnya, maka semakin rendah kondisi ekonominya. Dengan kata lain, kelompok desil dengan angka kecil menjadi prioritas penerima bantuan sosial dari pemerintah.
Berikut pembagian kelompok desil yang digunakan pemerintah untuk menentukan penerima bansos:
- Desil 1: Kelompok 10 persen masyarakat dengan kondisi ekonomi paling rendah (miskin ekstrem)
- Desil 2: Kelompok masyarakat miskin
- Desil 3: Masyarakat hampir miskin
- Desil 4: Kelompok rentan miskin
- Desil 5: Rumah tangga dengan kondisi ekonomi menengah ke bawah
- Desil 6–10: Kelompok masyarakat menengah hingga mampu
Melalui klasifikasi ini, pemerintah dapat memprioritaskan bantuan kepada masyarakat yang berada pada kategori paling membutuhkan.
Pengaruh Desil terhadap Penerima Bansos
Kelompok desil menjadi salah satu dasar dalam menentukan kelayakan seseorang menerima bantuan sosial. Aturan ini tertuang dalam Keputusan Menteri Sosial Nomor 79/HUK/2025.
Melansir laman Kompas, berikut pembagian program bansos berdasarkan desil adalah sebagai berikut:
- Desil 1–4: Berpotensi menerima Program Keluarga Harapan (PKH)
- Desil 1–5: Berhak menerima bantuan sembako atau BPNT
- Desil 1–5: Berpeluang memperoleh PBI-JK (bantuan iuran BPJS Kesehatan)
- Desil 1–5: Bisa mendapatkan program ATENSI setelah melalui asesmen
Sementara itu, masyarakat yang berada di desil 6 hingga 10 biasanya tidak menjadi prioritas penerima bansos karena dianggap memiliki kondisi ekonomi yang lebih stabil.
Namun perlu diketahui, penentuan akhir tetap melalui proses verifikasi dan validasi data di lapangan.
Apa Alasan Seseorang Tidak Mendapat Bansos?
Walaupun termasuk dalam kelompok desil yang berpotensi menerima bantuan, seseorang tetap bisa dinyatakan tidak layak menerima bansos karena beberapa faktor berikut:
- Data identitas atau alamat tidak ditemukan dalam sistem
- Data belum diverifikasi atau tidak valid
- Penerima telah meninggal dunia
- Berstatus ASN, TNI, Polri, pejabat negara, atau pegawai BUMN/BUMD
- Memiliki anggota keluarga dengan status pekerjaan tersebut
Aturan ini diterapkan agar penyaluran bantuan sosial lebih tepat sasaran dan benar-benar diberikan kepada masyarakat yang membutuhkan.
Cara Cek Desil Berapa Lewat HP dengan NIK KTP
Masyarakat dapat mengetahui berada di desil berapa dengan dua cara, yaitu melalui aplikasi resmi Cek Bansos atau melalui website Kemensos.
Cara Cek Desil Lewat Aplikasi Cek Bansos
Berikut langkah-langkahnya untuk cek menggunakan aplikasi resmi Kemensos:
- Unduh aplikasi Cek Bansos Kemensos melalui Play Store atau App Store
- Login menggunakan akun yang sudah terdaftar
- Jika belum memiliki akun, lakukan registrasi terlebih dahulu
- Isi data diri seperti:
- NIK
- Nomor KK
- Foto KTP
- Swafoto
- Setelah akun aktif, buka menu Profil
- Sistem akan menampilkan kelompok desil dan status penerimaan bansos
Cara Cek Desil Melalui Website Kemensos
Selain aplikasi, pengecekan juga bisa dilakukan melalui situs resmi Kemensos. Berikut ini langkah-langkahnya:
- Buka situs https://cekbansos.kemensos.go.id
- Masukkan NIK sesuai KTP
- Klik tombol Cari Data
- Setelah itu, sistem akan menampilkan beberapa informasi seperti:
- Nama lengkap
- Kelompok desil
- Status penerimaan bansos
- Periode penyaluran bantuan
Cara ini sangat praktis karena masyarakat tidak perlu datang ke kantor kelurahan atau dinas sosial untuk mengetahui status bantuan.
Cara Mengajukan Pembaruan Data Bansos
Jika hasil pengecekan dirasa tidak sesuai dengan kondisi ekonomi yang sebenarnya, masyarakat dapat mengajukan pembaruan atau perbaikan data. Ada dua cara yang bisa dilakukan:
Jalur resmi (formal)
Melalui pemerintah desa atau kelurahan serta dinas sosial setempat.
Jalur mandiri
Menggunakan fitur pengajuan atau usulan data di aplikasi Cek Bansos Kemensos.
Partisipasi masyarakat dalam memperbarui data sangat penting untuk meningkatkan akurasi Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) sehingga penyaluran bantuan dapat lebih tepat sasaran.
Kesimpulan
Mengecek kelompok desil masyarakat kini bisa dilakukan dengan mudah secara online menggunakan NIK KTP melalui aplikasi atau situs resmi Cek Bansos Kemensos.
Dengan mengetahui posisi desil, masyarakat dapat memahami apakah berpotensi menerima bantuan sosial atau tidak. Karena data terus diperbarui secara berkala, masyarakat disarankan melakukan pengecekan secara rutin agar tidak ketinggalan informasi terbaru mengenai bansos.
Sumber Referensi
https://money.kompas.com/read/2026/03/06/115832126/cara-mengecek-desil-berapa-lewat-hp-cukup-masukkan-nik-ktp




