Kementerian Sosial (Kemensos) terus mempercepat penyaluran bantuan sosial tahap pertama tahun 2026 untuk program Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT). Bantuan untuk periode Januari–Maret 2026 ini menargetkan sekitar 18 juta Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di seluruh Indonesia.
Hingga pertengahan Maret, penyaluran bansos yang menyasar sekitar 18 juta Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di seluruh Indonesia telah mencapai sekitar 90 persen. Pemerintah kini fokus menyelesaikan sisa distribusi bantuan agar seluruh penerima dapat segera memperoleh haknya.
Menteri Sosial Saifullah Yusuf menyampaikan bahwa sebagian kecil penyaluran masih dalam proses karena adanya kendala administrasi perbankan. Hal ini terutama berkaitan dengan penerima baru hasil pembaruan data dalam Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN).
Menurutnya, penerima baru tersebut perlu membuka rekening secara kolektif sebelum bantuan dapat disalurkan. Setelah proses administrasi selesai, dana bantuan akan segera ditransfer kepada para penerima manfaat.
Cara Cek Penerima Bansos PKH dan BPNT Lewat HP
Masyarakat yang ingin mengetahui apakah terdaftar sebagai penerima bantuan dapat melakukan pengecekan secara mandiri melalui ponsel yang terhubung dengan internet. Prosesnya cukup mudah dan hanya memerlukan data KTP.
Berikut langkah-langkahnya:
- Buka browser di ponsel lalu kunjungi situs resmi cekbansos.kemensos.go.id.
- Pilih wilayah sesuai alamat pada KTP, mulai dari provinsi hingga desa atau kelurahan.
- Masukkan nama lengkap penerima manfaat sesuai KTP.
- Ketik kode captcha yang muncul di layar.
- Klik tombol Cari Data untuk melihat status penerima bantuan.
Setelah proses pencarian selesai, sistem akan menampilkan informasi apakah seseorang terdaftar sebagai penerima bansos beserta jenis bantuan dan riwayat penyalurannya.
Rincian Besaran Bantuan PKH dan BPNT 2026
Pada tahap pertama tahun ini, pemerintah menyalurkan BPNT sebesar Rp200.000 setiap bulan. Dengan pencairan untuk tiga bulan sekaligus, total dana yang diterima KPM mencapai Rp600.000.
Sementara itu, bantuan dari program PKH diberikan setiap tiga bulan dengan nominal yang berbeda tergantung kategori penerima. Berikut rinciannya:
- Korban pelanggaran HAM berat: Rp2.700.000
- Ibu hamil atau masa nifas: Rp750.000
- Anak usia dini (0–6 tahun): Rp750.000
- Lanjut usia 60 tahun ke atas: Rp600.000
- Penyandang disabilitas berat: Rp600.000
- Anak SMA atau sederajat: Rp500.000
- Anak SMP atau sederajat: Rp375.000
- Anak SD atau sederajat: Rp225.000
Program bansos PKH dan BPNT menjadi salah satu upaya pemerintah dalam memperkuat perlindungan sosial.
Kesimpulan
Selain membantu memenuhi kebutuhan dasar, bantuan ini juga diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat, sekaligus memperluas akses pendidikan dan layanan kesehatan bagi keluarga kurang mampu.
Sumber
https://www.kompas.tv/info-publik/656082/cara-cek-nik-ktp-penerima-bansos-maret-2026-siapkan-hp-dan-2-data-penting-ini




