• Beranda – Info Bansos
  • Bansos
  • Bantuan PIP
  • Cek Bansos
  • Beranda – Info Bansos
  • Bansos
  • Bantuan PIP
  • Cek Bansos
No Result
View All Result
Informasi Bantuan Sosial Aktual
  • Beranda – Info Bansos
  • Bansos
  • Bantuan PIP
  • Cek Bansos
No Result
View All Result
Informasi Bantuan Sosial Aktual
No Result
View All Result

Zikir Petang dan Doa Sebelum Buka Puasa

Ahmad Rian by Ahmad Rian
23 Februari 2026
in Artikel, Berita, Info, Informasi
Reading Time: 6 mins read
A A
Zikir Petang dan Doa Sebelum Buka Puasa

Zikir Petang dan Doa Sebelum Buka Puasa

Contents

  • Bacaan Dzikir Petang
    • Membaca Ayat Kursi
    • Al-Ikhlas
    • An-Naas
    • Bacaan Zikir Petang
    • Doa Penutup Zikir Petang
  • Kesimpulan
  • Sumber

Menjelang waktu berbuka puasa, banyak umat Islam memperbanyak amalan ibadah sebagai bentuk persiapan menyambut maghrib. Salah satu amalan yang dianjurkan adalah membaca zikir petang dan doa sebelum berbuka. Zikir dan doa ini tidak hanya menjadi sarana mendekatkan diri kepada Allah, tetapi juga waktu mustajab untuk memohon keberkahan, ampunan, dan keselamatan bagi diri sendiri maupun keluarga.

Dengan melafalkan zikir serta doa secara rutin setiap sore, hati menjadi lebih tenang, jiwa terasa damai, dan rasa syukur atas nikmat puasa semakin meningkat. Memperbanyak zikir petang menjelang buka puasa merupakan amalan yang sangat dianjurkan. Selain menenangkan hati, zikir juga menjadi sarana untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT. Dalam hadits disebutkan bahwa orang yang berpuasa memiliki doa yang tidak tertolak, terutama saat berbuka.

Rasulullah SAW bersabda:

“Tiga orang yang doanya tidak tertolak, orang yang berpuasa hingga ia berbuka, pemimpin yang adil, dan doa orang yang terzalimi.” (HR Tirmidzi)

Hadits ini menunjukkan bahwa waktu menjelang berbuka adalah kesempatan terbaik untuk memperbanyak doa dan zikir. Mengutip buku Panduan Dzikir Harian karya Baharuddin, Allah SWT secara khusus memerintahkan hamba-Nya untuk banyak berzikir di waktu pagi dan petang.



Perintah zikir ini termaktub dalam Al-Qur’an surah Al-Ahzab ayat 41-42:

يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوا اذْكُرُوا اللّٰهَ ذِكْرًا كَثِيْرًاۙ وَّسَبِّحُوْهُ بُكْرَةً وَّاَصِيْلًا

Artinya:
“Hai orang-orang yang beriman, berzdikirlah (dengan menyebut nama) Allah, zikir yang sebanyak-banyaknya. Dan bertasbihlah kepada-Nya di waktu pagi dan petang.”

Ayat ini menjadi dasar kuat bahwa zikir petang adalah amalan yang dianjurkan setiap hari, termasuk di bulan Ramadan. Menjelang buka puasa, zikir petang menjadi lebih istimewa karena bersamaan dengan waktu mustajab untuk berdoa.



Bacaan Dzikir Petang

Mengutip buku Koleksi Lengkap Dzikir Pagi Petang oleh Ustaz Abdul Wahhab, berikut bacaan dzikir petang yang dapat diamalkan:

Membaca Ayat Kursi

ٱللَّهُ لَآ إِلَٰهَ إِلَّا هُوَ ٱلْحَىُّ ٱلْقَيُّومُ ۚ لَا تَأْخُذُهُۥ سِنَةٌ وَلَا نَوْمٌ ۚ لَّهُۥ مَا فِى ٱلسَّمَٰوَٰتِ وَمَا فِى ٱلْأَرْضِ ۗ مَن ذَا ٱلَّذِى يَشْفَعُ عِندَهُۥٓ إِلَّا بِإِذْنِهِۦ ۚ يَعْلَمُ مَا بَيْنَ أَيْدِيهِمْ وَمَا خَلْفَهُمْ ۖ وَلَا يُحِيطُونَ بِشَىْءٍ مِّن عِلْمِهِۦٓ إِلَّا بِمَا شَآءَ ۚ وَسِعَ كُرْسِيُّهُ ٱلسَّمَٰوَٰتِ وَٱلْأَرْضَ ۖ وَلَا يَـُٔودُهُۥ حِفْظُهُمَا ۚ وَهُوَ ٱلْعَلِىُّ ٱلْعَظِيمُ

Latin:

allāhu lā ilāha illā huw, al-ḥayyul-qayyụm, lā takhużuhụ sinatuw wa lā naụm, lahụ mā fis-samāwāti wa mā fil-arḍ, man żallażī yasyfa’u ‘indahū illā biiżnih, ya’lamu mā baina aidīhim wa mā khalfahum, wa lā yuḥīṭụna bisyaiim min ‘ilmihī illā bimā syā, wasi’a kursiyyuhus-samāwāti wal-arḍ, wa lā yaụduhụ ḥifẓuhumā, wa huwal-‘aliyyul-‘aẓīm

Artinya:
“Allah, tidak ada Tuhan (yang berhak disembah) melainkan Dia Yang Hidup kekal lagi terus menerus mengurus (makhluk-Nya); tidak mengantuk dan tidak tidur. Kepunyaan-Nya apa yang di langit dan di bumi. Tiada yang dapat memberi syafa’at di sisi Allah tanpa izin-Nya? Allah mengetahui apa-apa yang di hadapan mereka dan di belakang mereka, dan mereka tidak mengetahui apa-apa dari ilmu Allah melainkan apa yang dikehendaki-Nya. Kursi Allah meliputi langit dan bumi. Dan Allah tidak merasa berat memelihara keduanya, dan Dia Maha Tinggi lagi Maha Besar.” (QS Al Baqarah: 255)

Membaca Surah al-Ikhlas, al-Falaq, dan An-Naas masing-masing 3 kali



Al-Ikhlas

قُلْ هُوَ ٱللَّهُ أَحَدٌ ٱللَّهُ ٱلصَّمَدُ لَمْ يَلِدْ وَلَمْ يُولَدْ وَلَمْ يَكُن لَّهُۥ كُفُوًا أَحَدٌ

Latin:
qul huwallāhu aḥad. allāhuṣ-ṣamad. lam yalid wa lam yụlad. wa lam yakul lahụ kufuwan aḥad

Artinya:
“Katakanlah: Dialah Allah, Yang Maha Esa. Allah adalah Tuhan yang bergantung kepada-Nya segala sesuatu. Dia tiada beranak dan tidak pula diperanakkan, dan tidak ada seorangpun yang setara dengan Dia.” (QS al-Ikhlas:1-4)

Al-Falaq

قُلْ أَعُوذُ بِرَبِّ ٱلْفَلَقِ مِن شَرِّ مَا خَلَقَ وَمِن شَرِّ غَاسِقٍ إِذَا وَقَبَ وَمِن شَرِّ ٱلنَّفَّٰثَٰتِ فِى ٱلْعُقَدِ وَمِن شَرِّ حَاسِدٍ إِذَا حَسَدَ

Latin:

qul a’ụżu birabbil-falaq min syarri mā khalaq wa min syarri gāsiqin iżā waqab wa min syarrin-naffāṡāti fil-‘uqad wa min syarri ḥāsidin iżā ḥasad

Artinya:
“Katakanlah: Aku berlindung kepada Tuhan Yang Menguasai subuh, dari kejahatan makhluk-Nya, dan dari kejahatan malam apabila telah gelap gulita, dan dari kejahatan wanita-wanita tukang sihir yang menghembus pada buhul-buhul, dan dari kejahatan pendengki bila ia dengki.” (QS al-Falaq:1-5)




An-Naas

قُلْ أَعُوذُ بِرَبِّ ٱلنَّاسِ مَلِكِ ٱلنَّاسِ إِلَٰهِ ٱلنَّاسِ مِن شَرِّ ٱلْوَسْوَاسِ ٱلْخَنَّاسِ ٱلَّذِى يُوَسْوِسُ فِى صُدُورِ ٱلنَّاسِ مِنَ ٱلْجِنَّةِ وَٱلنَّاسِ

Latin:

qul a’ụżu birabbin-nās. malikin-nās. ilāhin-nās. min syarril-waswāsil-khannās. allażī yuwaswisu fī ṣudụrin-nās. minal-jinnati wan-nās

Artinya:
“Katakanlah: Aku berlindung kepada Tuhan (yang memelihara dan menguasai) manusia. Raja manusia. Sembahan manusia. Dari kejahatan (bisikan) syaitan yang biasa bersembunyi, yang membisikkan (kejahatan) ke dalam dada manusia, dari (golongan) jin dan manusia.” (QS an-Naas:1-6)




Bacaan Zikir Petang

أَمْسَيْنَا وَأَمْسَى الْمُلْكُ للهِ، وَالْحَمْدُ للهِ، لَا إِلَهَ إِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيكَ لَهُ، لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ، وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ، رَبِّ أَسْأَلُكَ خَيْرَ مَا فِي هَذِهِ اللَّيْلَةِ وَخَيْرَ مَا بَعْدَهَا، وَأَعُوذُبِكَ مِنْ شَرِّ مَا فِي هَذِهِ اللَّيْلَةِ وَشَرِّ مَا بَعْدَهَا، رَبِّ أَعُوذُبِكَ مِنَ الْكَسَلِ وَسُوءِ الْكِبَرِ، رَبِّ أَعُوذُبِكَ مِنْ عَذَابٍ فِي النَّارِ وَعَذَابٍ فِي الْقَبْرِ

Latin:

Amsaynaa wa amsal mulku lillah walhamdulillah, laa ilaha illallah wahdahu laa syarika lah, lahul mulku walahul hamdu wa huwa ‘ala kulli syai-in qadiir. Rabbi as-aluka khaira maa fii hadzihil lailah wa khaira maa ba’dahaa, wa a’udzu bika min syarri maa fii hadzihil lailah wa syarri maa ba’dahaa. Rabbi a’udzu bika minal kasali wa suu-il kibar. Rabbi a’udzu bika min ‘adzabin fin naari wa ‘adzabin fil qabri.

Artinya:
“Kami telah memasuki waktu petang dan kerajaan hanya milik Allah, segala puji bagi Allah. Tidak ada ilah (yang berhak disembah) kecuali Allah semata, tiada sekutu bagi-Nya. Milik Allah kerajaan dan bagi-Nya pujian. Dia-lah Yang Mahakuasa atas segala sesuatu. Wahai Rabbku, aku mohon kepada-Mu kebaikan di malam ini dan kebaikan sesudahnya. Aku berlindung kepada-Mu dari kejahatan malam ini dan kejahatan sesudahnya. Wahai Rabbku, aku berlindung kepada-Mu dari kemalasan dan kejelekan di hari tua. Wahai Rabbku, aku berlindung kepada-Mu dari siksaan di neraka dan siksaan di kubur.”




Doa Penutup Zikir Petang

استغفر الله ،استغفر الله استغفر الله
اللهم انت السلام و منك السلام تباركت يا ذا الجلال و الاكرام
لااله الا الله وحده لا شريك له. له الملك وله الحمد وهو علي كل شيءٍ قدير. اللهم لامانع لما اعطيت ولا معطي لما منعت ولا ينفع ذ الجد منك الجد
لا اله الله وحده لا شريك له ، وله الحمد وهو علي كل شيءٍ قدير، لا حول ولا قوة الا بالله ، لااله الا الله ولا نعبد الا اياه ، له النعمة وله الفضل وله الثناء الحسني، لااله الا الله مخلصين له الدين ولو كره الكافرون لا آله إلا الله وحده لا شريك له ، له الملك وله الحمد يحيي ويميت وهو علي كل شيءٍ قدير

Latin:

Astaghfirullah, Astaghfirullah, Astaghfirullah, Allahuma anta salam wa minka salam tabaraqta Yaa Dzal jalali wal ikram. Laa ilaha illallah wahdahu laa syarika lahu, lahul mulku wa lahul hamdu wahuwa ala kulli syaiin qadiir. Allahuma laa maania lima a’thaita wa laa mu’thii limaaa mana’ta wa laa yanfa’u dzal jaddi minkal jaddu. Laa ilaha illallah wahdahu laa syarika lahu, lahul mulku wa lahul hamdu wahuwa ala kulli syaiin qadiir. Laa haula wa laa quwwata illa billah. Laa illaha illallah wa laa na’budu illa iyyahu. Lahu na’matu wa lahul fadhlu wa lhu tsanaaul husna. Laa ilaaha illallah mukhlishina lahuddin walau karihal kaafiruuna. Laa ilaha illallah wahdahu laa syarika lahu, lahul mulku wa lahul hamdu yuhyi wayumitu wahuwa ala kulli syai-in qadiir

Artinya:
“Aku memohon ampun kepada Allah (3X), Ya Allah, Engkau Maha Sejahtera, dan dari-Mulah kesejahteraan, Maha Suci Engkau wahai Rabb pemilik keagungan dan kemuliaan. Tidak ada illah yang berhak diibadahi dengan benar melainkan hanya Allah saja, tidak ada sekutu bagi-Nya segala pujian dan Dia Maha Kuasa atas segala sesuatu. Ya Allah tidak ada yang dapat mencegah apa yang Engkau beri, dan tidak ada yang dapat memberi apa yang Engkau cegah. Tidak berguna kekayaan dan kemuliaan itu bagi pemiliknya untuk menebus dari siksa-Mu. Tidak ada Ilah yang berhak diibadahi dengan benar melainkan hanya Allah saja, tidak ada sekutu bagi-Nya. Kepunyaan-Nya kerajaan dan bagi-Nya segala pujian dan Dia Maha Kuasa atas segala sesuatu. Tidak ada daya dan kekuatan kecuali (dengan pertolongan) Allah. Tidak ada Ilah yang berhak diibadahi dengan benar melainkan hanya Allah. Kami tidak beribadah kecuali kepada-Nya. Baginya nikmat, anugerah, dan pujian yang baik. Tidak ada Ilah yang berhak diibadahi dengan benar melainkan hanya Allah, dengan memurnikan ibadah hanya kepada-Nya, meskipun orang-orang kafir membencinya. Tidak ada Ilah yang berhak diibadahi dengan benar melainkan hanya Allah saja, tidak ada sekutu bagi-Nya. Kepunyaan-Nya kerajaan dan bagi-Nya segala pujian. Dialah yang menghidupkan dan yang mematikan. Dan Dialah Yang Maha Kuasa atas segala sesuatu.”




Kesimpulan

memperbanyak zikir petang menjelang berbuka puasa bukan hanya sekadar rutinitas, tetapi juga sarana mendekatkan diri kepada Allah SWT, menenangkan hati, dan memperkuat iman. Dengan mengamalkan bacaan dzikir dan doa yang dianjurkan, setiap umat muslim dapat meraih keberkahan, perlindungan, serta ampunan dari Allah.

Sumber

http://detik.com/hikmah/doa-dan-hadits/d-8367464/waktu-mustajab-ini-bacaan-zikir-petang-jelang-buka-puasa

Tags: bacaan dzikir petangDoa sebelum buka puasaDzikirDzikir petangramadan 2026waktu mustajab
Ahmad Rian

Ahmad Rian

Info Bansos

Cara Cek Bansos, Informasi Bansos, Kapan Bansos Cair, Bansos 2026, Cek Bansos KTP, Cek PKH 2026

Jadwal Buka Puasa Makassar Hari Ini Jumat 27 Februari 2026 (9 Ramadhan 1447 H)

Jadwal Buka Puasa Makassar Hari Ini Jumat 27 Februari 2026 (9 Ramadhan 1447 H)

Jadwal Buka Puasa Makassar Hari Ini Jumat 27 Februari 2026 (9 Ramadhan 1447 H)

Bansos Maret 2026 Bisa Dicek Pakai NIK KTP, Ini Langkah Mudah Pantau PKH Dan BPNT

Bansos Maret 2026 Bisa Dicek Pakai NIK KTP, Ini Langkah Mudah Pantau PKH Dan BPNT

Bansos Maret 2026 Bisa Dicek Pakai NIK KTP, Ini Langkah Mudah Pantau PKH Dan BPNT

Jadwal Buka Puasa Hari Ke-9 Ramadan 2026 di Sulawesi Tenggara

Jadwal Buka Puasa Hari Ke-9 Ramadan 2026 di Sulawesi Tenggara

Jadwal Buka Puasa Hari Ke-9 Ramadan 2026 di Sulawesi Tenggara

Jadwal Libur Sekolah dan Cuti Bersama Lebaran 2026, Catat Tanggal Lengkapnya

Jadwal Libur Sekolah dan Cuti Bersama Lebaran 2026, Catat Tanggal Lengkapnya

Jadwal Libur Sekolah dan Cuti Bersama Lebaran 2026, Catat Tanggal Lengkapnya

Informasi Bantuan Sosial Aktual

© 2025 Informasi Bantuan Sosial

Link

  • Beranda – Info Bansos
  • Bansos
  • Bantuan PIP
  • Cek Bansos

Follow Us

No Result
View All Result
  • Beranda – Info Bansos
  • Bansos
  • Bantuan PIP
  • Cek Bansos

© 2025 Informasi Bantuan Sosial