Malam Lailatul Qadar merupakan salah satu malam paling istimewa dalam bulan Ramadhan yang sangat dinantikan oleh umat Islam. Malam ini diyakini memiliki keutamaan luar biasa karena nilainya lebih baik dari seribu bulan. Banyak umat Muslim berusaha mencari dan menghidupkan malam tersebut dengan berbagai ibadah. Namun, waktu pasti terjadinya Lailatul Qadar tidak diketahui secara pasti, sehingga umat Islam dianjurkan untuk memperbanyak ibadah pada sepuluh malam terakhir Ramadhan. Karena keistimewaannya yang sangat besar, memahami kapan perkiraan malam Lailatul Qadar terjadi serta amalan yang dianjurkan menjadi penting bagi umat Islam yang ingin meraih keberkahannya.
Perkiraan Waktu Terjadinya Lailatul Qadar
Para ulama menjelaskan bahwa malam Lailatul Qadar tidak diketahui secara pasti tanggalnya. Namun, Rasulullah SAW menganjurkan umat Islam untuk mencarinya pada sepuluh malam terakhir bulan Ramadhan. Dilansir dari nu.or.id, secara umum, malam Lailatul Qadar sering dikaitkan dengan malam-malam ganjil pada sepuluh hari terakhir Ramadhan.
Malam yang dimaksud biasanya meliputi tanggal:
- 21 Ramadhan 1447 H
- 23 Ramadhan 1447 H
- 25 Ramadhan 1447 H
- 27 Ramadhan 1447 H
- 29 Ramadhan 1447 H
Banyak ulama berpendapat bahwa malam ke-27 Ramadhan sering dianggap sebagai waktu yang paling kuat kemungkinan terjadinya Lailatul Qadar. Meski demikian, tidak ada kepastian mengenai tanggal tersebut. Karena itu, umat Islam dianjurkan untuk menghidupkan seluruh malam pada sepuluh hari terakhir Ramadhan dengan ibadah.
Amalan yang Dianjurkan Saat Lailatul Qadar
Umat Islam dianjurkan untuk memperbanyak berbagai ibadah ketika mencari malam Lailatul Qadar. Amalan tersebut bertujuan untuk mendekatkan diri kepada Allah serta memohon ampunan atas dosa-dosa.
Beberapa amalan yang dianjurkan antara lain:
- Melaksanakan salat malam (qiyamul lail atau tahajud)
- Membaca dan memahami Al-Qur’an
- Memperbanyak doa dan istighfar
- Melakukan dzikir kepada Allah SWT
- Melaksanakan i’tikaf di masjid
- Memperbanyak sedekah dan amal kebaikan
Salah satu doa yang dianjurkan dibaca saat mencari malam Lailatul Qadar adalah:
اللَّهُمَّ إِنَّكَ عَفُوٌّ تُحِبُّ الْعَفْوَ فَاعْفُ عَنِّي
Allahumma innaka ‘afuwwun tuhibbul ‘afwa fa‘fu ‘anni
Artinya:
Ya Allah, Engkau Maha Pemaaf dan menyukai pemaafan, maka maafkanlah aku.
Pentingnya Menghidupkan Sepuluh Malam Terakhir Ramadhan
Sepuluh malam terakhir Ramadhan sering dianggap sebagai fase paling penting dalam ibadah puasa. Pada masa ini, umat Islam dianjurkan meningkatkan kualitas ibadah dibandingkan hari-hari sebelumnya.
Banyak umat Muslim memanfaatkan waktu tersebut untuk memperbanyak salat malam, membaca Al-Qur’an, serta melakukan i’tikaf di masjid. Kegiatan tersebut menjadi cara untuk lebih fokus dalam beribadah.
Selain itu, momen ini juga menjadi kesempatan untuk melakukan introspeksi diri dan memperbaiki hubungan dengan Allah SWT.
Penutup
Malam Lailatul Qadar merupakan malam penuh kemuliaan yang sangat dinantikan oleh umat Islam di bulan Ramadhan. Meski waktu pastinya tidak diketahui, malam tersebut diyakini terjadi pada sepuluh malam terakhir Ramadhan, khususnya pada malam-malam ganjil.
Karena itu, umat Islam dianjurkan untuk memperbanyak ibadah seperti salat malam, membaca Al-Qur’an, berdoa, dan melakukan dzikir pada periode tersebut. Dengan memanfaatkan kesempatan ini, diharapkan setiap Muslim dapat meraih keberkahan serta ampunan dari Allah SWT.
Menghidupkan malam-malam terakhir Ramadhan juga menjadi momentum penting untuk meningkatkan keimanan dan memperkuat kedekatan spiritual dengan Sang Pencipta.
Sumber Referensi
https://lampung.nu.or.id/syiar/kapan-malam-lailatul-qadar-2026-ini-penjelasan-waktunya-zoLuL




