Umat Islam di sejumlah wilayah, terutama di Kota Medan dan sekitarnya, tengah menunaikan ibadah puasa Ramadhan hari ke-14 yang jatuh pada Rabu, 4 Maret 2026. Dalam menjalankan puasa, salah satu hal yang wajib diperhatikan adalah ketepatan waktu berbuka. Puasa berakhir ketika adzan Maghrib berkumandang, yang menjadi tanda diperbolehkannya makan dan minum kembali. Rasulullah SAW juga menganjurkan agar umatnya tidak menunda berbuka ketika waktu Maghrib telah tiba. Karena itu, penting bagi masyarakat untuk mengetahui jadwal berbuka yang akurat agar ibadah puasa tetap sah dan sesuai syariat. Lalu, pukul berapa waktu berbuka puasa untuk wilayah Medan dan sekitarnya pada Rabu, 4 Maret 2026? Simak informasi berikut.
Waktu Buka Puasa Kota Medan dan Sekitar
Berikut jadwal imsakiyah dan waktu berbuka puasa bagi masyarakat Kota Medan dan daerah sekitarnya yang dirangkum dari situs resmi Bimas Islam Kementerian Agama.
Kota Medan
- Imsak: 05.11
- Subuh: 05.21
- Terbit: 06.32
- Duha: 06.59
- Zuhur: 12.40
- Asar: 15.54
- Maghrib: 18.42
- Isya: 19.50
Kota Binjai
- Imsak: 05.11
- Subuh: 05.21
- Terbit: 06.33
- Duha: 07.00
- Zuhur: 12.41
- Asar: 15.55
- Maghrib: 18.43
- Isya: 19.51
Kota Pematang Siantar
- Imsak: 05.09
- Subuh: 05.19
- Terbit: 06.30
- Duha: 06.58
- Zuhur: 12.39
- Asar: 15.52
- Maghrib: 18.41
- Isya: 19.49
Kota Tebing Tinggi
- Imsak: 05.09
- Subuh: 05.19
- Terbit: 06.30
- Duha: 06.57
- Zuhur: 12.39
- Asar: 15.52
- Maghrib: 18.40
- Isya: 19.49
Kota Sibolga
- Imsak: 05.09
- Subuh: 05.19
- Terbit: 06.30
- Duha: 06.58
- Zuhur: 12.39
- Asar: 15.52
- Maghrib: 18.41
- Isya: 19.49
Kota Tanjung Balai
- Imsak: 05.06
- Subuh: 05.16
- Terbit: 06.27
- Duha: 06.55
- Zuhur: 12.36
- Asar: 15.49
- Maghrib: 18.38
- Isya: 19.46
Doa Berbuka Puasa
Saat waktu berbuka tiba, umat Islam dianjurkan membaca doa sebagai wujud rasa syukur kepada Allah SWT atas nikmat yang diberikan. Berikut beberapa doa berbuka puasa yang dapat diamalkan:
Doa Berbuka Puasa Riwayat Abu Dawud
ذَهَبَ الظَّمَـأُ، وابْــتَلَّتِ العُرُوقُ، وثَــبَتَ الأَجْرُ إِن شَاءَ الله
Latin:
Dzahabaz zhama’u wabtallatil ‘uruqu wa tsabatal ajru, insyaallah.
Artinya: “Rasa haus telah hilang, urat-urat telah basah, dan semoga pahala tetap ditetapkan, Insya Allah.”
Doa Berbuka Puasa Riwayat Bukhari dan Muslim (yang paling sering dibaca)
اَللّهُمَّ لَكَ صُمْتُ وَبِكَ آمَنْتُ وَعَلَى رِزْقِكَ أَفْطَرْتُ بِرَحْمَتِكَ يَا اَرْحَمَ الرَّاحِمِيْنَ
Latin:
Allahumma laka shumtu wa bika amantu wa ‘ala rizqika afthartu. Birahmatika yaa arhamar rahimin.
Artinya: “Ya Allah, hanya kepada-Mu aku berpuasa, kepada-Mu aku beriman, dan dengan rezeki-Mu aku berbuka. Dengan rahmat-Mu, wahai Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang.”
Niat Puasa Ramadhan
Sebelum melaksanakan puasa, setiap Muslim wajib meniatkannya terlebih dahulu. Niat biasanya dibaca pada malam hari, setelah salat tarawih atau saat sahur.
Berikut bacaan niat puasa Ramadhan:
نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ أَدَاءِ فَرْضِ شَهْرِ رَمَضَانَ هَذِهِ السَّنَةِ لِلّٰهِ تَعَالَى
Latin:
Nawaitu shauma ghadin ‘an ada’i fardhi ramadhana hadzihis sanati lillahi ta’ala.
Artinya: “Aku berniat berpuasa esok hari untuk menunaikan kewajiban puasa Ramadhan karena Allah Ta’ala.”
Bacaan niat lainnya yang juga sering digunakan adalah:
نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ أَدَاءِ فَرْضِ شَهْرِ رَمَضَانَ لِلّٰهِ تَعَالَى
Latin:
Nawaitu shauma ghadin ‘an adaa’i fardhi ramadhana lillahi ta’ala.
Artinya: “Aku berniat berpuasa esok hari untuk menjalankan kewajajiban puasa Ramadhan karena Allah Ta’ala.”
Kesimpulan
Mengetahui waktu berbuka puasa secara tepat sangat penting agar ibadah yang dijalankan sesuai dengan ketentuan syariat. Dengan merujuk pada jadwal resmi dari Kementerian Agama serta mengamalkan doa ketika berbuka, diharapkan umat Islam dapat menjalankan ibadah Ramadhan dengan lebih khusyuk dan memperoleh keberkahan yang maksimal.
Sumber
https://bimasislam.kemenag.go.id/web/jadwalimsakiyah




