PKH & BPNT Maret 2026 Cair! Cek Penerima Lewat DTSEN di Sini. Kementerian Sosial memastikan bahwa penyaluran Bantuan Sosial (Bansos) untuk Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) untuk bulan Maret 2026 dilakukan dengan tepat. Keakuratan dalam penyaluran dana bantuan minggu ini terjadi setelah diterapkannya Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) yang mencakup kondisi ekonomi masyarakat secara nyata.
Menteri Sosial Saifullah Yusuf mengonfirmasi mengenai pemanfaatan basis data tersebut saat mengawasi kesiapan pemutakhiran sistem di Gedung Swatantra Wibawa Mukti, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat. Saat mendekati penyaluran pada minggu pertama pada hari Kamis (5/3/2026), pemerintah mengidentifikasi warga yang termasuk ke dalam kelompok desil 1 hingga 4 berdasarkan DTSEN sebagai penerima bantuan pada tahap awal.
Menindaklanjuti keputusan mengenai data tersebut, Kementerian Sosial mengarahkan masyarakat untuk memeriksa status keanggotaan mereka secara mandiri. Warga bisa memantau posisi desil dan status penerimaan bantuan untuk periode Januari-Maret 2026 melalui sistem informasi online yang telah diaktifkan.
Efektivitas Penyaluran Melalui DTSEN
DTSEN dibentuk melalui penggabungan antara Registrasi Sosial Ekonomi (Regsosek), Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS), dan Data Pensasaran Percepatan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem (P3KE). Sampai Januari 2026, sistem ini menampung data sebanyak 289.060.513 individu yang terdistribusi dalam 10 desil kesejahteraan.
Saifullah Yusuf, yang biasa dipanggil Gus Ipul, mengungkapkan bahwa pemutakhiran DTSEN berfungsi sebagai penentu keberhasilan kebijakan pemerintah. Ia berharap penyediaan data yang langsung dapat mendukung program pemberdayaan masyarakat.
“Saya berharap dengan adanya data yang lebih akurat dan real-time, bantuan-bantuan tidak hanya akan tepat sasaran tetapi juga memberdayakan lebih jauh,” ungkap Gus Ipul pada Rabu (4/3/2026) dalam rilis Kemensos.
Cara Cek Penerima Bansos Maret 2026
Kementerian Sosial menyediakan sebuah portal daring yang dapat diakses oleh masyarakat untuk memastikan apakah nama mereka terdaftar sebagai penerima.
Berikut adalah langkah-langkah untuk memeriksa status bansos minggu ini, dilansir dari Kompas.tv :
- Akses situs cekbansos.kemensos.go.id
- Masukkan nomor NIK sesuai dengan KTP.
- Ketikkan kode keamanan yang muncul di layar. Sistem menyediakan ikon penyegar jika kode tidak terbaca.
- Klik tombol ‘CARI DATA’.
- Sistem akan menampilkan rincian nama, kelompok desil, dan status penerimaan bantuan.
Rincian Nominal Bansos Tahap Pertama
Pemerintah berencana untuk melakukan pencairan tahap pertama (Januari-Maret 2026) kepada 18 juta Keluarga Penerima Manfaat (KPM). Program ini bertujuan untuk meningkatkan pendapatan, akses makanan, pendidikan, serta kesehatan, dan memenuhi kebutuhan gizi.
Untuk penerima BPNT, pemerintah akan menyalurkan dana sebesar Rp200.000 per bulan, yang totalnya menjadi Rp600.000 untuk tiga bulan dalam satu pencairan.
Sedangkan untuk penerima PKH, Kementerian Sosial menetapkan nominal bantuan tunai setiap tiga bulan sebagai berikut:
- Ibu hamil atau nifas: Rp750.000
- Anak usia 0 sampai 6 tahun: Rp750.000
- Anak SD atau setara: Rp225.000
- Anak SMP atau setara: Rp375.000
- Anak SMA atau setara: Rp500.000
- Lansia berusia 60 tahun ke atas: Rp600.000
- Penyandang disabilitas berat: Rp600.000
- Korban pelanggaran HAM berat: Rp2.700.000
Bagi warga yang merasa eligible tetapi belum terdaftar sebagai penerima bantuan sosial, disarankan untuk melakukan pembaruan data melalui kantor desa atau kelurahan setempat.
Langkah ini sangat penting agar informasi masyarakat bisa terintegrasi dalam sistem DTSEN dan diperhatikan dalam penyaluran bantuan di masa yang akan datang.
Dengan pencairan PKH dan BPNT pada bulan Maret 2026, diharapkan bantuan pemerintah bisa membantu mengurangi beban ekonomi rakyat sekaligus mempertahankan kemampuan beli keluarga yang menerima manfaat.
Sumber
https://www.kompas.tv/info-publik/654777/pencairan-bansos-pkh-dan-bpnt-maret-2026-akurat-pakai-dtsen-apakah-kamu-penerimanya-cek-link-ini




