Kabar gembira bagi jutaan keluarga prasejahtera: bansos Rp 15 triliun cair menjelang Lebaran 2026. Pemerintah memastikan bantuan sosial Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Sembako telah mulai disalurkan secara bertahap sejak awal Ramadan 1447 Hijriah. Penyaluran ini diharapkan membantu masyarakat, khususnya umat Islam, menjalankan ibadah puasa dengan lebih tenang dan mempersiapkan kebutuhan Hari Raya Idul Fitri.
Masih Ada Penerima Baru dalam Proses
Dilansir dari kompas.com, Meski mayoritas bansos telah cair, terdapat lebih dari 1 juta penerima baru PKH dan sekitar 2 juta penerima baru Sembako yang belum menerima bantuan. Mereka merupakan hasil pemutakhiran Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN).
Sebagian besar penerima baru belum memiliki rekening, sehingga masih dalam proses pembukaan rekening kolektif (burekol), distribusi kartu, dan persiapan penyaluran melalui PT Pos Indonesia.
“Setiap triwulan ada penerima baru. Sebagian besar belum memiliki rekening, sehingga perlu waktu 1–2 bulan untuk proses burekol,” jelas Gus Ipul.
Rp 1,8 Triliun untuk Wilayah Terdampak Bencana
Khusus Provinsi Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat, yang terdampak bencana, Kemensos telah menyalurkan Rp 1,8 triliun kepada 1,7 juta KPM. Penyaluran ditargetkan rampung akhir Februari 2026.
Selain bansos reguler, pemerintah menyiapkan bansos adaptif pascabencana senilai lebih dari Rp 2 triliun, mencakup:
- Bantuan logistik dan dapur umum
- Santunan kematian dan luka
- Jaminan hidup (Jadup)
- Bantuan pemulihan ekonomi
Detail penyaluran:
- Santunan ahli waris Rp 14,8 miliar untuk 990 jiwa
- Bantuan isi hunian Rp 98,7 miliar untuk 32,9 ribu kepala keluarga
- Bantuan Jadup Rp 25,8 miliar bagi 19,1 ribu jiwa
Penyaluran Bertahap dan Berbasis Data Nasional
Mekanisme penyaluran mengikuti satu data nasional dari BNPB, lalu diverifikasi oleh kepala daerah, Muspida, dan Kementerian Dalam Negeri sebelum disalurkan. Saat ini, dari Rp 2 triliun lebih anggaran bansos adaptif, sekitar Rp 600 miliar sudah masuk rekening penerima.
Dengan pencairan yang sudah berjalan lebih dari 85 persen, pemerintah berharap daya beli masyarakat tetap terjaga menjelang Lebaran 2026, sekaligus membantu keluarga prasejahtera memenuhi kebutuhan pokok selama Ramadan hingga Idul Fitri.
Cara Cek Bansos dengan Aman Cukup Pakai HP
Berikut Cara Cek Bansos dengan Aman Cukup Pakai HP:
- Kunjungi CekBansos.Kemensos.go.id.
- Masukkan NIK dan data diri sesuai KTP.
- Pastikan tidak membagikan PIN, OTP, atau password ke pihak lain.
- Bisa juga konfirmasi langsung ke kantor kelurahan/desa jika ragu.
- Hindari pihak yang meminta biaya untuk pencairan bansos – Kemensos tidak memungut biaya.
Dengan cara ini, penerima bisa cek nama di bansos cukup pakai HP, aman, dan resmi.
Kesimpulan
Bansos PKH dan Sembako senilai Rp 15 triliun telah mulai cair menjelang Lebaran 2026, menjangkau jutaan keluarga prasejahtera. Meski sebagian besar sudah tersalurkan, masih ada penerima baru yang sedang diproses. Penerima dapat cek nama secara aman cukup pakai HP melalui CekBansos.Kemensos.go.id untuk memastikan bantuan diterima. Penyaluran ini diharapkan menjaga daya beli masyarakat dan membantu memenuhi kebutuhan pokok selama Ramadan hingga Idul Fitri.
Sumber
https://cahaya.kompas.com/aktual/26B22045114990/bansos-rp-15-triliun-cair-jelang-lebaran-2026-siapa-saja-penerimanya




