Waspada! Marak Oknum Mengaku Agen KUR BRI, Kenali Modus dan Cara Menghindarinya
Tingginya minat pelaku UMKM terhadap Kredit Usaha Rakyat (KUR) BRI 2025 rupanya dimanfaatkan oleh pihak-pihak tak bertanggung jawab. Sejumlah warga mengaku dihubungi oleh oknum yang mengatasnamakan petugas BRI, menawarkan pencairan KUR secara cepat dan instan, bahkan tanpa survei atau jaminan.
Dalam kenyataannya, BRI tidak pernah bekerja sama dengan perantara, calo, atau pihak eksternal dalam proses pengajuan KUR.
Seluruh pengajuan hanya bisa dilakukan langsung melalui kantor resmi BRI atau layanan online resmi bank.
Modus yang Sering Digunakan Penipu KUR
Berikut beberapa modus yang sering ditemukan di lapangan:
-
Mengaku sebagai petugas BRI atau mitra resmi
-
Menawarkan bantuan “cepat cair” dengan imbalan administrasi tertentu
-
Mengirimkan formulir tidak resmi via WhatsApp atau media sosial
-
Meminta dokumen pribadi seperti KTP, KK, atau foto selfie untuk dipakai tanpa izin
-
Menyebar tautan palsu mirip situs BRI, lalu mencuri data pengguna
Modus-modus ini sangat berbahaya karena dapat berujung pada pencurian identitas, pemalsuan data, bahkan pengajuan kredit fiktif atas nama korban.
Cara Aman Mengajukan KUR BRI
Untuk menghindari penipuan, masyarakat dihimbau untuk melakukan langkah-langkah berikut:
-
Ajukan KUR hanya melalui kantor BRI terdekat atau aplikasi resmi seperti BRIspot atau laman kur.bri.co.id
-
Jangan pernah memberikan data pribadi kepada pihak yang tidak dikenal
-
Hindari membayar biaya apa pun sebelum pengajuan diverifikasi resmi oleh petugas bank
-
Pastikan petugas yang menghubungi memiliki identitas resmi dan berasal dari kantor BRI
-
Selalu verifikasi informasi ke call center BRI di 14017 atau 1500017
Kesimpulan
-
Waspadai tawaran KUR cepat cair dari pihak tak dikenal.
-
Jangan mudah tergiur dengan janji pencairan instan atau bebas jaminan.
-
Proses resmi KUR BRI selalu transparan, tanpa pungutan liar, dan diawasi langsung oleh bank.
-
Lindungi diri dan data Anda dari penipuan digital.



