Zakat fitrah merupakan kewajiban bagi setiap Muslim yang mampu dan harus ditunaikan sebelum Hari Raya Idul Fitri. Ibadah ini bertujuan untuk menyucikan diri setelah menjalani puasa Ramadan sekaligus membantu saudara sesama Muslim yang membutuhkan agar dapat merayakan Lebaran dengan layak. Zakat fitrah wajib dibayarkan oleh setiap Muslim, baik laki-laki maupun perempuan, dewasa maupun anak-anak. Bahkan, kepala keluarga berkewajiban membayarkan zakat fitrah untuk anggota keluarganya yang menjadi tanggungannya.
Zakat fitrah juga dikenal dengan sebutan zakat badan, karena kewajibannya melekat pada setiap individu muslim. Berbeda dengan zakat mal yang berkaitan dengan harta, zakat fitrah berkaitan dengan keberadaan seseorang sebagai seorang muslim.
Rasulullah SAW bersabda,
فَرَضَ رَسُولُ اللهِ ﷺ زَكَاةَ الْفِطْرِ طُهْرَةً لِلصَّائِمِ مِنَ الرَّفَثِ وَاللَّغْوِ، وَطُعْمَةً لِلْمَسَاكِينِ، مَنْ أَدَّاهَا قَبْلَ الصَّلَاةِ فَهِيَ زَكَاةٌ مَقْبُولَةٌ، وَمَنْ أَدَّاهَا بَعْدَ الصَّلَاةِ فَهِيَ صَدَقَةٌ مِنَ الصَّدَقَاتِ
Artinya :
“Rasulullah SAW mewajibkan zakat fitrah, sebagai pembersih bagi orang yang puasa dari segala perbuatan sia-sia, dan ucapan tidak baik, dan sebagai makanan bagi orang miskin. Siapa yang menunaikannya sebelum shalat hari raya maka zakatnya diterima, dan siapa yang menunaikannya setelah salat hari raya maka termasuk sedekah biasa” (HR Abu Daud).
Lafaz Niat Zakat Fitrah
Berikut adalah bacaan niat untuk dilafazdkan adalah contoh niat zakat fitrah untuk diri sendiri dan keluarga:
Niat Untuk Diri Sendiri:
ﻧَﻮَﻳْﺖُ أَﻥْ أُﺧْﺮِﺝَ ﺯَﻛَﺎﺓَ ﺍﻟْﻔِﻄْﺮِ ﻋَﻦْ ﻧَﻔْسيْ ﻓَﺮْﺿًﺎ ِﻟﻠﻪِ ﺗَﻌَﺎﻟَﻰ
Nawaitu an ukhrija zakaatal fithri ‘an nafsii fardhan lillaahi ta’aalaa
(Aku niat mengeluarkan zakat fitrah untuk diriku sendiri sebagai kewajiban karena Allah Ta’ala.)
Niat Untuk Keluarga:
ﻧَﻮَﻳْﺖُ ﺃَﻥْ ﺃُﺧْﺮِﺝَ ﺯَﻛَﺎﺓَ ﺍﻟْﻔِﻄْﺮِ ﻋَنِّيْ ﻭَﻋَﻦْ ﺟَﻤِﻴْﻊِ ﻣَﺎ ﻳَﻠْﺰَﻣُنِيْ ﻧَﻔَﻘَﺎﺗُﻬُﻢْ ﺷَﺮْﻋًﺎ ﻓَﺮْﺿًﺎ ِﻟﻠﻪِ ﺗَﻌَﺎﻟَﻰ
“Nawaitu an ukhrija zakaata al-fithri ‘anni wa ‘an jami’i ma ya’lunihi fardhan lillahi ta’ala.”
Aku niat mengeluarkan zakat fitrah untuk diriku dan orang-orang yang menjadi tanggunganku sebagai kewajiban karena Allah Ta’ala
Niat Untuk orang yang diwakilkan
ﻧَﻮَﻳْﺖُ ﺃَﻥْ ﺃُﺧْﺮِﺝَ ﺯَﻛَﺎﺓَ ﺍﻟْﻔِﻄْﺮِ ﻋَﻦْ (..…) ﻓَﺮْﺿًﺎ ِﻟﻠﻪِ ﺗَﻌَﺎﻟَﻰ
“Nawaitu an ukhrija zakaatal fithri ‘an (…) fardhan lillaahi ta’aalaa”
Aku niat mengeluarkan zakat fitrah untuk… (sebutkan nama spesifik), fardu karena Allah Ta’ala
Tata Cara Membayar Zakat Fitrah
Dilansir dari laman baznas.go.id, berikut adalah Tata Cara Bayar Zakat Fitrah yang dapat dipraktikkan dengan mudah oleh setiap muslim:
- Menentukan jumlah jiwa yang wajib dizakati
Hitung seluruh anggota keluarga yang menjadi tanggungan, termasuk anak kecil. - Menyiapkan zakat fitrah sesuai ketentuan
Siapkan beras atau makanan pokok sebanyak 2,5 kilogram per orang atau uang yang setara. - Membaca niat zakat fitrah
Niat dilakukan saat menyerahkan zakat kepada amil atau mustahik. - Menyerahkan zakat kepada yang berhak
Zakat diserahkan kepada fakir, miskin, atau melalui lembaga amil zakat resmi. - Menunaikan zakat sebelum salat Idulfitri
Agar zakat dapat dimanfaatkan tepat waktu.
Kesimpulan
Menunaikan zakat fitrah bukan hanya kewajiban, tetapi juga bentuk kepedulian sosial.
Dengan membayar zakat tepat waktu, umat Islam tidak hanya menyempurnakan ibadah puasanya, tetapi juga berbagi kebahagiaan dengan sesama menjelang hari kemenangan.
Sumber referensi
https://baznas.go.id/artikel-show/Tata-Cara-Bayar-Zakat-Fitrah-Lengkap-dan-Mudah-Dipraktikkan/2167?gad_source=1&gad_campaignid=21515548688&gbraid=0AAAAAC5Tbj5SimRojFlZHzugLjLHswh9K&gclid=CjwKCAiAh5XNBhAAEiwA_Bu8Fbm3rZDZSyAAmkSpZWewqGilsgtQPiS927ZH1qcoocQib410_aIzTBoCxKIQAvD_BwE




