Pemerintah melalui Kementerian Sosial Republik Indonesia (Kemensos) memberikan kemudahan bagi masyarakat untuk mengetahui peringkat kesejahteraan keluarga atau desil serta status penerimaan bantuan sosial (bansos) tahun 2026. Pengecekan ini dapat dilakukan secara mandiri hanya dengan menggunakan Nomor Induk Kependudukan (NIK) yang tertera pada KTP. Langkah ini bertujuan agar masyarakat dapat memastikan apakah termasuk dalam kelompok Desil 1 hingga Desil 4 yang berpotensi menerima bantuan seperti Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT).
Apa Itu Desil dalam Data Bansos?
Desil adalah pengelompokan tingkat kesejahteraan keluarga yang tercatat dalam Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN). Basis data ini menjadi acuan utama pemerintah dalam menentukan sasaran penerima bantuan sosial.
DTSEN sendiri merupakan hasil integrasi beberapa sumber data penanganan kemiskinan yang telah diselaraskan dengan data kependudukan oleh Badan Pusat Statistik (BPS).
Data tersebut diperbarui secara berkala melalui verifikasi lapangan, pembaruan dari pemerintah daerah, serta mekanisme validasi lainnya.
Dalam sistem ini terdapat 10 kelompok desil, masing-masing mewakili 10 persen keluarga di Indonesia.
- Desil 1: 10 persen keluarga dengan tingkat kesejahteraan terendah
- Desil 10: 10 persen keluarga dengan tingkat kesejahteraan tertinggi
Kelompok Desil 1–4 (40 persen terbawah) menjadi prioritas utama penerima bansos.
Cara Cek Desil dan Status Bansos Online
Masyarakat dapat melakukan pengecekan secara daring melalui situs resmi Kemensos. Berikut langkah-langkahnya:
- Akses situs resmi cekbansos.kemensos.go.id
- Masukkan NIK sesuai di KTP.
- Isi kode verifikasi yang muncul di layar.
- Klik tombol pencarian data.
Setelah proses selesai, sistem akan menampilkan informasi nama lengkap, kelompok desil, serta status kepesertaan bansos.
Penentuan Desil Bukan Berdasarkan Pengeluaran Saja
Kemensos menegaskan bahwa pengelompokan desil tidak hanya didasarkan pada besar kecilnya penghasilan atau pengeluaran keluarga.
Penilaian dilakukan dengan mempertimbangkan berbagai indikator sosial dan ekonomi, seperti:
- Jenis pekerjaan dan tingkat pendidikan anggota keluarga
- Kondisi tempat tinggal
- Daya listrik rumah
- Kepemilikan aset
Karena sifatnya dinamis, status desil dapat berubah sesuai pembaruan data terbaru. Jika terdapat ketidaksesuaian, masyarakat dapat mengajukan perbaikan melalui pemerintah desa, kelurahan, dinas sosial setempat, atau melalui aplikasi resmi cek bansos.
Siapa yang Berhak Menerima Bansos?
Secara umum:
- Desil 1–4 berpeluang menerima bantuan sosial seperti PKH dan sembako.
- Desil 5 masih dapat diusulkan sebagai peserta Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan (PBI-JK).
Dengan sistem pengecekan mandiri ini, masyarakat diharapkan lebih mudah memantau status bantuan serta memastikan data yang tercatat sudah sesuai.
Kesimpulan
Pengecekan desil dan status bansos 2026 kini semakin praktis karena bisa dilakukan secara online menggunakan NIK KTP.
Sistem ini membantu masyarakat mengetahui posisi kesejahteraan keluarga sekaligus memastikan kelayakan menerima bantuan sosial dari pemerintah. Pastikan data Anda selalu diperbarui agar hak bantuan tidak terlewat.
Sumber
https://sinpo.id/detail/115006/mudah-begini-cara-cek-desil-dan-status-bansos-2026-lewat-nik-di-situs-kemensos




