PKH dan bantuan sembako resmi cair di bulan Ramadan menjadi kabar baik bagi jutaan keluarga penerima manfaat di seluruh Indonesia. Menteri Sosial memastikan bahwa penyaluran bantuan sosial Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Sembako telah dilakukan sesuai jadwal agar masyarakat dapat memenuhi kebutuhan pokok selama bulan suci. Pencairan bansos ini diharapkan mampu membantu meringankan beban ekonomi keluarga, terutama dalam memenuhi kebutuhan pangan dan kebutuhan dasar lainnya selama Ramadan. Berikut penjelasan lengkap dari Mensos terkait penyaluran bantuan tersebut.
PKH dan Bantuan Sembako Cair di Ramadan 2026, Ini Rincian Penyaluran dari Mensos
Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) memastikan penyaluran bantuan sosial Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Sembako pada triwulan pertama 2026 telah berjalan signifikan dan sebagian besar sudah cair kepada keluarga penerima manfaat (KPM). Pencairan ini dilakukan secara bertahap selama Januari hingga Maret, termasuk memasuki bulan Ramadan.
Realisasi Penyaluran PKH Triwulan I 2026
Dilansir dari kompas.com, Gus Ipul menjelaskan bahwa hingga saat ini, penyaluran PKH untuk periode Januari–Maret 2026 telah menjangkau 8.940.958 KPM.
“Penyaluran (PKH) sampai saat sekarang, untuk triwulan pertama, Januari, Februari, Maret, itu 8.940.958 KPM. Sudah tersalurkan lebih dari Rp 6 triliun atau 89,4 persen,” ujar Gus Ipul dalam keterangannya, Senin (23/2/2025).
Tahun ini, pemerintah menetapkan alokasi PKH bagi 10 juta KPM di seluruh Indonesia.
Bantuan Sembako Tersalurkan Lebih dari Rp 9 Triliun
Sementara itu, untuk program Bantuan Sembako, realisasi penyaluran juga telah mencapai angka signifikan. Hingga awal Ramadan 2026, bantuan sembako telah disalurkan kepada lebih dari 15 juta KPM dengan nilai mencapai lebih dari Rp 9 triliun, atau sekitar 86,9 persen dari total alokasi. Secara keseluruhan, realisasi penyaluran bansos triwulan pertama 2026 telah mencapai lebih dari 85 persen atau sekitar Rp 15 triliun. Untuk tahun 2026, bantuan sembako dialokasikan bagi 18.250.000 KPM.
Mekanisme Penyaluran dan Kendala Penerima Baru
Mensos menjelaskan bahwa seluruh bantuan sosial disalurkan melalui Himpunan Bank Negara (Himbara) dan Bank Syariah Indonesia (BSI).
Namun, masih terdapat:
- Lebih dari 1 juta penerima baru PKH
- Sekitar 2 juta penerima baru Bantuan Sembako
Penerima baru tersebut merupakan hasil pemutakhiran Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) dan saat ini masih dalam proses pembukaan rekening kolektif (burekol), distribusi kartu, serta persiapan penyaluran melalui PT Pos Indonesia.
“Setiap triwulan ada penerima manfaat baru hasil pemutakhiran DTSEN. Sebagian besar belum memiliki rekening. Maka ada proses buka burekol dan membutuhkan waktu 1–2 bulan,” jelas Gus Ipul.
Bansos untuk Daerah Terdampak Bencana di Sumatera
Khusus untuk wilayah terdampak bencana di Provinsi Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat, Kementerian Sosial telah menyalurkan bantuan sosial sebesar Rp 1,8 triliun kepada sekitar 1,7 juta KPM.
“Semua sudah salur dan insya Allah di akhir Februari ini tuntas,” kata Gus Ipul.
Kesimpulan
Dengan realisasi penyaluran bansos PKH dan Bantuan Sembako yang telah mencapai lebih dari 85 persen pada triwulan pertama 2026, pemerintah berharap bantuan ini dapat membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok, terutama selama bulan Ramadan.
Sumber
https://nasional.kompas.com/read/2026/02/23/12264881/mensos-pastikan-bansos-pkh-dan-sembako-sudah-cair-di-bulan-ramadhan




