1,3 Juta Rekening Gagal Terima Bansos 2025! Ini Penyebab dan Cara Ceknya
Sebanyak 1,3 juta rekening penerima bantuan sosial (bansos) tercatat gagal menerima pencairan dana dari program PKH dan BPNT/Sembako pada triwulan kedua tahun 2025.
Hal ini disampaikan langsung oleh Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) dalam konferensi pers resmi di Kantor Kementerian Sosial pada Kamis, 19 Juni 2025.
Proses penyaluran bansos ini sebenarnya telah mengacu pada Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN).
Namun, data menunjukkan bahwa sebanyak 1.323.459 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) gagal menerima dana bantuan karena sejumlah kendala teknis dan administratif.
Mengapa Bansos 2025 Gagal Cair? Ini Penyebab Umumnya
Menurut penjelasan resmi Kemensos, berikut adalah beberapa faktor utama yang menyebabkan gagalnya pencairan bansos ke rekening penerima:
-
Rekening tidak aktif atau tidak ditemukan
-
Data tidak sesuai antara nama penerima dan nomor rekening
Proses migrasi penyaluran dari PT Pos Indonesia ke bank Himbara
-
Rekening kolektif yang belum selesai diproses oleh bank
“Kami telah bekerja sama dengan Himbara dan Badan Pusat Statistik (BPS), dan jika diperlukan, PPATK akan dilibatkan untuk memastikan validitas rekening dan menghindari potensi penyalahgunaan dana,“ tegas Gus Ipul.
Kemensos Minta Masyarakat Aktif Cek Status Bansos
Bagi masyarakat yang merasa belum menerima bansos, Gus Ipul meminta agar segera mengecek status penyaluran melalui jalur resmi seperti:
-
Aplikasi Cek Bansos Kemensos
-
Pendamping PKH di lapangan
-
Dinas Sosial daerah
-
Kantor BPS wilayah masing-masing
Kemensos juga membuka jalur pengaduan formal dan pengajuan sanggah agar hak penerima benar-benar tersalurkan secara adil dan akurat.
Bansos Tambahan Rp400 Ribu Siap Dicairkan untuk 18,3 Juta Penerima
Kabar baiknya, pemerintah melalui Kemensos juga akan segera mencairkan penebalan bansos senilai Rp400 ribu kepada 18,3 juta penerima program BPNT.
Dana tersebut sudah siap ditransfer dan hanya menunggu proses koordinasi akhir dengan pihak bank Himbara.
BPS dan Kemensos Terus Update Data Bansos Nasional
Deputi Statistik Sosial BPS, Ateng Hartono, menyatakan bahwa proses pemutakhiran data bansos akan terus dilakukan karena data penerima yang bersifat dinamis.
Kerja sama antara BPS dan Kemensos menjadi kunci agar bansos tepat sasaran.
Cek Status Bansos Anda Sekarang! Jangan Sampai Terlambat
Agar tidak termasuk dalam daftar rekening yang gagal cair, segera:
-
Cek status bansos Anda secara berkala
-
Pastikan rekening aktif dan data sudah sesuai
-
Laporkan kendala melalui saluran resmi Kemensos
Dengan begitu, hak Anda sebagai penerima bantuan dapat segera diproses dan diterima tanpa hambatan.



