Jadwal Imsakiyah Ramadan Kota Surabaya pada 25 Februari 2026 menjadi informasi penting bagi umat Muslim agar ibadah puasa dapat dijalankan dengan tertib dan terencana,
Selama bulan suci Ramadan, masyarakat biasanya menggunakan jadwal ini sebagai acuan untuk berbuka puasa, menunaikan salat, serta menentukan waktu sahur sebelum masuk waktu yang dilarang makan dan minum.
Memahami jadwal Imsakiyah berarti mengetahui pedoman waktu sahur, imsak, dan seluruh rangkaian ibadah, termasuk shalat lima waktu, agar dijalankan sesuai ketentuan, Khusus pada 25 Februari 2026, waktu Magrib mengalami penyesuaian yang jatuh lebih awal, sehingga waktu berbuka puasa akan lebih cepat dibandingkan hari sebelumnya.
Berdasarkan jadwal yang berlaku, waktu imsak di Surabaya pada 25 Februari 2026 adalah pukul 04.08 WIB, diikuti Subuh pada pukul 04.18 WIB.
Dengan mengetahui rincian waktu ini, umat Muslim dapat menyiapkan sahur dengan lebih teratur dan menjalankan puasa dengan lebih khusyuk sepanjang hari.
Baca Juga : Niat Puasa Ramadhan dan Doa Sahur yang Dianjurkan Rasulullah SAW
Jadwal Imsakiyah Kota Surabaya 25 Februari 2026
Dilansir dari Liputan6.com yang berdasarkan informasi resmi dari Kementerian Agama Republik Indonesia, jadwal Imsakiyah di Surabaya pada 25 Februari 2026 menunjukkan waktu Imsak pukul 04.08 WIB dan Subuh pukul 04.18 WIB. Matahari terbit pada pukul 05.31 WIB, sementara waktu Dhuha dimulai pukul 05.58 WIB.
Memasuki siang hari, waktu Dzuhur jatuh pada pukul 11.46 WIB dan Ashar pada pukul 14.50 WIB. Waktu Magrib sebagai tanda berbuka puasa tiba pukul 17.53 WIB, dilanjutkan Isya pada pukul 19.03 WIB.
Rincian waktu ini menjadi panduan bagi umat Muslim dalam mengatur sahur, menunaikan shalat wajib, dan berbuka puasa. Masyarakat dianjurkan mengikuti jadwal resmi agar ibadah selama Ramadan dapat berjalan tertib dan sesuai ketentuan.
Magrib Lebih Awal Satu Menit Dibanding Hari Sebelumnya, 24 Februari 2026
Waktu Magrib di Surabaya pada 25 Februari 2026 tercatat pukul 17.53 WIB, lebih cepat satu menit dibandingkan 24 Februari 2026 yang jatuh pada pukul 17.54 WIB. Perubahan ini penting diperhatikan agar umat Muslim tidak terlambat saat berbuka puasa.
Perbedaan waktu salat ini merupakan hal yang wajar karena dipengaruhi oleh pergerakan matahari. Meski hanya satu menit, perubahan tersebut berdampak pada waktu berbuka, sehingga masyarakat disarankan menyesuaikan persiapan sejak beberapa menit sebelumnya.
Mempercepat berbuka puasa sesuai jadwal merupakan anjuran dalam Islam. Dengan mengetahui waktu Magrib secara tepat, umat Muslim dapat mengakhiri puasa tepat waktu sesuai ketentuan syariat.
Baca Juga : Doa Sahur Puasa Ramadhan: Bacaan Lengkap, Artinya, dan Keutamaannya
Optimalkan Ibadah dengan Menunaikan Salat Dhuha Mulai Pukul 05.58 WIB
Waktu Dhuha di Surabaya pada 25 Februari 2026 dimulai pukul 05.58 WIB, setelah matahari sepenuhnya terbit. Periode ini bisa dimanfaatkan umat Muslim untuk menunaikan salat sunnah Dhuha sebelum memasuki waktu Dzuhur.
Salat Dhuha dilaksanakan sejak matahari naik hingga mendekati tengah hari. Ibadah sunnah ini sering diamalkan sebagai wujud syukur atas nikmat kesehatan dan kesempatan menjalani aktivitas pagi, sekaligus menjadi tambahan amalan selama Ramadan.
Dengan mengetahui jadwal Dhuha secara akurat, masyarakat dapat menyesuaikan rutinitas pagi tanpa melewatkan kesempatan beribadah. Konsistensi dalam menunaikan salat sunnah ini juga mendukung disiplin ibadah sepanjang bulan puasa.
Manfaatkan Waktu Luang dengan Tadarus Al-Qur’an
Bulan Ramadan adalah waktu turunnya Al-Qur’an, sehingga sangat dianjurkan untuk memperbanyak tadarus atau membaca Al-Qur’an. Allah Ta’ala berfirman dalam QS. Al-Baqarah ayat 185:
شَهْرُ رَمَضَانَ الَّذِيْٓ اُنْزِلَ فِيْهِ الْقُرْاٰنُ هُدًى لِّلنَّاسِ وَبَيِّنٰتٍ مِّنَ الْهُدٰى وَالْفُرْقَانِۚ فَمَنْ شَهِدَ مِنْكُمُ الشَّهْرَ فَلْيَصُمْهُۗ وَمَنْ كَانَ مَرِيْضًا اَوْ عَلٰى سَفَرٍ فَعِدَّةٌ مِّنْ اَيَّامٍ اُخَرَۗ يُرِيْدُ اللّٰهُ بِكُمُ الْيُسْرَ وَلَا يُرِيْدُ بِكُمُ الْعُسْرَۖ وَلِتُكْمِلُوا الْعِدَّةَ وَلِتُكَبِّرُوا اللّٰهَ عَلٰى مَا هَدٰىكُمْ وَلَعَلَّكُمْ تَشْكُرُوْنَ ١٨٥
“Syahru ramadlânalladzî unzila fîhil-qur’ânu hudal lin-nâsi wa bayyinâtim minal-hudâ wal-furqân, fa man syahida mingkumusy-syahra falyashum-h, wa man kâna marîdlan au ‘alâ safarin fa ‘iddatum min ayyâmin ukhar, yurîdullâhu bikumul-yusra wa lâ yurîdu bikumul-‘usra wa litukmilul-‘iddata wa litukabbirullâha ‘alâ mâ hadâkum wa la‘allakum tasykurûn”
Artinya: “Bulan Ramadan adalah bulan diturunkannya Al-Qur’an sebagai petunjuk bagi manusia, beserta penjelasan yang membedakan antara yang hak dan yang batil. Maka barangsiapa yang hadir di bulan itu, hendaklah ia berpuasa. Siapa yang sakit atau dalam perjalanan, wajib menggantinya di hari lain. Allah menghendaki kemudahan bagimu dan tidak menghendaki kesulitan. Hendaklah kamu menuntaskan jumlah hari yang ditinggalkan dan mengagungkan Allah atas petunjuk-Nya, agar kamu bersyukur.”
Selain mendapatkan pahala berlipat, membaca Al-Qur’an juga akan memberi syafaat di hari kiamat. Rasulullah SAW bersabda, “Bacalah Al-Quran, karena ia akan datang pada hari kiamat sebagai pemberi syafaat bagi para pembacanya.” (HR. Muslim). Membaca Al-Qur’an juga menenangkan hati, menurunkan rahmat, dan membersihkan jiwa dari dosa.
Baca Juga : Tata Cara Shalat Tarawih 11 Rakaat (4-4-3) Lengkap dengan Niat dan Penjelasannya
Manfaatkan Waktu Berbuka Puasa untuk Berdoa karena Dianggap Mustajab
Saat berbuka puasa merupakan momen istimewa yang sangat dianjurkan untuk memanjatkan doa, karena dianggap mustajab. Rasulullah SAW menegaskan bahwa doa orang yang berpuasa pada saat berbuka tidak akan ditolak.
Waktu Magrib menjadi kesempatan terbaik bagi umat Islam untuk menyampaikan segala permohonan kepada Allah SWT.
Dalam hadis yang diriwayatkan oleh Abdullah bin Amr bin Ash,Rasulullah SAW bersabda:
“Sesungguhnya bagi orang yang berpuasa, ketika dia berbuka terdapat doa yang tidak tertolak.” (HR. Ibnu Majah dan Ibnu Sunni)
Setelah seharian menahan lapar, haus, dan hawa nafsu, kondisi fisik dan spiritual seorang Muslim berada pada tingkat kesiapan yang tinggi. Hati menjadi lebih rendah dan tunduk kepada Allah SWT, sehingga doa yang dipanjatkan saat berbuka lebih mudah diterima.
Karena itu, disarankan untuk tidak langsung menyantap hidangan, melainkan sejenak memfokuskan diri untuk berdoa memohon kebaikan dunia dan akhirat.
Dengan mengetahui waktu berbuka yang tepat, umat Muslim dapat memaksimalkan kesempatan ini untuk berdoa. Doa pada saat berbuka memiliki peluang besar diterima oleh Allah SWT, sehingga momen ini sebaiknya digunakan sebaik mungkin.
Baca Juga : Kapan Libur Lebaran 2026? Ini Jadwal Lengkap untuk Sekolah, ASN, dan Pekerja Swasta
Kesimpulan
Jadwal Imsakiyah Kota Surabaya 25 Februari 2026 menjadi panduan waktu sahur, salat, dan berbuka agar puasa Ramadan dijalankan tepat waktu dan tertib.
Sumber Referensi
https://www.liputan6.com/islami/read/6284689/jadwal-imsakiyah-ramadan-kota-surabaya-25-februari-2026-magrib-jatuh-lebih-cepat




