Pemerintah melalui Kementerian Sosial (Kemensos) menyediakan layanan online untuk memudahkan masyarakat mengecek status penerima bantuan sosial (bansos). Dengan layanan ini, masyarakat tidak perlu datang langsung ke kantor desa atau dinas sosial karena pengecekan dapat dilakukan secara praktis melalui ponsel.
Melalui situs resmi Kemensos maupun aplikasi Cek Bansos, masyarakat dapat mengetahui apakah namanya terdaftar sebagai penerima bantuan, sekaligus melihat informasi penyaluran bansos yang sedang berjalan pada tahun 2026.
Cek Bansos Lewat Website
Salah satu cara paling mudah untuk mengecek status penerima bantuan sosial adalah melalui situs resmi Kementerian Sosial. Metode ini tidak memerlukan instalasi aplikasi sehingga dapat dilakukan langsung melalui browser di ponsel maupun komputer.
Berikut langkah-langkahnya:
- Buka situs resmi di alamat cekbansos.kemensos.go.id.
- Pilih wilayah penerima manfaat (PM) sesuai alamat di KTP, mulai dari provinsi, kabupaten/kota, kecamatan, hingga desa atau kelurahan.
- Masukkan nama lengkap sesuai dengan yang tertera di KTP.
- Ketik kode captcha yang muncul di layar.
- Klik tombol Cari Data untuk melihat hasilnya.
- Jika kode captcha sulit terbaca, pengguna dapat menekan ikon refresh untuk menampilkan kode baru.
Cara Membaca Hasil Pencarian
Setelah proses pencarian selesai, sistem akan menampilkan status penerima bansos. Jika muncul keterangan “YA”, berarti nama tersebut terdaftar sebagai penerima bantuan.
Perhatikan juga kolom periode penyaluran. Apabila tertulis “Jan–Mar 2026” atau “Maret 2026”, maka bantuan untuk periode tersebut sedang diproses atau telah dicairkan. Selain itu, pada bagian keterangan biasanya akan muncul informasi penyaluran melalui bank Himbara atau PT Pos Indonesia.
Cek Bansos Melalui Aplikasi “Cek Bansos”
Selain melalui website, masyarakat juga bisa memanfaatkan aplikasi resmi Cek Bansos dari Kementerian Sosial. Aplikasi ini menyediakan fitur yang lebih lengkap, seperti melihat data penerima bansos di sekitar tempat tinggal serta mengajukan sanggahan jika terdapat penerima yang dianggap tidak layak.
Berikut langkah-langkah penggunaannya:
- Unduh aplikasi Cek Bansos melalui Play Store.
- Lakukan pendaftaran akun dengan menyiapkan data KTP dan Kartu Keluarga.
- Ambil foto KTP dan selfie sambil memegang KTP sebagai proses verifikasi.
- Tunggu proses verifikasi dari admin yang biasanya memakan waktu sekitar 1×24 jam.
- Setelah akun aktif, login ke aplikasi dan pilih menu Cek Bansos.
- Masukkan data wilayah dan nama untuk melihat status penerima bantuan.
Sistem Desil dalam Penyaluran Bansos 2026
Mulai tahun 2026, Kementerian Sosial menggunakan sistem DTSEN (Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional) untuk mengelompokkan tingkat kesejahteraan masyarakat. Sistem ini membagi masyarakat ke dalam 10 kelompok desil berdasarkan kondisi ekonomi. Kelompok yang menjadi prioritas utama penerima bantuan sosial adalah Desil 1 hingga Desil 4.
Rinciannya sebagai berikut:
- Desil 1 (Sangat Miskin): Prioritas utama penerima PKH dan BPNT.
- Desil 2 (Miskin): Masih menjadi prioritas utama program bansos.
- Desil 3 (Hampir Miskin): Memiliki peluang besar menerima bantuan.
- Desil 4 (Rentan Miskin): Batas akhir kelompok prioritas bansos.
- Desil 5 ke atas: Umumnya tidak lagi menjadi penerima bantuan reguler.
Jika informasi desil tidak muncul di website, masyarakat dapat menanyakannya kepada operator SIKS-NG di kantor desa atau kelurahan setempat.
Jadwal dan Nominal Bansos 2026
Program Keluarga Harapan (PKH)
Bantuan PKH disalurkan dalam empat tahap setiap tahun atau setiap tiga bulan sekali. Saat ini penyaluran berada pada Tahap 1 (Januari–Maret 2026).
Besaran bantuan per tahap antara lain:
- Ibu hamil dan balita: Rp750.000
- Lansia dan penyandang disabilitas: Rp600.000
- Anak SD: Rp225.000
- Anak SMP: Rp375.000
- Anak SMA: Rp500.000
Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT)
Program BPNT memberikan bantuan sebesar Rp200.000 setiap bulan kepada keluarga penerima manfaat. Penyalurannya sering dilakukan secara rapel untuk dua hingga tiga bulan sekaligus, sehingga dana yang diterima bisa mencapai Rp400.000 hingga Rp600.000. Bantuan ini biasanya disalurkan melalui Kartu KKS (Kartu Keluarga Sejahtera) yang dapat digunakan di e-warong atau ditarik melalui ATM bank Himbara.
Kesimpulan
Dalam penyaluran bansos, pemerintah juga menggunakan sistem DTSEN yang membagi tingkat kesejahteraan masyarakat ke dalam beberapa kelompok desil. Kelompok desil 1 hingga 4 menjadi prioritas utama penerima bantuan seperti Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT).
Sumber
https://rsudkorpriprovkaltim.co.id/cara-cek-bansos-kemensos




